Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin PusakaKeris.com
● online
Admin PusakaKeris.com
● online
Halo, perkenalkan saya Admin PusakaKeris.com
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 23.00
Beranda » Dhapur Sengkelat » Sengkelat Mataram Senopaten
click image to preview activate zoom

Sengkelat Mataram Senopaten

Rp 3.550.000
KodeKAR
Stok Habis
Kategori Dhapur Sengkelat, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 13, Keris Sepuh, Pamor Beras Wutah, Tangguh Mataram Senopaten, TOSAN AJI 1
Tentukan pilihan yang tersedia!
OUT OF STOCK
Maaf, produk ini tidak tersedia.
Bagikan ke

Sengkelat Mataram Senopaten

Sengkelat Mataram Senopaten

  • Dhapur: Sengkelat
  • Pamor: Beras Wutah
  • Tangguh: Mataram Senopaten
  • Warangka: Gayaman Yogyakarta Kayu Sono Keling
  • Hulu/Handle: Banaran Kayu Sono Keling
  • Pendok: Slorok Kemalo Merah
  • Mendak: Widengan Kuningan

Sejarah dan Filosofi Keris Sengkelat

Dalam riwayat kejayaan kerajaan Majapahit, terukir sebuah legenda yang mempesona tentang sebilah keris yang tak hanya memancarkan keindahan fisik, tetapi juga memperlihatkan kekuatan dan kesaktiannya. Keris Kyai Sangkelat, sebuah karya yang lahir di zaman pemerintahan Prabu Kertabumi, menjadi bukti akan keahlian dan kebijaksanaan Mpu Supo Mandrangi, atas petunjuk dari Sunan Kalijaga.

Keris Kyai Sangkelat tak hanya terkenal karena keindahannya, tetapi juga karena kesaktiannya yang legendaris. Banyak Mpu lain yang tak bisa menyembunyikan kagumnya, bahkan hingga ingin memiliki keris ini untuk diri mereka sendiri.

Asal usul nama Sangkelat sendiri berasal dari bahasa Jawa, merupakan singkatan dari “sengkel atine”, yang bermakna marah atau kesal. Hal ini sesuai dengan suasana hati yang mendung di Kerajaan Majapahit saat itu.

Pada masa itu, Kerajaan Majapahit tengah dilanda ketidakpuasan karena perlakuan yang tidak adil terhadap rakyat jelata. Kesenjangan antara kaum elit dan rakyat jelata semakin membesar, memicu kekecewaan dan kemarahan di kalangan yang lebih rendah.

Dalam satu peristiwa yang legendaris, Keris Kyai Sangkelat berhadapan dengan dua keris sakti lainnya, Keris Nogo Sosro dan Keris Sabuk Inten. Pertarungan antara ketiga keris ini menjadi metafora dari situasi yang tengah terjadi di Kerajaan Majapahit. Keris Nogo Sosro dan Keris Sabuk Inten melambangkan kepentingan kaum pengusaha yang mendominasi, sementara Keris Kyai Sangkelat mewakili suara hati rakyat jelata yang terpinggirkan.

Keris Kyai Sangkelat diciptakan dengan tujuan mulia, yaitu untuk menegaskan pentingnya keadilan dan keberpihakan terhadap rakyat jelata. Namun, ironisnya, kehadiran keris ini malah menjadi simbol kekuatan dan dominasi. Barangsiapa yang memiliki Keris Kyai Sangkelat dianggap memiliki kekuasaan dan kehormatan yang besar, dan dihormati oleh orang-orang di sekitarnya.

Namun, dalam esensinya, Keris Kyai Sangkelat seharusnya menjadi pengingat bagi pemimpin untuk tidak melupakan tanggung jawab mereka kepada rakyat jelata. Melalui singkatan “sengkel atine”, keris ini mencerminkan kesedihan dan kekecewaan rakyat terhadap kaum elit yang terlalu mementingkan diri sendiri.

Meskipun telah lama berlalu, kisah Keris Kyai Sangkelat tetap menginspirasi kita untuk selalu mengutamakan keadilan dan keberpihakan kepada yang lemah. Sebuah warisan berharga dari masa lampau yang tak boleh kita lupakan, karena pesan moralnya tetap relevan untuk kita terapkan dalam kehidupan kita yang modern ini.

Tags: , , , , ,

Sengkelat Mataram Senopaten

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 22 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Mohon maaf, form diskusi dinonaktifkan pada produk ini.
Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
WhatsApp WhatsApp us