Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Jalak Ngore PB IV
- Kujang Lanang Sepuh Pamor Tirto Tumetes Tangguh Pa
- Pusaka Keris Sengkelat Pamor Kulit Semangka
- Dhapur Keris Jaka Lola
- Keris Sempana Pamor Uler Lulut Tangguh Segaluh TUS
- Keris Sengkelat Pamor Beras Wutah Mataram Kuno
- Pusaka Keris Jalak Ngore Mageti Pamor Mlinjon
- Keris Brojol Tangguh Tuban Sepuh
Puthut Sajen Original Sepuh Primitif Puthut Sajen merupakan salah satu bentuk tosan aji yang sederhana, tetapi memiliki simbolisme yang cukup dalam. Dalam tradisi Jawa, sosok atau ornamen puthut sering dikaitkan dengan figur pertapa yang menjalani laku prihatin, mengendalikan keinginan, dan mendekatkan diri kepada nilai-nilai kehidupan yang lebih tinggi. Namun bentuk puthut juga sering diasosiasikan dengan… selengkapnya
Rp 1.700.000DHAPUR TILAM UPIH Dhapur Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus atau leres yang sangat dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Ricikannya relatif sederhana, yaitu gandik lugas, tikel alis, dan pejetan. Kesederhanaan inilah yang justru menjadi salah satu ciri utama dhapur Tilam Upih. Nama Tilam Upih berasal dari kata tilam yang berarti alas atau tempat… selengkapnya
Rp 3.500.000DHAPUR JALAK NYUCUP MADU Dhapur Jalak Nyucup Madu menggambarkan seekor burung jalak yang sedang mengisap madu. Nama ini dapat dibaca sebagai perlambang manusia yang tekun mencari sesuatu yang baik dan bermanfaat dalam kehidupannya. Madu menjadi simbol sesuatu yang manis, bernilai, dan membawa manfaat. Sementara tindakan nyucup atau mengisap madu menggambarkan proses untuk mendapatkannya. Artinya, sesuatu… selengkapnya
Rp 4.500.000Dhapur Tilam Upih Dhapur Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus atau leres yang sangat dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Ricikannya relatif sederhana, yaitu gandik lugas, tikel alis, dan pejetan. Nama Tilam Upih berasal dari kata tilam, yang berarti alas atau tempat beristirahat, dan upih, yang merujuk pada pelepah pinang. Pada masa lalu, pelepah… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Patrem Patrem merupakan sebutan untuk keris berukuran kecil, umumnya sekitar 15–25 cm, sehingga lebih ringkas dan mudah dibawa sebagai ageman. Dalam tradisi perkerisan, Patrem sering dikaitkan dengan kaum perempuan dan anak-anak, meskipun penyebutan tersebut tidak harus dipahami sebagai batas mutlak penggunaannya. Ukurannya yang kecil membuat Patrem memiliki karakter yang berbeda dari keris berukuran umum…. selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Carubuk Dhapur Carubuk, yang kadang disebut juga Crubuk, merupakan salah satu dhapur keris luk 7. Ukuran bilahnya sedang dan umumnya memiliki bentuk nglimpa, tanpa ada-ada. Ricikan yang menjadi cirinya antara lain kembang kacang, jalen, lambe gajah, pejetan, tikel alis, dan greneng. Dalam tradisi perkerisan, Carubuk juga memiliki sejarah dan kisah yang cukup panjang. Manuskrip… selengkapnya
Rp 4.000.000DHAPUR TILAM UPIH Dhapur Tilam Upih merupakan salah satu dhapur keris lurus atau leres yang sangat dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Ricikannya relatif sederhana, yaitu gandik lugas, tikel alis, dan pejetan. Kesederhanaan tersebut justru menjadi salah satu ciri utama dhapur ini. Nama Tilam Upih berasal dari kata tilam, yang berarti alas atau tempat beristirahat, dan… selengkapnya
Rp 3.500.000DHAPUR SENGKELAT Dhapur Sengkelat merupakan salah satu dhapur keris luk 13 yang sangat dikenal dalam khazanah perkerisan Jawa. Dhapur ini memiliki ricikan yang cukup lengkap, yaitu sekar kacang, jalen, lambe gajah satu, tikel alis, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan, dan greneng. Susunan ricikan tersebut menjadi ciri penting yang membentuk karakter Dhapur Sengkelat. Sengkelat juga termasuk dhapur… selengkapnya
Hubungi Admin
WhatsApp us