Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Keris Putut Sajen Majapahit Keris sajen, yang juga dikenal sebagai seking atau keris Majapahit, merupakan kelompok keris sederhana yang diperkirakan berkaitan dengan masa awal perkembangan budaya keris di Nusantara. Ukurannya relatif pendek, sekitar sejengkal tangan, dengan ciri khas ganja iras, yaitu ganja yang menyatu dengan bilah karena ditempa dari satu bahan logam. Pada bagian hulunya… selengkapnya
Hubungi AdminDHAPUR BIMA RANGSANG LUK 17 (KALAWIJAN) Dhapur Bima Rangsang merupakan salah satu dhapur keris luk 17. Dalam sejumlah sumber atau tradisi penyebutan, dhapur ini juga disebut memiliki varian luk 25. Karena jumlah luknya melebihi 13, maka secara klasifikasi bentuk ia termasuk dalam kelompok keris Kalawijan, yaitu keris dengan jumlah luk yang berada di luar pola… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Brojol Dhapur Brojol merupakan salah satu dhapur keris lurus dengan ricikan yang relatif sederhana. Pada bilahnya terdapat gandik lugas dan pejetan, sementara tidak dijumpai ricikan tambahan yang menonjol. Kesederhanaan ricikan inilah yang menjadi salah satu karakter utama dhapur Brojol. Nama Brojol dalam bahasa Jawa berkaitan dengan pengertian keluar atau lolos dari suatu keadaan, sebagaimana… selengkapnya
Rp 1.550.000DHAPUR JALAK SANGU TUMPENG Dhapur Jalak Sangu Tumpeng merupakan salah satu dhapur keris lurus atau leres. Ricikan yang terdapat pada dhapur ini antara lain gandik lugas, pejetan, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan, dan tingil. Susunan ricikan tersebut menjadi bagian penting dalam mengenali Dhapur Jalak Sangu Tumpeng. Nama Jalak Sangu Tumpeng tersusun dari beberapa unsur kata…. selengkapnya
Hubungi AdminDHAPUR KEBO LAJER Dhapur Kebo Lajer merupakan salah satu dhapur keris lurus atau leres. Ricikan yang menjadi cirinya antara lain gandik lugas yang panjang dan pejetan. Susunan ricikan tersebut menjadi bagian penting dalam mengenali Dhapur Kebo Lajer dan membedakannya dari dhapur keris lurus lainnya. Nama Kebo Lajer dapat dibaca melalui dua unsur kata, yaitu kebo… selengkapnya
Hubungi AdminDHAPUR PARUNGSARI Dhapur Parungsari merupakan salah satu dhapur keris luk 13. Dhapur dikenali terutama dari bentuk bilah dan susunan ricikannya. Pada Dhapur Parungsari terdapat ricikan sekar kacang, jalen, lambe gajah dua, pejetan, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan, dan greneng. Susunan ricikan tersebut menjadi salah satu dasar untuk mengenali Dhapur Parungsari dan membedakannya dari dhapur lain… selengkapnya
Rp 3.500.000Dhapur Sinom Robyong Sinom Robyong merupakan salah satu dhapur keris yang secara struktur ricikan memiliki banyak kesamaan dengan dhapur Sinom. Pada bilahnya dapat dijumpai sejumlah ricikan, antara lain sekar kacang, jalen, lambe gajah, pejetan, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan, dan greneng. Yang menjadi pembeda utama antara Sinom dan Sinom Robyong terletak pada beberapa ricikan tambahan…. selengkapnya
Rp 4.500.000Keris Carita Keprabon Pamor Udan Mas Tiban Jika ditelaah dari namanya, Dhapur Carita Keprabon merupakan nama yang sarat makna. Sebagaimana banyak dhapur keris lainnya, nama ini bukan sekadar penamaan bentuk, melainkan mengandung simbol dan pesan kehidupan. Kata Carita dalam bahasa Jawa berarti cerita, kisah, atau riwayat. Ia melambangkan perjalanan hidup manusia yang selalu meninggalkan jejak…. selengkapnya
Rp 4.500.000Dhapur Pandhawa Lare Pandhawa Lare merupakan salah satu dhapur keris luk 5 yang memiliki ricikan berupa sekar kacang, jalen, lambe gajah, tikel alis, pejetan, sraweyan, dan greneng. Nama Pandhawa Lare berasal dari lakon pewayangan yang mengisahkan masa kanak-kanak para Pandawa ketika hidup dalam pengasingan bersama Dewi Kunti setelah lolos dari peristiwa Bale Sigala-gala. Dalam kisah… selengkapnya
Rp 7.500.000Dhapur Jalak Tilam Sari Jalak Tilam Sari merupakan salah satu dhapur keris lurus yang dikenal luas dalam tradisi perkerisan Jawa. Dhapur ini memiliki ricikan khas berupa gandik lugas, tikel alis, pejetan, sraweyan, dan tingil, yang membentuk penampilan sederhana namun anggun. Nama Jalak Tilam Sari berasal dari tiga kata, yaitu jalak, tilam, dan sari. Dalam penafsiran… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Korowelang Korowelang berasal dari ungkapan “Perkoro, Piweling, lan Piwulang”, yang berarti masalah, pengingat, dan pelajaran. Dhapur ini mengajarkan bahwa setiap persoalan dalam hidup hendaknya menjadi pengingat sekaligus pelajaran agar manusia semakin bijaksana dalam menjalani kehidupan. Korowelang juga dikenal dengan sebutan Karawelang atau Kolowelang, yang dikaitkan dengan kata kala (waktu) dan welang (ular berbisa). Maknanya,… selengkapnya
Hubungi Admin
WhatsApp us