Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Keris Jalak Nguwuh Mpu Koso Madura Sepuh
Rp 2.500.000| Kode | KAR723 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Jalak Nguwuh, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Keris Sepuh, Pamor Brahma Watu, Tangguh Madura, TOSAN AJI 1 |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Jalak Nguwuh |
| Pamor | : Brahma Watu |
| Tangguh | : Madura Sepuh (Mpu Koso) |
| Abad / Tahun | : XV |
| Warangka | : Gayaman |
| Bahan Warangka | : Kayu trembalo |
| Pendok | : Blewah bahan mamas |
| Mendak | : Parijata bahan kuningan |
| Panjang Bilah | : 33,8 cm |
Keris Jalak Nguwuh Mpu Koso Madura Sepuh
Keris Jalak Nguwuh Mpu Koso Madura Sepuh
Keris Jalak Nguwuh Mpu Koso Madura Sepuh adalah salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris lurus. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Jalak Nguwuh. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Brahma Watu, yaitu salah satu pamor khas dari Madura. Warangka memakai model Gayaman dari bahan kayu trembalo dengan pendoknya blewah bahan mamas, nampak sangat pas dan serasi dengan bilahnya yang layak untuk dikoleksi. Untuk perkiraan masa pembuatannya keris ini dibuat di era Madura Sepuh sekitar abad ke-15 Masehi. Tentu saja keris ini tergolong dalam keris sepuh dengan usianya yang sudah ratusan tahun.
Filosofi Keris Jalak Nguwuh
Jalak (nama jenis burung), Nguwuh (mengundang dengan kicauannya). Jalak adalah salah satu burung yang eksotis burung yang suka berkelompok, tetapi jika sudah menemukan pasangannya maka burung-burung tersebut akan hidup berdua. Kecerewetan burung Jalak ternyata merangsang burung lain untuk mengeluarkan nyanyiannya. Burung ini ini kerap dijadikan bahan ilustrasi untuk menggambarkan betapa sebuah persahabatan antara dua ekor binatang terjalin begitu indah. Ya, Kerbau dan Jalak Hitam atau orang awam kerap menyebut Jalak Kebo atau Jalak Kerbau adalah contoh nyata terjadinya simbiosis mutualisme.
Hampir semua kebudayaan di Nusantara secara kolektif memiliki berbagai macam sudut pandang dalam melihat burung, baik burung sebagai hewan piaraan biasa maupun burung dalam dimensi yang lain. Di zaman kuno burung merupakan perlambang roh-roh orang yang telah meninggal. Ia disejajarkan dengan kehidupan alam atas. Burung tertentu dalam mitologi Nusantara diyakini memiliki naluri baik yang disumbangsihkan bagi keberlangsungan hidup. Dijadikannya burung sebagai salah satu lambang kesempurnaan hidup orang Jawa karena burung dianggap masyarakat Jawa sebagai perlambang kerinduan suatu makhluk untuk menggapai keluhuran baik budi pekerti maupun rohani. Burung juga merupakan simbol kemauan keras dalam memulai pekerjaannya pada pagi hari sebagai perlambang mencari penghidupan pada alam nyata dan pulang keperaduan pada petang hari untuk menyongsong kehidupan yang lain yaitu kehidupan ukhrawi. Bahkan menurut kepercayan orang Tua mimpi mendengar burung berkicau saja dipercaya akan mendapat kekayaan dalam bentuk rezeki yang melimpah.
KAR723
Keris Jalak Nguwuh Mpu Koso Madura Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.492 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Sempono Pamor Adeg Tangguh Blambangan Sepuh TAG149
Rp 3.500.000Keris HB Sepuh Pamor Dwi Warna Wengkon Toya Mambeg Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Dwi Warna (Wengkon & Toya Mambeg) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Hb Sepuh Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Pisang Gandar Iras Tidak Sambungan Kuno Bawaan Bilah Handle… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Nogo Siluman Primitif Kinatah Pamor Tirta Teja Keris Nogo Siluman Primitif Kinatah Pamor Tirta Teja merupakan keris kamardikan yang sangat gagah, merbawani dan unik. Dapur Nogo Siluman Primitif menjadi nilai yang sangat estetik. Berbeda pada bentuk ganan pada dapur nogo siluman biasanya. Keris ini memiliki bentuk ornamen naga yang lebih abstrak namun atraktif. Berkinatah… selengkapnya
Rp 4.550.000Pusaka Keris Betok Putut Sajen Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Putut Sajen Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Majapahit Abad Ke 13 masehi Panjang Total putut : 29,8 cm Warangka : Sandhang Walikat Kayu Sono Keling Kode: PK078 INFO SELENGKAPNYA Tentang Pusaka Keris Betok Putut Sajen Silahkan… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Sabuk Inten Pamor Meteorit Tangguh Guling Mataram Sultan Agung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Meteorit Akhodiyat (Kanjeng Kyai Pamor) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung (Guling Mataram) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Timoho Bosokan Kuno… selengkapnya
Rp 7.555.000Keris Gumbeng Pamor Banyu Mili Pajajaran Sepuh Keris Gumbeng Pamor Banyu Mili Pajajaran Sepuh – Gumbeng adalah salah satu dapur Keris yang sangat sederhana. Memiliki ricikan seperti Kebo Lajer, tetapi bilahnya lebih lebar. Gandik panjang dan umumnya berasal dari tangguh sepuh seperti era Pajajaran atau Tuban. Istilah Gumbeng, selain untuk menyebut dapur Keris, juga merupakan… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Tilam Upih Dhapur Keris Tilam Upih adalah nama dhapur keris lurus yang sederhana. Gandik-nya polos, ricikannya hanya tikel alis dan pejetan. Di daerah lain ada yang menyebutnya Tilam Petak atau Tilam Putih. Di keraton Yogyakarta paling sedikit ada tiga keris pusaka yang ber-dhapur Tilam Upih, yaitu KK Pulanggeni, KK Sirap, dan KK Sri… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Sepokal Pamor Pedaringan Kebak Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sepokal Luk 7 ( dhapur langka jarang ada) Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Ngawat Khas Pamoran pajang Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kerajaan Pajang Abad ke 15 masehi Panjang Bilah :33,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno… selengkapnya
Hubungi Admin






WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.