Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Keris Nogo Saliro Kinatah Emas
| Kode | JK495 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Keris |
Keris Nogo Saliro Kinatah Emas
Keris Nogo Saliro Kinatah Emas
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Salira Luk 9
- Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka
- Panjang Bilah: 34 cm
- Warangka : Gayamaan Yogyakarta Kayu Timoho
- Handle / Gagang : Kemuning Bang Kuno
- Pendok: Bunton
- Mendak : Selut Kuningan
- Kode: JK495

Sejarah Keris Nogo Saliro Kinatah Emas
Naga Salira adalah nama keris dari Pangeran Surianata, raja Kerajaan Banjar yang pertama. Keris ini bersarungkan emas dan gagangnya terbuat dari berlian. Konon, keris ini berasal dari lidah seekor naga. Penemuan keris ini diawali dengan keadaan yang terjadi di Kerajaan Negara Dipa yang sedang mencari suami untuk Sang Kepala Negara mereka yang bernama Junjung Buih. Sesuai dengan petunjuk yang didapatkan, Kerajaan Negara Dipa mengutus Maha Patih Lambung Mangkurat untuk mencarikan suami bagi sang putri ke Majapahit. Dari Majapahit, Lambung Mangkurat berhasil membawa seorang putera Raja Majapahit yang berparas jelek. Namun ketika mereka melewati Sungai Barito, kapal mereka tertahan oleh belitan seekor naga putih. Dengan kesaktian dari putera raja tersebut, naga putih dijinakkannya dan parasnya berubah menjadi seorang yang tampan dan gagah. Sesampainya di Negara Dipa, naga putih menjulurkan lidahnya dan kemudian dicabut oleh putera raja tersebut, menjadi sebilah keris sakti yang diberi nama Naga Salira. Putera Raja tersebut akhirnya dinikahkan dengan Junjung Buih dan diangkat menjadi Raja Negara Dipa, yang kemudian berubah nama menjadi Kerajaan Banjar, bergelar Pangeran Surianata.
Keris Nogo Saliro Kinatah Emas
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 3.296 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kebo Lajer Udan Mas Tiban Dhapur: Mahesa Lajer Pamor: Wahyu Tumurun + Udan Mas Tiban Tangguh: Pajajaran Warangka: Gayaman Jogja Kayu Timoho Lamen Hulu: Kayu Kemuning Bang Pendok: Blewah Kuningan Mamas Lamen Mendak: Khendit Lamen
Rp 3.250.000Pusaka Keris Sempono Bungkem Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempono Bungkem Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Pamor Nggajih (tempaan matang) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Madura Sepuh Abad ke 16 Masehi Panjang Bilah :35 cm Warangka : Ladrang SUrakarta Ganad Iras Tidak sambungan Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning… selengkapnya
Rp 2.555.000Keris Pusaka Kyai Sengkelat Mataram Sultan Agung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kyai Sengkelat Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Istimewa (Pamor Akhodiyat Full Bahan Meteorit) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung (Abad XVI) Panjang Bilah : 36 cm (Pesi Utuh Masih Panjang Original) Warangka : Gayaman Surakarta Gandar Iras Kayu… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Sabuk Inten Luk 11 Mataram Sultan Agung Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah / Wos Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 34,3 cm Warangka : Branggah Jogjakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu… selengkapnya
Rp 3.333.000Pusaka Keris Pulanggeni Sedayu Kyai Prawireng Keleng Hurap Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pulanggeni (Kyai Prawireng) Pamor (motif lipatan besi) : Kelengan (hurap dom kecer pasir emas) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Sendang Sedayu Majapahit Panjang Bilah : 31,3 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Wangi… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Gajah Mada Kontemporer Kinatah Kamarogan Keris Gajah Mada Kontemporer Kinatah Kamarogan merupakan hasil maha karya yang sangat indah. Keris ini dipesan secara khusus dengan ganan berornamen Patih Gajah Mada dengan membawa pedang sebagai ciri khas gayanya. Keris dengan model kontemporer seperti ini layak untuk melengkapi koleksi Anda khususnya untuk keris dengan tangguh Kamardikan. Perkembangan… selengkapnya
Rp 3.000.000
WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.