Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Sabuk Inten Pusaka Peninggalan Kerajaan Mata
- Keris Brojol Tangguh Madura Empu Koso
- Jual Blawong Keris Ukir Kembang Lung Lungan
- Keris Pamor Tejo Kinurung Madura Sepuh
- Keris Tindih Bethok Sombro Pamekang Jagad Asli Kun
- Pendok Keris Surakarta Hadiningrat Kuningan
- Keris Kala Nadhah Corok Kesultanan Cirebon
- Jual Mendak Cincin Keris Kendit Surakarta
Carita Keprabon Mataram Sepuh
Rp 3.500.000| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Carita Keprabon, Keris, Keris Luk 11, Pamor Jung Isi Dunya, Tangguh Mataram |
| Jenis | : Keris Luk 11 |
| Dhapur | : Carita Keprabon |
| Pamor | : Jung Isi Dunyo |
| Tangguh | : Mataram |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Trembalo |
| Pendok | : Blewah, Bahan Mamas |
| Mendak | : Widengan, Bahan Kuningan |
Carita Keprabon Mataram Sepuh
Carita Keprabon Mataram Sepuh
Keris Carita Keprabon bertangguh Mataram menghadirkan perpaduan antara falsafah hidup manusia Jawa dan laku kepemimpinan adiluhung yang diwariskan para leluhur. Dalam dhapur ini terkandung gagasan bahwa manusia adalah pelakon utama dalam carita—alur kehidupan—yang ditentukan oleh pilihan, perbuatan, dan laku batinnya sendiri. Sebutan Keprabon tidak hanya menunjuk pada kedudukan seorang raja, tetapi sebuah gambaran kepemimpinan sejati: memimpin dengan budi, bukan menaklukkan dengan kuasa. Maka tidak mengherankan jika pada masa lampau keris luk sebelas berdhapur Carita Keprabon hanya dimiliki para bangsawan dan priyayi, sebagai simbol martabat, laku pengayoman, serta kesanggupan memikul tanggung jawab besar.
Dalam pusaka ini pula hadir pamor Jung Isi Dunyo, pamor yang sejak masa kuno dipercaya sebagai perlambang kemakmuran dan kelapangan rezeki. Dengan filosofi “kapal yang penuh muatan,” pamor ini mencerminkan doa agar kehidupan pemiliknya dipenuhi berkah, kecukupan, dan keberhasilan. Ketika dipadukan dengan garap Mataram yang sejak Senapati hingga masa-masa berikutnya dikenal kuat, teduh, dan berwibawa, keris Carita Keprabon Jung Isi Dunyo bukan hanya benda pusaka, melainkan simbol perjalanan hidup: bagaimana manusia menjalani lakonnya, memikul amanah kepemimpinan, dan menjemput anugerah yang telah digariskan Sang Maha Kuasa.
Dhapur Carita Keprabon
Manusia pada hakikatnya adalah lakon yang memainkan drama kehidupannya sendiri di jagad fana. Dalam panggung dunia yang tak pernah dapat ditebak akhirnya ini, manusia bergerak mengikuti kisaran waktu dan skenario ilahi yang telah digariskan oleh Sang Pencipta. Carita atau carito mengandung makna peristiwa yang tengah berlangsung—gambaran sifat dan perjalanan hidup manusia dari hari ke hari. Setiap individu menjalankan alur ceritanya sendiri, menentukan peran, keputusan, dan jalan yang kelak membentuk takdir kehidupannya. Keprabon, berasal dari kata Prabu, bukan sekadar merujuk pada seorang raja, tetapi simbol kepemimpinan yang sejati: pemimpin yang mengayomi, bukan yang menuntut puja-puji.
Pitutur lisan menyebutkan bahwa pada masa lalu hanya mereka yang berasal dari trah ningrat yang diperbolehkan memiliki keris luk sebelas berdhapur Carita Keprabon maupun Carita Daleman. Keris jenis ini merupakan pusaka para priyayi, simbol martabat dan laku kepemimpinan. Ada tradisi menarik yang melekat pada pusaka ini: pemilik keris Carita Keprabon lazim memelihara burung Gelatik Jawa sebagai “klangenan” sang penjaga keris, sebuah simbol keharmonisan antara pemilik dan pusakanya. Angka sebelas yang menjadi ciri dhapur ini melambangkan kemanunggalan dengan Tuhan—dua angka satu yang jika dijumlahkan menghasilkan angka dua, perlambang keseimbangan, dikotomi yang selaras, serta hukum sebab-akibat yang selalu mengikuti perjalanan kehidupan manusia.
Pamor Jung Isi Dunyo
Pamor Jung Isi Dunyo sejak lama dipercaya membawa tuah kemudahan rezeki dan kelapangan usaha. Secara harfiah, “Jung Isi Dunyo” berarti “kapal yang sarat harta benda”. Jung dalam khazanah Jawa merujuk pada kapal besar, istilah yang telah muncul sejak prasasti abad ke-9 dan terus digunakan dalam naskah hukum laut Melayu abad ke-15 sebagai penyebutan bagi kapal pengangkut barang. Dengan demikian, pamor Jung Isi Dunyo menjadi simbol pengharapan agar kehidupan sang pemilik dipenuhi limpahan keberkahan, kemakmuran, dan kelancaran dalam mencari nafkah.
Sebagai pamor yang lahir dari proses tempa tiban—bukan rekaan—Jung Isi Dunyo dianggap sebagai berkah ilahi yang “turun” melalui tangan empu. Motifnya memunculkan gambaran kapal pembawa anugerah, sebuah doa agar sang pemilik senantiasa diberi kemampuan menjemput rezeki, memperluas usaha, dan menjaga harta yang dipercaya kepadanya oleh Yang Maha Kuasa.
Tangguh Mataram
Mataram merupakan salah satu puncak peradaban keris di Jawa, masa ketika para empu menghasilkan maha karya dengan karakter kuat sekaligus halus dalam spiritualitasnya. Pada fase ini, bilah-bilah pusaka tampil dengan garap yang mantap, perimbangan bilah yang serasi, serta pamor yang mencerminkan kedalaman laku para empu di era tersebut. Karya-karya Mataram tidak hanya menghadirkan keindahan, tetapi juga menyimpan nilai filosofis yang mengakar pada pandangan dunia Jawa: keseimbangan, kewaskitaan, dan keteguhan dalam menjalani hidup.
Carita Keprabon Mataram Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 978 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris HB Sepuh Pamor Dwi Warna Wengkon Toya Mambeg Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Dwi Warna (Wengkon & Toya Mambeg) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Hb Sepuh Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Pisang Gandar Iras Tidak Sambungan Kuno Bawaan Bilah Handle… selengkapnya
Hubungi AdminKeris dengan dhapur Tilam Upih merupakan salah satu dhapur lurus yang sangat tua dan lekat dengan nilai-nilai kesederhanaan yang berisi. Dalam pemaknaan perkerisan, Tilam berarti alas atau tempat beristirahat, sedangkan upih adalah pelepah pinang yang dalam tradisi Jawa sering digunakan sebagai pembungkus atau pelindung. Karena itu, dhapur Tilam Upih kerap dimaknai sebagai simbol ketenteraman, perlindungan,… selengkapnya
Hubungi AdminJalak Ngore PB IV Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Ngore Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : PB IV (Pakubuwono Ke-4) Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Solo, Kayu Kemuning Kuno Pendok: Blewah Surakarta Tembaga Ukiran Tebal Mendak : Selut Tembaga Hias Permata
Rp 7.333.000Keris Jalak Sangu Tumpeng Pamor Segoro Muncar Sepuh Keris Jalak Sangu Tumpeng Pamor Segoro Muncar Sepuh adalah salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris lurus. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Jalak Sangu Tumpeng. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Segoro Muncar. Warangka memakai model Sandang Walikat dari… selengkapnya
Rp 3.500.000Pusaka Keris Dhapur Langka Kaliko Bendo Pamor Keleng Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kaliko Bendo (dhapur langka) Pamor (motif lipatan besi) : Kelengan (besi padat pulen) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pengging Panjang Bilah : 33 cm Pesi utuh masih panjang original Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Surakarta Kayu… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Jangkung Naga Temanten Kinatah Kamarogan Kamardikan Alusan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Naga Temanten (Kontemporer) Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan (Garap Alus) Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Gayaman Solo Kayu Jati Alas Handle / Gagang : Kayu Jati Alas Pendok : Bunton… selengkapnya
Rp 1.888.000Keris Nogo Siluman Kinatah Emas Pamor Banyu Tetes Mataram Senopaten Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Siluman Luk 5 Pamor (motif lipatan besi) : Banyu Tetes Ceprit-Ceprit (kinatah emas 5 wedono) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Senopaten Abad 14 Masehi Panjang Bilah : 38,3 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Nginden Kuno… selengkapnya
Rp 15.555.000Keris Sengkelat Luk 13 Tangguh Mataram Sepuh Utuh TUS Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka (Pamor Jelas dan Cerah) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram (Abad XVII) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kemuning Bang… selengkapnya
Rp 3.555.000Tilam Upih Pamor Jung Isi Dunyo Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Jung Isi Dunyo (pamor Langka) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Majapahit Panjang Bilah : 33,3 cm Warangka : Gayaman Surakarta Gandar Iras Kayu kemuning Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno… selengkapnya
Rp 3.777.000Pusaka Keris Pandawa Pogog Sepuh Dhapur: Pandawa Pogog Pamor: Ngulit Semangka / Kulit Semangka Kode: PK028 INFO SELENGKAPNYA Tentang Pusaka Keris Pandawa Pogog Sepuh Silahkan Hubungi Kami Melalui Whatsapp/Telp/SMS: 082177400100
Hubungi Admin
















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.