Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin PusakaKeris.com
● online
Admin PusakaKeris.com
● online
Halo, perkenalkan saya Admin PusakaKeris.com
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 23.00
Beranda » Dhapur Tilam Upih » Keris Pamor Pandita Bala Pandita
click image to preview activate zoom

Keris Pamor Pandita Bala Pandita

KodeFER
Stok Habis
Kategori Dhapur Tilam Upih, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Keris Sepuh, Pamor Pandito Bolo Pandito, Tangguh Cirebon, TOSAN AJI 8
Jenis : Keris Lurus
Dhapur Tilam Upih
Pamor Pandita Bala Pandita
Tangguh : Cirebon
Abad / Tahun : XVII
Warangka : Branggah Yogyakarta
Bahan Warangka : Kayu Trembalo
Hulu/Handle : Putri Kinurung Kayu Kemuning Bang
Pendok : Bunton Slorok Kemalo Hitam Bahan Kuningan
Mendak : Kednti Kuningan
Tentukan pilihan yang tersedia!
OUT OF STOCK
Maaf, produk ini tidak tersedia.
Bagikan ke

Keris Pamor Pandita Bala Pandita

Keris Pamor Pandita Bala Pandita

Keris Pamor Pandita Bala Pandita

Keris merupakan senjata tradisional Indonesia yang penuh dengan nilai seni dan filosofi mendalam. Salah satu pamor keris yang menarik untuk dibahas adalah Pamor Rojo Abolo Rojo atau yang juga dikenal dengan nama Pandita Bala Pandita. Membicarakan pamor ini seolah-olah otomatis membahas tiga pamor lain yang serupa, yakni pamor Ujung Gunung, Junjung Derajad, dan Raja Abala Raja.

Perbedaan Visual Antara Keempat Pamor

Secara umum, keempat pamor tersebut memiliki tampilan yang mirip berupa garis-garis yang menyudut. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam detailnya:

  1. Pamor Ujung Gunung: Garis-garis sudut ini menerjang tepian bilah keris, memberikan kesan tajam dan tegas.
  2. Pamor Raja Abala Raja: Mirip dengan Ujung Gunung, tetapi garis-garis tersebut mengelompok di beberapa tempat, seperti bagian sor-soran, tengah-tengah, maupun ujung bilah, tanpa menerjang tepi bilah.
  3. Pamor Junjung Derajad: Serupa dengan Raja Abala Raja, tetapi berhenti sekitar pertengahan bilah. Di atasnya terdapat pamor lain yang melengkapi keindahannya.
  4. Pamor Pandita Bala Pandita: Garis-garis sudut ini semuanya bertemu pada ujung bilah keris, memberikan kesan keutuhan dan kesatuan.

Makna dan Filosofi Pamor Pandita Bala Pandita

Nama Pandita Bala Pandita sendiri memiliki arti yang dalam, yakni “pendeta berpasukan pendeta”. Kata “Pandita” berasal dari bahasa Sanskerta. Dalam Bhagavad Gita Bab IV.19, pandita adalah manusia yang tidak memiliki keterikatan terhadap benda keduniawian:

“Yasya sarve samarambhah, kamasamkalpavarjitah, jnanagnidagdhakarmanam, tam ahuh panditham budhah”.

Terjemahannya: “Ia yang segala perbuatannya tidak terikat oleh angan-angan akan hasilnya dan ia yang kepercayaannya dinyalakan oleh api pengetahuan, diberi gelar Pandita oleh orang-orang yang bijaksana”.

Pandita dalam konteks ini mencakup berbagai golongan yang dihormati, seperti Pedanda, Bujangga, Maharsi, Bhagavan, Empu, Kiai, dan rohaniawan lainnya. Mereka sering kali menjadi penasehat raja (Purohito), menegaskan pentingnya peran mereka dalam kehidupan spiritual dan pemerintahan.

Pandita Bala Pandita dalam Sejarah Perang Jawa

Konsep Pandita Bala Pandita juga ditemukan dalam sejarah, khususnya pada Perang Jawa (awal 1826). Pangeran Diponegoro menggunakan konsep ini untuk menata pasukannya, dimana tiap kesatuan diberi nama:

  • Pasukan Bulkio: Terdiri dari ulama dan santri yang berperang secara sabil. Kepala pasukan ini diberi gelar Basyah, diambil dari bahasa Turki Pasya, dengan prajurit mengenakan seragam jubah dan sorban.
  • Pasukan Turkio: Terdiri dari bangsawan, bupati, adipati, priyayi, dan masyarakat umum.
  • Pasukan Arkio: Terdiri dari wanita dan pemudi dari berbagai lapisan masyarakat.

Tuah dan Keistimewaan Pamor Pandita Bala Pandita

Dari segi tuah atau angsar, pamor Pandita Bala Pandita paling cocok dimiliki oleh para rohaniawan atau mereka yang menekuni dunia spiritual. Pamor ini diyakini dapat membantu pemiliknya menerima getaran-getaran gaib, memiliki mata batin yang tajam, dan memancarkan kewibawaan rohani. Pemilik keris dengan pamor ini dipercaya akan dihormati dan didengar oleh orang lain, memudahkan dalam mencari murid atau pengikut. Namun, pamor ini tergolong sangat pemilih dan tidak cocok untuk mereka yang masih melakukan perbuatan kurang baik, khususnya malima (perbuatan terlarang).

Keris dengan pamor Pandita Bala Pandita bukan hanya sekadar senjata, tetapi juga simbol spiritualitas dan keagungan. Memiliki keris ini berarti mengemban tanggung jawab moral dan spiritual yang besar, serta menjadi penuntun dalam kehidupan rohani yang penuh kedamaian dan welas asih.

Tags: , , , , ,

Keris Pamor Pandita Bala Pandita

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 18 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Mohon maaf, form diskusi dinonaktifkan pada produk ini.
Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
WhatsApp WhatsApp us