Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Pusaka Keris Sabuk Inten Mataram Sultan Agung
| Kode | K198 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Sabuk Inten, Keris, Keris Luk 11, Keris Sepuh, Pamor Ngulit Semangka, Tangguh Mataram, TOSAN AJI 3 |
Pusaka Keris Sabuk Inten Mataram Sultan Agung
Pusaka Keris Sabuk Inten Mataram Sultan Agung
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11
- Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Kebak (Tidak Putus dari ujung sampai pangkal keris)
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung
- Panjang Bilah : 35 cm
- Pesi Panjang
- Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Kuno
- Handle / Gagang : Kayu Kemuning Kuno
- Pendok : Bunton Jogja Kuningan
- Mendak: Kuningan
- Kode: K198
Tentang Pusaka Keris Sabuk Inten Mataram Sultan Agung
Keris Sabuk Inten adalah salah satu bentuk dhapur keris luk 11 dengan ukuran panjang bilah sedang, permukaan bilah nglimpa dengan ricikan antara lain:
- Kembang kacang
- Lambe gajah dua
- Sogokan rangkap
- Sraweyan
- Ri pandan atau greneng
Keris Sabuk Inten menjadi sangat terkenal sejak menjadi judul dalam buku cerita kolosal yang berjudul Nogososro-Sabuk Inten karya S.H Mintardja pada tahun 1970-an.
Keris Nogososro dan Sabuk Inten disebut-sebut merupakan Keris pusaka warisan dari jaman Kerajaan Majapahit. Keduanya bahkan sering disebut dalam satu rangkaian yaitu Nogososro-Sabuk Inten. Hal itu tidak lain karena kedua Keris tersebut dipercaya sebagai sepasang lambang Karahayon atau Kemakmuran dari suatu Kerajaan.
Keris Nogososro melambangkan wahyu keprabon sedangkan Keris Sabuk Inten melambangkan kemuliaan dan kejayaan. Nogososro dan Sabuk Inten bukan sekedar pusaka berwujud Keris saja, tapi merupakan perlambang kehidupan dan pengembaraan Manusia yang memburu kesempurnaan sejati dalam kehidupan di Dunia.
Namun di jaman modern seperti sekarang ini, Keris dhapur Sabuk Inten lebih menarik minat banyak orang untuk memilikinya, hal itu tidak lain karena Keris tersebut diyakini memiliki tuah yang dapat menjadi sarana untuk melancarkan rejeki dan mendatangkan kemuliaan bagi pemiliknya.
Hal itu terkait erat dengan nama “Sabuk Inten” atau sabuk dari intan yang melambangkan kemakmuran dan kemewahan.
Filosofi Keris Sabuk Inten
Makna sesungguhnya dari Sabuk Inten adalah permata yang sangat indah yang melambangkan hati Manusia, dan maknanya adalah bahwa kemuliaan Manusia itu sudah ditentukan, tinggal bagaimana cara kita meraihnya saja dengan tetap memperhatikan tata krama dan norma-norma yang berlaku di Masyarakat.
Keris Sabuk Inten menjadi pengingat bagi pemiliknya agar senantiasa hidup dalam kesadaran, bahwa hidup ini adalah sewelas/sebelas yang merupakan jumlah luk Keris Sabuk Inten yaitu 11 yang memiliki makna welas/belas kasih Allah, lingkungan dan orang tua.
Oleh karena itu, Manusia juga harus bisa memancarkan belas kasih Allah tersebut kepada sesama. Berdasarkan pemahaman ilmu tanda, bahwa Manusia yang mampu menjadikan belas kasih sebagai sabuk kehidupan, maka dia akan berhasil menempuh kehidupan yang sempurna.
Luk 11 sendiri pada intinya merupakan lambang kedinamisan dan semangat pantang menyerah untuk menggapai tujuan hidup.
Tags: jual keris sabuk inten, keris jangkung, keris luk 11, keris sabuk inten pamor banyu mili, keris sapu inten, keris sengkelat, Keris Tangguh Mataram Sultan Agung, Pusaka Keris Sabuk Inten Mataram Sultan Agung, sabuk inten griyo kulo, sabuk inten majapahit, tuah keris sabuk inten pamengkang
Pusaka Keris Sabuk Inten Mataram Sultan Agung
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 4.728 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Sengkelat Tangguh HB V Srimanganti Keris Sengkelat Tangguh HB V Srimanganti merupakan salah satu koleksi dengan dhapur Sengkelat luk 13. Keris sepuh dengan usia ratusan tahun ini masih sangat utuh dengan pamor yang indah memenuhi bilah. Jika dilihat dari rancang bangun, bahan material, gaya, condong leleh hingga pasikutan keseluruhan, keris ini diperkirakan tangguh Mataram… selengkapnya
Rp 17.555.000Pusaka Keris Tilam Sari Pamor Wengkon Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Wengkon (pamor yang tingkat kesulitan dalam pembuatannya tinggi) ada pamor tiban kolocokro X Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB 1 Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman SUrakarta Gandar Iras Kayu Kemuning Kuno Handle /… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Buto Ijo Pamor Wengkon Mataram Sultan Agung Langka Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Buto Ijo Pamor (motif lipatan besi) : Wengkon Slaga Giri (Dibagian pejetan/blumbangan terdapat pamor tiban telaga membleng) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung (Abad XVI) Panjang Bilah : 34 cm (Pesi Utuh Masih Panjang Original) Warangka… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Carubuk Pamor Ngulit Semangka Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk Luk 7 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka / Ngulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Cirebon Sepuh Panjang Bilah : 34 cm pesi utuh masih panjang Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Pendok… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Carubuk Pengging Pamor Tunggak Semi Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk Pamor (motif lipatan besi) : Tunggak Semi Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pengging Era Jaka Tingkir Tus Panjang Bilah : 35 cm pesi utuh masih panjang original Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Original Bawaan Bilah Handle / Gagang :… selengkapnya
Rp 3.333.000Carita Keprabon Mataram Sepuh Keris Carita Keprabon bertangguh Mataram menghadirkan perpaduan antara falsafah hidup manusia Jawa dan laku kepemimpinan adiluhung yang diwariskan para leluhur. Dalam dhapur ini terkandung gagasan bahwa manusia adalah pelakon utama dalam carita—alur kehidupan—yang ditentukan oleh pilihan, perbuatan, dan laku batinnya sendiri. Sebutan Keprabon tidak hanya menunjuk pada kedudukan seorang raja, tetapi… selengkapnya
Rp 3.500.000Tilam Upih Tangguh Tuban TUS Dhapur Tilam Upih selalu menempati posisi istimewa dalam jagad perkerisan Jawa. Ia bukan sekadar bentuk bilah, tetapi simbol ketenteraman, perlindungan, dan doa para sesepuh bagi kehidupan rumah tangga yang tenteram serta berkecukupan. Ketika dhapur ini berpadu dengan tangguh Tuban—salah satu tangguh tua yang sarat legenda dan nilai historis—maka sebuah pusaka… selengkapnya
Rp 3.800.000Keris Pamor Meteorit Pedaringan Kebak Byor Ndeling Tuban Empu Suratman Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak (Putih Ndeling Meteorit) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban (Empu Suratman) Panjang Bilah : 34,2 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kayu Cendana Kuno… selengkapnya
Rp 1.777.000Jalak Sangu Tumpeng Amangkurat Jalak Sangu Tumpeng Sepuh adalah pusaka yang merekam ajaran hidup Jawa dalam bentuk bilah. Ia tidak sekadar menghadirkan dhapur keraton yang luhur, tetapi menyimpan filosofi tentang sangu—bekal lahir dan batin—yang harus dibawa manusia dalam menempuh perjalanan hidup. Dipadu dengan pamor Kulit Semangka yang melambangkan rezeki berlapis dan tangguh Mataram Amangkurat yang… selengkapnya
Rp 2.850.000Keris Sempana Mataram Sultan Agung Keris Sempana Mataram Sultan Agung adalah salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris luk 9. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Sempana. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Wos Wutah. Warangka memakai model gayaman dari bahan kayu timoho dengan pendoknya… selengkapnya
Rp 3.500.000







WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.