Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Emas Kamarogan
- Rekal Tempat Al Qur'an Kayu Jati Cukit
- Keris Tilam Upih Pamor Wahyu Tumurun Tangguh Pajaj
- Keris Tilam Sari Majapahit Pamor Ceprit-Ceprit
- Keris Pamor Bonang Rinenteng Sepuh Asli
- Keris Pulanggeni Sepuh Kuno
- Keris Kamardikan Masterpiece Kanjeng Kyai Tengara
- Senjata Pusaka Kuno Wedung Badik
Keris Patrem Jangkung Mayang Pamor Pancuran Mas
Rp 3.555.000| Kode | KAR821 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Jangkung Mayang, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 3, Keris Sepuh, Pamor Pancuran Mas, Tangguh Mataram, TOSAN AJI 1 |
| Jenis | : Keris Luk 3 |
| Dhapur | : Jangkung Mayang |
| Pamor | : Pancuran Mas |
| Tangguh | : Mataram |
| Abad / Tahun | : XVIII |
| Warangka | : Ladrang |
| Bahan Warangka | : Kayu sono keling |
| Pendok | : Blewah kuningan mamas |
| Mendak | : Kendit kuningan hias permata |
| Panjang Bilah | : 21,2 cm |
Keris Patrem Jangkung Mayang Pamor Pancuran Mas
Keris Patrem Jangkung Mayang Pamor Pancuran Mas
Keris Patrem Jangkung Mayang Pamor Pancuran Mas merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris luk tiga. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Jangkung Mayang. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Pancuran Mas. Salah satu pamor yang sangat langka karena juga sangat sulit dalam pembuatannya. Konon pamor Pancuran Mas hanya bisa dibuat oleh Mpu yang mumpuni saja. Warangka memakai model Ladrang dari bahan kayu Sono Keling, nampak sangat pas dan serasi dengan bilahnya yang layak untuk menambah koleksi anda. Untuk perkiraan masa pembuatannya keris ini dibuat di era Mataram sekitar abad ke-18 Masehi. Tentu saja keris ini tergolong dalam keris sepuh dengan usianya yang sudah ratusan tahun.
Filosofi Pamor Pancuran Mas
“Pancuran” adalah sumber air yang terus mengalir, sedangkan “Mas” artinya Emas yang merupakan logam mulia bernilai tinggi. Jadi, “Pancuran Mas” bisa di artikan sebagai “Sumber Emas” yang terus mengalir. Jika pancuran pada umumnya mengeluarkan air maka Pancuran Emas berarti pancuran yang terus mengeluarkan emas (sumber emas). Jadi, pamor Pancuran Mas adalah simbolisasi harapan dan do’a agar pemilik Keris dapat memiliki kehidupan yang makmur dan bergelimang harta bagaikan memiliki sumber emas yang terus mengalir.
Pancuran Mas juga memiliki makna lain yang merupakan pesan agar pemiliki Keris senantiasa bisa berlaku seperti pancuran/sumber air yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Manusia harus memiliki kepekaan dan kepedulian sosial serta harus bisa bermanfaat bagi sesama agar bisa mendapatkan kemuliaan dalam hidupnya.
Pamor Pancuran Mas mengandung ajaran untuk selalu bersedekah untuk membantu sesama karena sedekah bagaikan sumber air, sebanyak apapun dikeluarkan tidak akan pernah habis.
Air adalah sumber kehidupan bagi semua mahluk hidup didunia ini, dengan adanya air maka semua bisa hidup, tumbuh, berkembang dan berbuah. Air juga memiliki sifat mendinginkan, demikian juga dengan sedekah, karena dengan sedekah akan mampu mendinginkan dan melembutkan hati orang yang memberikan sedekah maupun orang yang menerima sedekah.
Bagi sipenerima, sedekah yang diterimanya akan dirasakan sebagai sesuatu yang sangat bernilai dan sangat bermanfaat bagi kehidupannya, dan bagi pemberi sedekah, apa yang disedekahkannya akan menjadi berkah bagi dirinya dan justru akan kembali lagi kepdanya dalam jumlah yang berlipat ganda. Melalui sedekah, hubungan sosial antara pemberi sedekah dan penerima sedekah juga akan semakin lembut dan harmonis.
Jika kita bicara soal tuah kerejekian pamor Pancuran Mas pada prinsipnya hal itu sejalan dengan pesan pada pamor ini, yaitu anjuran untuk bersedekah. Karena semakin banyak kita bersedekah, maka akan semakin banyak pula berkah yang akan kita terima, termasuk rejeki dan kekayaan.
Jadi intinya, jika kita ingin merasakan tuah dari Keris yang kita miliki maka kita harus bisa selaras dengan energinya yaitu dengan cara menerapkan filosofi Keris atau pamor Keris dalam kehidupan kita, sebab jika kita tidak bisa selaras dengan Keris yang kita miliki maka kita tidak akan bisa merasakan tuahnya.
Orang yang memiliki Keris berpamor Pancuran Mas tapi tidak memahami filosofinya dan tidak mau melaksanakan pesan atau ajaran yang terkandung didalamnya untuk bersedekah dan memberi manfaat bagi sesama, maka tuah kerejekian pada pamor tersebut tidak akan berfungsi dengan maksimal. Itu artinya pemiliki Keris tidak bisa selaras dengan energi dari Kerisnya.
KAR821
Keris Patrem Jangkung Mayang Pamor Pancuran Mas
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.209 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Toya Mambeg Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Toya Mambeg Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Blambangan Panjang Bilah :35 cm Warangka : Branggah Jogjakarta Kayu Timoho Istimewa Handle / Gagang : Kayu Timoho Pendok : Bunton Jogja tembaga Kemalo Abrit Merah Mendak selut… selengkapnya
Rp 7.777.000Pusaka Keris Kebo Lajer Tebu Kineret Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kebo Lajer Pamor (motif lipatan besi) : Tebu Kineret Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Mataram Abad XVII Panjang Bilah : 36,5 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Gayaman Yogyakarta Kayu Pandan Laut Kuno Handle / Gagang… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Megantoro Luk 7 Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Megantara Luk 7 Pamor (motif lipatan besi) : Ngulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah :36 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Sono Keling Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Blewah… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Nogo Siluman Luk 9 Kamardikan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Siluman Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Panjang Bilah :36 cm Warangka : Gayaman Solo Kayu Jati Handle / Gagang : Kayu Jati Pendok : Bunton Solo Kuningan Mendak : Kuningan Kode Produk: PK183 INFO… selengkapnya
Hubungi AdminParungsari Amangkurat Ricikan Lengkap Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Parungsari (ricikan lengkap) Pamor (motif lipatan besi) : Wengkon Isen Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Amangkurat Panjang Bilah : 35,1 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Blewah Mamas Kuno Mendak :… selengkapnya
Rp 15.333.000Keris Jalak Ngore Tangguh Pakubuwono PB IV Asli Pamor Wos Wutah Kebak Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Ngore Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Kebak Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : PB IV (Pakubuwono Ke-4) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang :… selengkapnya
Rp 9.777.000Keris Lurus Brojol Pamor Sanak Gonjo Maskumambang Tuban Majapahit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol Pamor (motif lipatan besi) : Nyanak (pamor gonjo maskumambang) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Mojopahit Panjang Bilah : 30 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Sono Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Pendok : Bunton Surakarta Kuningan… selengkapnya
Rp 900.000Keris Parungsari Tangguh Singasari Luk 13 Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah; Keris dhapur Parungsari mempunyai dua… selengkapnya
Rp 15.000.000Keris Nogo Topo Kinatah Keris Nogo Topo Kinatah adalah salah satu koleksi keris dari tangguh era Kamardikan. Memiliki bentuk yang cukup gagah dengan kinatah full memenuhi bilah. Bentuk bilah dibuat ornamen penuh model krawangan. Sehingga nampak keris ini sangat istimewa dan megah. Kamardikan di ambil dari kata “Kemerdekaan” yang artinya keris ini dibuat pada jaman… selengkapnya
Rp 950.000Tombak Pusaka Kyai Pleret Biring Wadon Pamor Keleng Sepuh Dhapur / Bentuk : Tombak Biring Wadon Pamor : Keleng (besi padat berserat) Tangguh : Mataram Kartasura Panjang Bilah : 21 cm Panjang Pesi : 14 cm Warangka : Kayu Jati Tua Serat Unik Handle / Gagang : Kayu Jati 50 cm Kode : PK231
Rp 1.111.000




WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.