Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Tilam Upih Pamor Wos Wutah Putri Kinurung
- Keris Sabuk Inten Pamor Gajah Gelar Sepuh
- Keris Pulanggeni Keleng Luk 5 Tuban Pajajaran
- Dhapur Keris Sinom
- Pendok Keris Templek Model Blewah Kemalo Merah Sep
- Keris Kolonadah Luk 5 Pamor Banyu Mili Sepuh Kuno
- Keris Sabuk Inten Pamor Meteorit Tangguh Guling Ma
- Keris Luk 13 Tundung Madiun
Keris Pamor Melati Sinebar Sepuh
Rp 5.000.000| Kode | F237 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Brojol, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Melati Sinebar, Tangguh Pajajaran |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Brojol |
| Pamor | : Melati Sinebar |
| Tangguh | : Pajajaran |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Kayu Timoho |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Blewah, Bahan Mamas |
| Mendak | : Perak Lawasan |
Keris Pamor Melati Sinebar Sepuh
Keris Pamor Melati Sinebar Sepuh
Dhapur Brojol
Secara dhapur, pusaka ini tampil sangat sederhana. Ia berdhapur Brojol—bilahnya lurus, polos, dan minim ricikan. Tidak dijumpai sekar kacang, ganan, maupun ornamen rumit lainnya. Hanya terdapat pejetan yang sederhana dengan gandhik yang lugas. Namun justru pada kesederhanaan itulah terletak kejujurannya. Keris ini hadir apa adanya: tegas, bersahaja, dan jernih dalam pesan yang dibawanya.
Dhapur Brojol memang termasuk salah satu bentuk yang paling sering dijumpai dalam tradisi perkerisan Nusantara. Pada masa lampau, dhapur ini banyak dibuat untuk kalangan rakyat, atau dijadikan pusaka awal bagi mereka yang baru menapaki laku kedewasaan—baik secara lahir maupun batin. Akan tetapi, kesederhanaan bukanlah penanda ketiadaan nilai. Dalam dunia tosan aji, setiap keris selalu membawa makna. Bila bukan pada bentuk dhapurnya, maka nilai itu dapat terletak pada pamor, tangguh, atau mutu garapnya. Tidak ada keris yang benar-benar “tanpa arti”; yang ada hanyalah pemahaman yang belum cukup peka untuk membacanya.
Dhapur Brojol mengajarkan kejujuran dalam bersikap: tidak berlebihan, tidak menyembunyikan maksud di balik hiasan, dan tidak pula memamerkan diri. Ia ibarat pribadi yang matang—diam, tetapi kuat; sederhana, namun teguh memegang prinsip.
Pamor Melati Sinebar
Pamor Melati Sinebar memiliki gambaran yang sekilas menyerupai Pamor Melati Rinonce. Perbedaannya terletak pada tidak adanya garis pamor yang menghubungkan antarbulatan motif bunganya. Bentuk bulatan pamor ini juga memiliki kemiripan dengan bulatan pada Pamor Bendo Segodo. Secara teknis, Melati Sinebar tergolong pamor mlumah, dengan motif lingkaran-lingkaran berlapis yang tersebar di sepanjang bagian tengah bilah keris.
Secara tradisi, keris berpamor Melati Sinebar diyakini memiliki tuah untuk memudahkan jalan rezeki sekaligus mengharumkan nama pemiliknya. Nama Melati Sinebar sendiri berarti bunga melati yang tersebar atau bertebaran. Ia melambangkan harapan agar nama pemiliknya tersebar luas dan dikenang baik oleh masyarakat, sebagaimana aroma harum bunga melati yang lembut namun mampu menjangkau sekelilingnya.
Namun filosofi ini juga mengandung pesan laku. Nama harum tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus diupayakan melalui perilaku yang baik, sikap yang bermanfaat, serta kesediaan untuk hadir sebagai pribadi yang memberi dampak positif bagi lingkungan. Seperti halnya bunga melati: ia harus ditanam, dirawat, disirami, dan dijaga hingga tumbuh subur, barulah ia mampu menghasilkan bunga yang indah dan mengharumkan.
Dengan demikian, pamor Melati Sinebar bukan sekadar simbol keberuntungan, melainkan juga pengingat bahwa rezeki dan kemuliaan nama lahir dari proses, ketekunan, dan keselarasan antara niat dan perbuatan.
Tangguh Pajajaran
Keris ini diperkirakan ditempa pada abad ke-14, pada masa kejayaan Kerajaan Pajajaran. Pajajaran merupakan kerajaan besar yang berpusat di wilayah Jawa Barat dan pernah berperan penting dalam sejarah Nusantara antara abad ke-11 hingga abad ke-16 Masehi. Kerajaan ini kemudian runtuh pada tahun 1579 akibat serangan Kesultanan Banten di bawah pimpinan Maulana Yusuf.
Dalam Ensiklopedi Keris karya Bambang Harsrinuksmo (2004), disebutkan bahwa tangguh Pajajaran merupakan salah satu kategori tangguh keris yang diakui dalam kajian perkerisan. Keris-keris bertangguh Pajajaran umumnya menampilkan perawakan yang sederhana namun berkarakter kuat, sejalan dengan nilai-nilai keteguhan, kejujuran, dan kesahajaan yang menjadi ciri masyarakat Sunda pada masa itu.
Perpaduan dhapur Brojol yang polos, pamor Melati Sinebar yang lembut namun bermakna, serta tangguh Pajajaran yang tua dan bersejarah menjadikan pusaka ini bukan sekadar benda warisan, melainkan penanda nilai hidup: kesederhanaan dalam bentuk, ketulusan dalam laku, dan keharuman nama yang lahir dari perbuatan baik.
F237
Keris Pamor Melati Sinebar Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.421 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Corok Pulanggeni Luk 5 Pamor Banyu Netes Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pulanggeni Luk 5 Pamor (motif lipatan besi) : Banyu Netes / Tirto Tumetes Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad 17 Masehi Panjang Bilah: 40 cm (Corok) Warangka : Gayaman Surakarta, Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Solo, Kayu… selengkapnya
Rp 4.555.000Keris Tilam Upih Pamor Udan Mas Pajajaran TUS Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Udan Mas (Pola 2-1-2) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran (Abad XII) Panjang Bilah : 35 cm (pesi utuh masih panjang original) Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Gandar Iras Original Bawaan Bilah… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Panimbal Pamor Akhodiyat Meteor Tangguh Pajang Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Panimbal Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah (Akhodiyat Meteorit) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajang Mataram (Abad XVI) Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Gayaman Yogyakarta (Kayu Trembalo Kuno) Handle / Gagang : Yogyakarta (Kayu Kemuning… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Nogo Topo Kinatah Keris Nogo Topo Kinatah adalah salah satu koleksi keris dari tangguh era Kamardikan. Memiliki bentuk yang cukup gagah dengan kinatah full memenuhi bilah. Bentuk bilah dibuat ornamen penuh model krawangan. Sehingga nampak keris ini sangat istimewa dan megah. Kamardikan di ambil dari kata “Kemerdekaan” yang artinya keris ini dibuat pada jaman… selengkapnya
Rp 950.000Kujang Lanang Pajajaran Kuno Dhapur / Bentuk : Kujang Lanang (antik langka) Pamor : Beras Wutah Tangguh : Pajajaran Panjang Bilah : 21 panjang total kujang & warangka : 37 cm warangka : Kayu Sono Keling Handle / Gagang : Kayu Sono Keling Kode: PK186
Hubungi AdminPusaka Keris Tilam Sari Pamor Miring Kenongo Ginubah Kuno Langka Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Kenanga Ginubah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Mataram Abad ke 17 Masehi Panjang Bilah : 34,6 cm Warangka : Gayaman Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang :… selengkapnya
Rp 8.555.000Keris Pasopati Asli Sepuh “Aku adalah Pasopati, pusaka seorang ksatriya pilih tanding lelananging jagad, jagoning dewa. Pemberian Sang Hyang Manikmaya – Sang Kuasa Guru Sejati. Aku adalah simbol kemenangan Dharma (kebenaran) dalam melawan Adharma (keburukan) dalam diri, dunia, dan alam semesta.” Keris Pasopati adalah salah satu jenis keris lurus yang cukup populer dan dihormati di… selengkapnya
Rp 4.500.000


















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.