Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Pamor Kulit Semangka
- Keris Lurus Tilam Upih Sepuh Tangguh Majapahit
- Keris Tangguh Jenggala Abad 13
- Keris Jalak Ngore Tangguh HB V
- Pusaka Keris Carubuk Pajajaran
- Keris Pulanggeni Tangguh Cirebon Sepuh
- Jual Jagrak Stand Keris Isi 5 Cat Sungging Istimew
- Keris Guling Mataram Luk 13 Dhapur Parungsari TUS
Keris Patrem Kebo Lajer Sepuh
| Kode | TAG076 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Kebo Lajer, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Mrambut, Tangguh Pajajaran |
| Jenis | : Keris Leres (Patrem) |
| Dhapur | : Kebo Lajer |
| Pamor | : Mrambut |
| Tangguh | : Pajajaran |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Kayu Gembol Jati |
| Deder/Handle | : Wiryodingrat, Kayu Kemuning |
| Pendok | : - |
| Mendak | : Parijata, Bahan Tembaga |
Keris Patrem Kebo Lajer Sepuh
Keris Patrem
Patrem merupakan salah satu jenis keris yang dibedakan berdasarkan ukuran bilahnya yang relatif kecil, umumnya sekitar 15–25 cm. Patrem bukan nama dhapur, sehingga bentuknya dapat berupa keris lurus maupun luk, dengan jumlah luk yang umumnya tidak banyak, sering hingga luk 5. Gandhik-nya pun dapat beragam, antara lain berbentuk naga, singa, atau kikik.
Patrem terkadang disalahartikan sebagai cundrik, padahal cundrik merupakan nama dhapur dengan bentuk yang lebih mendekati pedang pendek. Cundrik memiliki gandhik panjang di sisi belakang dan ganja dengan bentuk terbalik; pada beberapa bentuk dapat dijumpai ganja iras.
Mengenai fungsi patrem, terdapat berbagai pendapat. Ada yang mengaitkannya dengan perempuan, anak laki-laki, kebutuhan praktis prajurit, hingga sebagai piandel yang mudah dibawa. Catatan Raffles mengenai prajurit perempuan di Keraton Yogyakarta serta catatan Ma Huan mengenai penggunaan senjata pendek di Jawa sering menjadi bahan pembanding dalam pembahasan ini. Namun, sumber-sumber tersebut tidak dapat secara langsung dianggap sebagai bukti bahwa semua senjata kecil tersebut adalah patrem.
Secara filosofis, patrem sering dikaitkan dengan patrêm, yaitu sesuatu yang memberikan ketenteraman. Karena itu, patrem dapat dimaknai sebagai perlambang ketenangan hati dan pengingat akan hubungan dengan orang tua atau leluhur apabila menjadi pusaka warisan keluarga.
Dhapur Kebo Lajer
Kebo Lajer merupakan dhapur keris lurus atau leres dengan ricikan utama berupa gandhik lugas yang panjang dan pejetan.
Dalam tradisi masyarakat agraris Jawa, Kebo Lajer kerap dikaitkan dengan simbol kesuburan, ketahanan, dan kesejahteraan. Sebagian kepercayaan menghubungkannya dengan keberhasilan pertanian, perlindungan tanaman dan ternak, serta keselamatan masyarakat.
Nama Kebo Lajer juga dapat dimaknai melalui kedekatan kerbau dengan kehidupan pertanian. Karena itu, secara filosofis dhapur ini dapat dipandang sebagai perlambang kekuatan yang bekerja tekun untuk menopang kehidupan.
Pemaknaan mengenai tuah pertanian, ternak, maupun perlindungan dari wabah merupakan bagian dari kepercayaan tradisional, bukan kepastian sebab-akibat secara ilmiah.
Pamor Mrambut
Pamor Mrambut merupakan pamor dengan motif berupa garis-garis sangat halus yang memanjang mengikuti bilah. Kehalusan garisnya menyerupai helaian rambut yang terurai, sehingga disebut mrambut.
Secara filosofis, pamor ini dapat dimaknai sebagai perlambang kehalusan, ketelitian, dan ketekunan. Garis-garis kecil yang tersusun menjadi satu kesatuan mengingatkan bahwa sesuatu yang besar dapat dibangun dari hal-hal kecil yang dikerjakan secara konsisten.
Tangguh Pajajaran
Tangguh Pajajaran merupakan penamaan tangguh dalam tradisi perkerisan yang dikaitkan dengan lingkungan budaya Sunda pada masa Kerajaan Sunda. Pakuan Pajajaran dikenal sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Sunda, dengan peninggalan penting seperti Prasasti Batutulis yang berkaitan dengan masa Sri Baduga Maharaja.
Dalam tradisi perkerisan, identifikasi Tangguh Pajajaran tidak cukup dilakukan berdasarkan satu ciri. Pembacaannya mempertimbangkan pasikutan, bentuk bilah, ricikan, karakter besi, pamor, garap, serta perbandingan dengan bilah pembanding.
Karena itu, Tangguh Pajajaran sebaiknya dipahami sebagai hasil pembacaan berdasarkan karakter bilah dalam kerangka pengetahuan tradisional, bukan sebagai kepastian mutlak mengenai usia atau tahun pembuatan keris.
Catatan Identifikasi: Identifikasi dhapur, pamor, dan tangguh merupakan bagian dari pengetahuan dan terminologi tradisional perkerisan. Ciri yang disebutkan merupakan bahan pengamatan dan pembanding, bukan rumus tunggal. Hasil identifikasi dapat berbeda karena kondisi bilah, usia, perawatan, kelengkapan ricikan, pengalaman pemerhati, sudut pandang, dan rujukan yang digunakan.
TAG076
Keris Patrem Kebo Lajer Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 344 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kudi Temuan Senjata Kuno Indonesia Peninggalan Zaman Kabudhan Dhapur / Bentuk : Kudi / Arit Pamor : Sanak Metorit/ Besi Nglempung Tangguh : Kabudhan / Mataram Hindu Budha Panjang Bilah : 22 cm Warangka : Kayu Jati Handle : Kayu Jati Kode : PK379 Senjata kuno temuan dari peninggalan Nusantara yang menjadi saksi peradaban pada… selengkapnya
Rp 750.000Keris Jalak Ngore Pamor Segoro Muncar PB XIII Nom-Noman Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Ngore Pamor (motif lipatan besi) : Segoro Muncar Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : PB XIII Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Galih Nagasari Handle / Gagang : Kayu Galih Nagasari Pendok : Bunton Surakarta Ukiran… selengkapnya
Rp 3.555.000Keris Naga Sasra Luk 13 Kinatah Kamarogan Kamardikan Garap Alusan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Sasra Kinatah Kamarogan Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Garap Alus (pesanan khusus) Panjang Bilah : 36,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Jati Alas Handle / Gagang : Kayu Jati… selengkapnya
Rp 1.888.000Keris Sengkelat Luk 13 Tangguh Majapahit Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Pamor (motif lipatan besi) : Tunggak Semi Ceprit Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit (Abad XV) Panjang Bilah : 35,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Walikukun Kuno Handle / Gagang : Model Surakarta Kayu Cendana Kuno Pendok : Blewah… selengkapnya
Rp 3.333.000Keris Pamor Adeg Singkir Setro Banyu Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Adeg Singkir / Setro Banyu Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Blambangan Panjang Bilah : 35,7 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Blewah Mamas Kuno… selengkapnya
Rp 4.110.000Jual Keris Kamardikan Nogo Manglar Bersayap Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Lar Monga / Naga sayap Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Pamor Nggajih Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Pesanan Khusus. Jarang Beredar Dipasaran Panjang Bilah :36 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu SOno Keling Handle / Gagang :… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Patrem Asli Dhapur Brojol Pamor Rojo Gundolo Semar Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol Pamor (motif lipatan besi) : Rojo Gundolo Semar Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Majapahit Panjang Bilah : 18,5 cm Warangka : Gayaman Jogja Kayu Timoho Kuno Original Bawaan Bilah Handle / Gagang : Kayu Sawo… selengkapnya
Rp 1.111.000












WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.