Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Brojol Wengkon Isen Putri Kinurung
- Keris Murma Malela Udan Mas Tiban
- Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Uler Lulut
- Keris Kebo Lajer Pamor Kol Buntet Langka Asli Sepu
- Keris Nogo Kembar Asli Majapahit
- Pusaka Tombak Totog Pamor Kenanga Ginubah
- Keris Nogo Siluman Pamor Pandan Iris Tambal
- Pusaka Keris Kebo Lajer Pamor Batu Lapak
Keris Tilam Sari Udan Mas Tiban Tuban Majapahit
Rp 3.600.000| Kode | TAG078 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Tilam Sari, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Udan Mas, Tangguh Tuban |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Tilam Upih |
| Pamor | : Udan Mas Tiban |
| Tangguh | : Tuban Majapahit |
| Warangka | : Branggah Yogyakarta, Kayu Timoho |
| Deder/Handle | : Banaran, Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Bunton, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijata, Bahan Kuningan |
Keris Tilam Sari Udan Mas Tiban Tuban Majapahit
Dhapur Tilam Sari
Tilam Sari merupakan salah satu dhapur keris lurus yang cukup banyak dijumpai di Pulau Jawa. Bentuknya sekilas sangat menyerupai Tilam Upih sehingga keduanya kerap membingungkan pemerhati keris. Ricikan Tilam Sari antara lain gandik polos berukuran normal, tikel alis, pejetan, sraweyan, dan odo-odo.
Secara filosofis, tilam sari dimaknai sebagai tempat pembaringan. Unsur keris berupa besi, pamor, dan baja kemudian dianalogikan dengan kehidupan rumah tangga: besi sebagai wadah, pamor sebagai sari kehidupan, dan baja sebagai unsur penguat.
Bagi suami, makna tersebut diwujudkan dalam tiga laku: angomahi, menjadi sandaran dan pelindung keluarga; anuroni, memenuhi kebutuhan lahir dan batin; serta angingoni, membimbing anak hingga mampu hidup mandiri.
Bagi istri, ketiganya juga bermakna penting: menjaga rahasia dan kehormatan keluarga, menjadi pendamping yang dapat diandalkan, serta mampu mengisi kekurangan dan menjadi partner dalam kehidupan bersama.
Karena filosofi tersebut, Tilam Sari kerap dikaitkan dengan kehidupan rumah tangga. Dalam kepercayaan tradisional, angsar dhapur ini disebut ngademke, yang dimaknai sebagai perlambang ketenteraman, keseimbangan, dan keharmonisan keluarga.
Pamor Udan Mas Tiban
Pamor Udan Mas Tiban memiliki motif berupa lingkaran-lingkaran yang menyerupai Udan Mas Rekan, tetapi jumlahnya biasanya lebih sedikit, letaknya tidak beraturan, dan motifnya dapat bercampur dengan pamor lain.
Perbedaan utamanya terletak pada susunan motif. Udan Mas Rekan dibuat dengan pola yang lebih teratur, sementara Udan Mas Tiban muncul secara tidak beraturan sebagai hasil proses tempa. Karena itu, motifnya dapat berada di berbagai bagian bilah dan tidak harus mengikuti susunan tertentu.
Dalam tradisi perkerisan, pamor tiban dipahami sebagai pamor yang kemunculan motifnya tidak dirancang secara khusus oleh Empu. Empu melakukan proses penempaan dengan laku dan doa, kemudian menerima bentuk pamor yang muncul sebagai bagian dari hasil tempa.
Nama Udan Mas berarti “hujan emas” dan secara simbolik dikaitkan dengan rezeki, keberkahan, dan kelimpahan. Secara filosofis, pamor ini dapat menjadi pengingat bahwa rezeki merupakan pertemuan antara ikhtiar dan anugerah: manusia tetap harus bekerja dan berusaha, sekaligus mensyukuri hasil yang diterimanya.
Teknik Tempa Pamor: Mlumah
Kemunculan Motif Pamor: Tiban
Tangguh Tuban Majapahit
Tangguh Tuban Majapahit merupakan penamaan tangguh yang mengaitkan sebuah bilah dengan lingkungan perkerisan Tuban pada masa Majapahit. Tuban memiliki sejarah panjang sebagai salah satu kawasan pesisir penting dalam perkembangan perdagangan dan politik Jawa. Tradisi pembuatan keris di wilayah ini juga kerap dikaitkan dengan masa sebelum Majapahit dan berkembang semakin matang pada periode Majapahit.
Keris Tuban Majapahit banyak mendapat perhatian karena dalam tradisi perkerisan dikenal memiliki garap yang matang, material bilah yang baik, serta karakter pamor yang relatif hidup dan tegas. Namun, karakter tersebut tetap perlu dipahami sebagai kecenderungan umum, bukan patokan tunggal untuk menentukan tangguh.
Posisi Tuban sebagai bandar dagang penting pada masa Majapahit memungkinkan terjadinya pertukaran bahan, pengetahuan, dan teknologi dari berbagai wilayah. Kondisi tersebut menjadi salah satu lingkungan yang mendukung perkembangan keterampilan para empu dan teknologi pengerjaan logam.
Karena itu, Tangguh Tuban Majapahit tidak hanya menarik dari sisi sejarah pusaka, tetapi juga menggambarkan hubungan antara perdagangan, teknologi tempa, kualitas material, keterampilan empu, dan perkembangan budaya pesisir Jawa.
Catatan Identifikasi: Penetapan tangguh merupakan hasil pembacaan terhadap sejumlah karakter bilah, bukan kepastian mutlak mengenai usia. Pasikutan, ricikan, proporsi bilah, karakter besi, pamor, garap, serta perbandingan dengan bilah pembanding perlu dipertimbangkan secara bersama-sama.
TAG078
Keris Tilam Sari Udan Mas Tiban Tuban Majapahit
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 2 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Mahesa Lajer Pamor Putri Kinurung Mahesa Lajer Pamor Putri Kinurung merupakan keris koleksi yang memiliki dhapur Mahesa Lajer atau juga biasa dikenal dengan sebutan Kebo Lajer. Keris ini merupakan keris yang usianya sudah sangat tua ratusan tahun lamanya. Pamor keris ini adalah Putri Kinurung. Terdapat di bagian sor-soran dengan pola lingakaran-lingkaran kecil yang berada di… selengkapnya
Rp 1.700.000Keris Pasupati Pamor Pedaringan Kebak Kamardikan TAG137
Rp 4.500.000Keris Brojol Kinatah Emas Kolo Makoro Keris Brojol Kinatah Emas Kolo Makoro adalah salah satu pusaka langka yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan estetika tinggi. Keris ini mencerminkan keahlian empu Madura dalam menempa senjata yang tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan fisik tetapi juga sebagai simbol spiritual dan sosial. Keistimewaan Keris Brojol Kinatah Emas Keris ini… selengkapnya
Hubungi AdminKudi Kabudhan Kuno Abad 10 Masehi Temuan Sungai Brantas Dhapur / Bentuk : Arit / Kudi Petruk Pamor : Sanak Metorit/ Besi Padat Nglempung Tangguh : Kabudhan / Mataram Hindu Budha Panjang Bilah : 22 cm Warangka : Kayu Jati Handle : Kayu Jati Kode : PK412 Senjata primitif nusantara karya adilihung asli unik untuk… selengkapnya
Rp 1.100.000Pedang Suduk Kuno Pamor Tangkis Dhapur/ Nama bentuk Pedang : Pedang Suduk Pamor / Motif Lipatan Besi : Tangkis (dua sisi bilah beda pamor) Kulit semangka dan keleng Tangguh : Zaman pembuatan Kerajaan Cirebon abad ke 16 masehi Panjang bilah tajam : 51 cm Panjang Total Ketika Disarungkan : 65,5 cm Warangka : Kayu Jati… selengkapnya
Rp 700.000Pusaka Keris Carubuk Luk 7 Pamor Beras Wutah Kebak Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Kebak Full Bilah Pamor ndeling byar Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Amangkurat Panjang Bilah : 37 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Gembol Jati… selengkapnya
Rp 2.100.000Jual Tombak Karacan Luk 7 Tangguh Pajang Kuno Dhapur / Jenis Bentuk Tombak : karacan luk 7 Tangguh / Masa Pembuatan : kasultanan pajang abad ke 15 masehi Pamor / Motif lipatan besi : kulit semangka akhodiyat (besi basah padat pulen khas pajang) Panjang Bilah Tajam : 24,2 cm Panjang Pesi : 12,5 cm Warangka… selengkapnya
Hubungi AdminJual Keris Tumenggung Pamor Satrio Pinayungan PB XIII Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tumenggung Pamor (motif lipatan besi) : Satrio Pinayungan Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : PB XIII Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Nagasari Alusan Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Bunton Surakarta Motif Lung… selengkapnya
Hubungi Admin












WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.