Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Kanjeng Kyai Pamor Guling Mataram....
- Jual Blawong Keris Tempel Dinding Cat Sungging....
- Keris Balebang Pamor Keleng Asli Bugis....
- Keris Tilam Upih Tirta Tumetes Pajajaran....
- Keris Tangguh Yogyakarta Hamengkubuwono....
- Keris Panimbal Luk 9 Mataram Senopaten....
- Jual Blawong Keris Motif Semar Mesem Mentahan....
- Pusaka Tombak Godong Pring Pamor Tejo Kinurung Sep....
Keris Sabuk Inten Pamor Tunggul Kukus Mataram Senopaten
Rp 2.111.000| Kode | PK022 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Sabuk Inten, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 11, Keris Sepuh, Pamor Tunggul Kukus, Tangguh Mataram, TOSAN AJI 3 |
Keris Sabuk Inten Pamor Tunggul Kukus Mataram Senopaten
Pusaka Keris Sabuk Inten Pamor Tunggul Kukus Mataram Senopaten
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten
- Pamor (motif lipatan besi) : Tunggul Kukus
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Senopaten (Abad XV)
- Panjang Bilah : 35,5 cm
- Warangka : Ladrang Jogja Kayu Nagasari
- Handle / Hulu: Model Jogja Kayu Nagasari
- Pendok : Bunton Jogja Kuningan
- Mendak : Kuningan
- Kode : PK022
Dialih rawatkan (dimaharkan) Keris Sabuk Inten Pamor Tunggul Kukus Mataram Senopaten sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.
Keris Dhapur Sabuk Inten Luk 11
SABUK INTEN, adalah salah satu bentuk dhapur keris luk sebelas. Ukuran panjang billahnya sedang, permukaan bilahnya nglimpa. Keris ini memakai kembang kacang, lambe gajah, sogokan rangkap, tikel alis, sraweyan, dan ri pandan atau greneng. Menurut mitos /dongeng keris Sabuk Inten pertama kali dibabar oleh 800 Empu (Domas) pada masa pemerintahan Prabu Brawijaya wekasan (akhir) tahun Jawa 1381.
FILOSOFI, Bentuk Sabuk Inten, memiliki makna: sabuk yang berarti ikat pinggang, sabuk digunakan dengan cara dilingkarkan (nggubed) di badan. Manusia harus bersedia berkarya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, harus ubed (bekerja dengan sungguh-sungguh). Dan inten yang berarti intan permata, hasil dari jerih payah yang didapat ketika sudah melalui perjalanan panjang. Dhapur Sabuk Inten adalah simbol pusaka yang melambangkan kesungguhan dalam mencapai kesucian, kemuliaan, kemakmuran dan kekuasaan bagi pemakainya.
Tangguh Mataram Senopaten
TANGGUH MATARAM SENOPATEN, menurut Buku Keris & Tombak Jawa Dwipa (Sugiri Suganda, 2012) secara umum adalah sebagai berikut:
- Tanting : enteng, ringan
- Besi : kebanyakan ngrekes, beberapa ada yang halus
- Pamor : agak banyak
- Baja : tebal tipisnya cukup, sepuhan cukupan sebatas wadidang
- Bilah : cukupan
- Gonjo : nyecak nyander, tetapi tidak terlalu nglempreh
- Gandik : agak tipis, sekar kacang juga kecil dan tipis
- Pejetan : tidak terlalu dalam, wangunnya persegi
- Sogokan : dangkal agak sempit, panjang sogokan sempit
- Ada-ada : hanya sampai lu ke-3 habis
- Kruwingan : sama, diatas luk ke-3 cuma samar-samar saja
- Luk : kemba sedikit
- Wedidang : mblancir
Secara keseluruhan keris sabuk inten ini masih terlihat “cakep”, kalem dan prasaja. Membawa karakter keris majapahit yang ramping dan ringan. Besinya juga terbilang bagus, sangat halus jika diraba, seratnya rapat pertanda matang tempa. Mampu menampilkan gradasi tiga warna; abu-abunya baja, hitamnya besi serta putihnya pamor. Untuk sandangan model Jogja, baik dari deder-nya dan warangka ladrangnya yang ada menggunakan kayu nagasari.
Pamor Tunggul Kukus
Ada yang beranggapan jika pamor yang ada pada dhapur Sabuk Inten ini adalah pamor lintang kemukus. Bentuknya pada bagian sor-soran menggumpal. Gumpalan itu bisa berupa Lawe Satukel, boleh mirip Tunggak Semi, boleh menyerupai Wos Wutah ataupun Bawang Sebungkul. Tuahnya dipercaya mempermudah mencari jalan rejeki, serta dipercaya membantu ketenaran dan menambah wibawa pemiliknya. Hanya saja gumpalan itu biasanya disusul dengan sada sakler, satu garis lurus tepat di tengah.
Namun ada juga yang meyakini, jika pamor yang terdapat pada keris ini merupakan pamor Pancuran Emas. Anggapan ini muncul dengan dasar karena terdapat pamor membentuk garis membujur bilah dan dibawahnya bercabang. Memang pamor demikian banyak yang menamainya sebagai pamor pancuran emas. Bagi yang percaya pamor pancuran emas tuahnya dianggap sama dengan Udan Mas dan tergolong tidak pemilih, cocok untuk semua orang.
Berdasarkan pengamatan dan pengalaman kami tentang pamor keris, pamor yang terdapat pada bilah keris ini adalah Pamor Tunggul Kukus. Tunggul = lambang dan kukus = asap. Terutama dari bentuk garis yang mengikuti bukan sada sakler melainkan garis yang sangat mirip dengan kukusan awan. Tuahnya dipercaya disegani oleh banyak orang, berhati jujur, selamat dari kejahatan orang dan doanya makbul.
Karena pembacaan pamor kadang kala berupa bahasa rasa, maka kami kembalikan kepada Panjenengan sendiri untuk menilainya, serta memilah sendiri mana yang Panjenengan percayai.
Tags: arti keris luk 11, Jual Keris Kuno, Jual Keris Luk 11, jual keris mataram senopaten, jual keris sabuk inten, Jual Keris Sepuh, Keris Luk 11 Kuno, keris pamor langka, Keris Pamor Tunggul Kukus, keris sabuk inten kuno, keris sabuk inten mataram, keris sabuk inten pamor banyu mili, Keris Sabuk Inten Pamor Tunggul Kukus Mataram Senopaten, keris sabuk inten senopaten, keris sabuk inten sepuh, keris sengkelat sabuk inten, Keris Tangguh Mataram, makna filosofi keris sabuk inten, perbedaan keris sengkelat dan sabuk inten
Keris Sabuk Inten Pamor Tunggul Kukus Mataram Senopaten
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 5.210 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Jalak Ngore HB I Sepuh Keris Jalak Ngore HB I Sepuh adalah salah satu keris yang layak untuk dikoleksi. Keris ini merupakan keris dari era Hamengkubuwana I yang masih sangat utuh dengan pamor Segoro Muncar yang elok nan estetik. Dari nilai filosofinya Jalak Ngore memiliki makna agar pemiliknya di dalam mencari nafkah tetap sabar… selengkapnya
Rp 3.750.000Keris Tilam Upih Pamor Adeg Wengkon Tangguh Tuban Majapahit Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Adeg Wengkon / Tejo Kinurung Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Majapahit Panjang Bilah : 33 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Songgo Langit Kuno Handle / Gagang : Kemuning Bang… selengkapnya
Rp 2.333.000Keris Nogo Siluman Sepuh Tangguh Mataram Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Siluman Luk 13 ( dhapur naga tanpa badan sangat langka) Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Meteor Besi Milah 3 warna Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Islam Abad Ke 16 Masehhi Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Brojol Pamor Bendo Segodo Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol Patrem Pamor (motif lipatan besi) : Bendo Segodo Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Mataram Abad Ke 16 Masehi Panjang Bilah : 25 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Pandan Laut Kuno Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 1.300.000Keris Omyang Jimbe Kinatah Keris Omyang Jimbe Kinatah merupakan salah satu keris tangguh kamardikan. Yaitu tangguh era setelah kemerdekaan Republik Indonesia sampai sekarang. Keris ini memiliki bentuk yang sangat unik berdapur Omyang Jimbe atau Putut Kembar. Keris dengan dapur omyang jimbe memiliki historis sejarah yang cukup tinggi nilainya. Selain itu bentuk ganan depan dan belakang… selengkapnya
Rp 950.000Pusaka Keris Carang Soka Pamor Sodo Sakler Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carang Soka Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Sodo Lanang / Adeg siji / Adeg Sakler Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Blambangan Abad Ke 15 Masehi Panjang Bilah : 35 cm (pesi utuh original tidak sambungan) Warangka : Ladrang Surakarta Kayu… selengkapnya
Rp 2.500.000Pusaka Keris Kuno Pamor Putri Kinurung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Putri Kinurung Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Akhir Panjang Bilah : 34 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Branggah Jogja Kayu Mangga Hutan Kuno Handle / Gagang : Kayu Sono Keling… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Lurus Tilam Upih Sepuh Tangguh Majapahit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Ceprit Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Abad Ke 13 Masehi Panjang Bilah : 32,2 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Nginden Gandar Iras Kuno… selengkapnya
Hubungi Admin












WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.