Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Carang Soka Gonjo Iras Pamor Singkir....
- Jual Pusaka Kudi Kabudhan Kuno....
- Keris Jangkung Mayang Pamor Kuto Mesir....
- Keris Pasopati Mangkubumen....
- Keris Tilam Upih Wiji Timun Tangguh HB Sepuh....
- Keris Brojol Pamor Tangkis Sepuh Kuno....
- Keris Satrio Pinayungan Gonjo Iras Tangguh PB Putr....
- Keris Nogo Sosro Luk 13 Corok Full Kinatah Kamarog....
Keris Tilam Sari Pamor Tunggul Wulung Meteor Tuban Empu Pineti
Rp 2.750.000| Kode | PK243 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Tilam Sari, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Beras Wutah, Pamor Tunggul Wulung, Pamor Udan Mas, Tangguh Tuban |
Keris Tilam Sari Pamor Tunggul Wulung Meteor Tuban Empu Pineti
Keris Tilam Sari Pamor Tunggul Wulung Meteor Tuban Empu Pineti
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari
- Pamor (motif lipatan besi) : Tunggul Wulung & Wos Wutah (Ada Pamor Udan Mas Tiban)
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Abad XVI (Empu Pineti, Ciri Khas Ada Pejetan di Bilah Bawah)
- Panjang Bilah : 33,5 cm
- Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Original Bawaan Bilah
- Handle / Gagang : Kemuning Bang Kuno Original Bawaan Bilah
- Pendok : Blewah Surakarta Mamas Kuno Original Bawaan Bilah
- Mendak : Perunggu Kuno Original Bawaan Bilah
- Kode : PK243
- Keris dengan pamor meteor yang sangat cerah dan muncul warna akhodiyat
Dialih rawatkan (dimaharkan) Keris Tilam Sari Pamor Tunggul Wulung Meteor Tuban Empu Pineti sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Dapur Tilam Sari
Kanjeng Sunan Kalijaga pernah menyarankan kepada pengikut-pengikut beliau, bahwa keris pusaka pertama yang harus dimiliki adalah keris dengan dapur Tilam Upih kemudian pasangannya adalah Tilam Sari. Menurut beliau keris dengan dapur ini, bisa menjadi pengikut/teman yang setia disaat suka maupun duka, disaat prihatin dan disaat jaya.
Tilam yang dalam terminologi Jawa berarti tikar yang terbuat dari anyaman daun untuk alas tidur, diistilahkan sebagai kondisi sedang tirakat/prihatin, masih tidur dengan alas yang keras, belum dengan alas yang empuk. Sedangkan Sari berarti kembang yang mempunyai filosofi luhur lambang rasa bakti terhadap orang tua, kemulyaan hidup dan keharuman nama.
Para orang tua jaman dahulu biasanya secara turun temurun memberikan anaknya yang menikah dengan keris dhapur tilam upih atau tilam sari, yang artinya mengingatkan sebuah tujuan hanya bisa dicapai dengan laku prihatin (tirakat) dan doa.

Pamor Tunggul Wulung
Pamor Tunggul Wulung ini merupakan pamor tiban. Bentuknya mirip gambar anak yang sangat sederhana, hanya kepala, tangan dan kaki dan menempati daerah blumbangan. Tuahnya menolak berbagai macam penyakit dan tidak memilih tetapi pemiliknya harus berperi-laku baik, tak boleh menyeleweng. Tergolong pamor langka.

Pamor Wos Wutah
Secara denotasi wos wutah adalah beras yang tumpah dari tempat penyimpanannya (karena terlampau penuh isinya). Sedangkan secara konotasi dalam pamor wos wutah terkandung rasa ucapan syukur atas berkat rahmat yang telah diberikan oleh Tuhan Semesta Alam. Rasa syukur atas hasil yang diperoleh dari perjuangan panjang memeras keringat, rajin dan tidak pernah menyerah dalam merawat tanaman padi agar menghasilkan produksi panen yang berlimpah. Bukti dari sebuah totalitas nyata seseorang dalam perjuangannya memberikan yang terbaik bagi keluarga, masyarakat dan negerinya. Pamor Wos Wutah atau Beras Wutah oleh sbagian pecinta keris dipercaya tuahnya baik untuk kerejekian.

Pamor Udan Mas Tiban
Pamor tiban adalah pamor yang pola gambaranya tidak direncanakan lebih dahulu oleh empu pembuatnya. Biasanya, si empu hanya bekerja dengan teknik dasar pembuatan pamor tanpa merekeyasa bentuk pamor yang sedang dibuat, sambil terus berdoa. Bagaimanapun bentuk gambaran pamor yang akan terjadi kemudian dianggap sebagai anugerah Tuhan.
Udan Mas salah satu motif pamor yang amat terkenal dalam dunia perkerisan dan banyak di cari oleh para kolektor, artis anggota pemerintah dan para pengusaha di Pulau Jawa. Pada zaman dahulu, yang disebut pamor udan mas haruslah pamor tiban bukan pamor rekaan.
Pamor ini oleh sebagian pemilik keris dianggap sebagai pamor yang tuahnya dapat membuat pemiliknya didekati rezeki. Sebagian lagi beranggapan bahwa tuah pamor ini dapat membuat pemiliknya jadi bakat kaya. Orang Jawa menamakannya kuwat kebandan. Jenis pamor ini banyak di cari di jagad nusantara dan bahkan kami pernah mendapatkan kolektor dari negara Malaysia dan Brunei Darussalam.
Tags: Keris Tilam Sari Pamor Tunggul Wulung Meteor Tangguh Tuban Empu Pineti
Keris Tilam Sari Pamor Tunggul Wulung Meteor Tuban Empu Pineti
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 3.911 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Keris Bethok Brojol Pamor Adeg Mrambut Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Bethok Brojol Pamor (motif lipatan besi) : Adeg Mrambut Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Abad XIV Panjang Bilah : 29 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Kemuning Kuno Handle / Gagang : Solo (Surakarta) Bahan Kayu Kemuning… selengkapnya
Hubungi AdminPAMOR LANGKA!! Keris Pamor Lintang Kemukus Winengku Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Lintang Kemukus Winengku (Pamor Langka) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Majapahit Panjang Bilah : 34 cm Warangka : Gayaman Solo Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kemuning Bang Kuno Pendok :… selengkapnya
Rp 3.555.000Pusaka Keris Sengkelat Pamor Beras Wutah Keris Sengkelat Jaman Sultan Agung Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah (besi berserat lembut) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 35,5 cm pesi masih panjang original tidak sambungan Warangka : Kayu awar awar… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Santan Luk 11 Pamor Singkir Tangguh Melayu Sriwijaya Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Santan Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Singkir Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Palembang Sriwijaya Panjang Bilah :35 cm Warangka : Model Palembang Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Kuno Ukiran Model Palembang Pendok : Bunton… selengkapnya
Rp 3.777.000Jalak Sangu Tumpeng Sepuh Jalak Sangu Tumpeng merupakan salah satu dhapur keris lurus berukuran sedang yang dikenal luas akan makna simboliknya. Secara fisik, bilah pusaka ini tampil sederhana namun tegas: gandik polos dengan pejetan yang jelas, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan. Kesederhanaan bentuk ini justru memperkuat watak dhapurnya. Di kalangan pecinta keris, Jalak Sangu Tumpeng… selengkapnya
Rp 4.500.000Parungsari Pamor Pedaringan Kebak Meteorit Parungsari Pamor Pedaringan Kebak Meteorit – Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah;… selengkapnya
Rp 4.500.000Pusaka Keris Mahesa Lajer Pamor Batu Lapak Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kebo lajer / Maheso Lajer Pamor (motif lipatan besi) : Batu lapak (pamor langka) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Panjang Bilah : 33 cm pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Ladrang Surakarta Kayu gembol Jati Gandar Iras Kuno… selengkapnya
Rp 1.900.000Keris Sengkelat Gonjo Wilut Mataram Sultan Agung Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah (Terdapat pamor Sumur Bandung di bagian sor soran) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung (Abad XVI) Panjang Bilah : 35,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu… selengkapnya
Rp 4.555.000Dhapur Korowelang Korowelang berasal dari ungkapan “Perkoro, Piweling, lan Piwulang”, yang berarti masalah, pengingat, dan pelajaran. Dhapur ini mengajarkan bahwa setiap persoalan dalam hidup hendaknya menjadi pengingat sekaligus pelajaran agar manusia semakin bijaksana dalam menjalani kehidupan. Korowelang juga dikenal dengan sebutan Karawelang atau Kolowelang, yang dikaitkan dengan kata kala (waktu) dan welang (ular berbisa). Maknanya,… selengkapnya
Hubungi Admin













WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.