Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin PusakaKeris.com
● online
Admin PusakaKeris.com
● online
Halo, perkenalkan saya Admin PusakaKeris.com
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 23.00
Beranda » Dhapur Carang Soka » Keris Carang Soka Pamor Pandita Bala Pandita
click image to preview activate zoom

Keris Carang Soka Pamor Pandita Bala Pandita

Rp 6.000.000
KodeFEN071
Stok Tersedia (1)
Kategori Dhapur Carang Soka, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 9, Pamor Pandito Bolo Pandito, Tangguh Mataram, Tangguh Mataram Sultan Agung
Jenis : Keris Luk 9
Dhapur Carang Soka
Pamor Pandita Bala Pandita
Tangguh Mataram Sultan Agung
Warangka : Gayaman Yogyakarta, Kayu Cendana Jawa
Deder/Handle : Krajan, Kayu Kemuning
Pendok : Bunton Slorok, Bahan Kuningan
Mendak : Rujakwuni, Bahan Kuningan
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Keris Carang Soka Pamor Pandita Bala Pandita

DHAPUR CARANG SOKA

Dhapur Carang Soka merupakan salah satu dhapur keris luk 9. Ricikan yang menjadi cirinya antara lain sekar kacang, jalen, lambe gajah, pejetan, tikel alis, sraweyan, dan greneng. Susunan ricikan tersebut menjadi bagian penting dalam mengenali Dhapur Carang Soka dan membedakannya dari dhapur luk 9 lainnya.

Nama Carang Soka secara harfiah dapat dipahami sebagai ranting pohon soka. Carang berarti ranting atau cabang kecil, sedangkan soka merujuk pada tanaman soka yang dikenal memiliki banyak percabangan dan bunga yang khas.

Secara simbolik, ranting merupakan bagian kecil dari sebuah pohon, tetapi dari rantinglah daun dan bunga tumbuh. Ia menjadi bagian dari proses pertumbuhan dan perpanjangan kehidupan pohon.

Dari sini, Carang Soka dapat dimaknai sebagai gambaran tentang pertumbuhan, kesinambungan, dan perkembangan dari akar kehidupan yang telah ada. Manusia pun demikian. Ia tumbuh dari keluarga, lingkungan, pengalaman, ilmu, dan nilai-nilai yang telah diwariskan sebelumnya.

Karena itu, Carang Soka dapat menjadi pengingat untuk terus berkembang tanpa melupakan akar, meneruskan nilai yang baik, dan memberikan manfaat bagi kehidupan di sekitarnya.

Pemaknaan tersebut merupakan interpretasi budaya terhadap nama dhapur, bukan filosofi baku yang memiliki satu pengertian tunggal.


PAMOR PANDITA BALA PANDITA

Pamor Pandita Bala Pandita secara visual memiliki kemiripan dengan pamor Adeg Mrambut atau Singkir, berupa garis-garis yang memanjang pada bilah. Ciri yang membedakannya adalah pada bagian ujung, garis-garis tersebut menyatu dan membentuk sudut yang menyerupai pola Junjung Derajat.

Nama Pandita Bala Pandita dapat dipahami sebagai gambaran tentang pandita yang memiliki bala atau pasukan pandita. Kata pandita sendiri berasal dari bahasa Sanskerta dan dalam tradisi Hindu merujuk pada orang yang memiliki pengetahuan dan kebijaksanaan.

Konsep pandita juga dikenal dalam Bhagavad Gita, antara lain sebagai gambaran manusia yang tidak terikat oleh hasil keduniawian dari perbuatannya dan menjalankan kehidupan berdasarkan pengetahuan serta kebijaksanaan. Dalam tradisi Nusantara, istilah pandita kemudian berkembang dalam berbagai konteks dan dapat merujuk kepada kelompok rohaniwan, orang berilmu, atau penasihat spiritual.

Dalam kehidupan kerajaan, pandita juga memiliki posisi penting sebagai penasihat raja. Hubungan antara penguasa dan pandita menggambarkan bahwa kekuasaan idealnya tidak hanya membutuhkan kekuatan, tetapi juga pengetahuan, kebijaksanaan, dan pertimbangan moral.

Istilah Pandita Bala Pandita kemudian memiliki konteks yang menarik dalam sejarah Jawa. Pada masa Perang Jawa atau Perang Diponegoro (1825–1830), terdapat pembagian kelompok pasukan yang antara lain mencakup kelompok Bulkiyo, Turkiyo, dan Arkio. Kelompok Bulkiyo banyak beranggotakan ulama dan santri serta dikaitkan dengan semangat perang sabil.

Dengan demikian, nama Pandita Bala Pandita dapat dibaca sebagai simbol mengenai kekuatan pengetahuan dan kebijaksanaan yang terorganisasi untuk menghadapi kehidupan. Makna tersebut lebih tepat ditempatkan sebagai interpretasi budaya terhadap nama pamor, bukan sebagai sifat atau tuah objektif yang melekat pada material pamor.


TANGGUH MATARAM SULTAN AGUNG

Dalam tradisi perkerisan, Tangguh Mataram Sultan Agung merupakan salah satu klasifikasi yang dikaitkan dengan masa pemerintahan Sultan Agung di Kerajaan Mataram. Keris yang dikaitkan dengan periode ini umumnya dikenal memiliki pasikutan yang tampan, luwes, dan ndemes, dengan perpaduan antara bentuk bilah dan pamor yang memberikan kesan serasi.

Karakter tersebut merupakan bagian dari bahan pengamatan tradisional dalam mengenali keris yang dikaitkan dengan masa Sultan Agung. Namun, seperti halnya identifikasi tangguh lainnya, ciri tersebut tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya dasar penetapan.

Masa pemerintahan Sultan Agung Anyokrokusumo (1613–1645) merupakan salah satu periode penting dalam sejarah Mataram. Di bawah pemerintahannya, Mataram berkembang menjadi salah satu kekuatan politik terbesar di Jawa. Selain bidang pemerintahan dan militer, perkembangan seni dan kebudayaan juga mendapat perhatian yang besar.

Dalam tradisi perkerisan, masa Sultan Agung sering dianggap sebagai salah satu periode penting perkembangan teknologi tempa, bentuk bilah, garap, dan tatah. Tradisi tutur perkerisan juga mengenal keberadaan kelompok empu yang dalam beberapa sumber disebut Empu Pakelun, yang dikaitkan dengan pengerjaan berbagai tosan aji untuk kepentingan kerajaan.

Periode ini juga dikenal dengan berkembangnya keris ageman, termasuk bilah yang diberi hiasan kinatah dengan berbagai ragam motif. Hal tersebut menunjukkan bahwa keris pada masa itu tidak hanya dipandang dari fungsi dan bentuk bilah, tetapi juga berkembang sebagai bagian dari seni, simbol status, dan kebudayaan keraton.

Sultan Agung sendiri merupakan tokoh penting dalam sejarah Mataram. Pemerintahannya ditandai dengan upaya memperluas kekuasaan Mataram, termasuk ekspedisi besar terhadap Batavia. Pada masa inilah Mataram mencapai salah satu puncak kekuatannya sebelum mengalami perubahan politik pada masa pemerintahan setelahnya.

Dalam konteks perkerisan, latar sejarah tersebut membantu menjelaskan mengapa Tangguh Mataram Sultan Agung sering ditempatkan sebagai salah satu periode penting dalam perkembangan keris Mataram. Namun, istilah tangguh tetap merupakan klasifikasi tradisional, sehingga penilaiannya perlu dilakukan melalui keseluruhan karakter bilah, bukan hanya berdasarkan usia atau satu ciri tertentu.

Pada keris yang dikaitkan dengan tangguh ini, kesan ndemes dan luwes pada pasikutan menjadi salah satu karakter yang menarik untuk diperhatikan. Bentuk luk, proporsi bilah, ricikan, pamor, besi, serta kualitas garap kemudian perlu dibaca secara keseluruhan untuk memperkuat atau menguji dugaan tangguhnya.

Jika identifikasi belum melalui kajian yang lebih mendalam, istilah “diperkirakan Tangguh Mataram Sultan Agung” atau “memiliki karakter yang mengarah pada Tangguh Mataram Sultan Agung” lebih tepat digunakan daripada menyatakannya sebagai kepastian mutlak.


CATATAN: Identifikasi dhapur, pamor, dan tangguh merupakan bagian dari pengetahuan dan terminologi tradisional perkerisan. Ciri-ciri yang disebutkan merupakan bahan pengamatan dan pembanding, bukan rumus tunggal.

Perbedaan hasil pengamatan dapat terjadi karena dipengaruhi oleh objek yang diamati maupun cara pengamatan. Kondisi bilah, usia, perawatan, kelengkapan ricikan, perubahan permukaan, pengalaman pemerhati, sudut pandang, serta rujukan yang digunakan dapat memengaruhi hasil identifikasi.

Karena itu, deskripsi ini merupakan hasil pembacaan berdasarkan karakter yang dapat diamati, dan tetap terbuka terhadap perbandingan, kajian, maupun koreksi apabila terdapat data atau rujukan lain yang lebih kuat.

 

FEN071

Keris Carang Soka Pamor Pandita Bala Pandita

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 2 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Mohon maaf, form diskusi dinonaktifkan pada produk ini.
Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

WhatsApp WhatsApp us