Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin PusakaKeris.com
● online
Admin PusakaKeris.com
● online
Halo, perkenalkan saya Admin PusakaKeris.com
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 23.00
Beranda » Dhapur Carita Keprabon » Keris Carita Keprabon Pamor Udan Mas Tiban
click image to preview activate zoom

Keris Carita Keprabon Pamor Udan Mas Tiban

Rp 4.500.000
KodeMK049
Stok Tersedia (1)
Kategori Dhapur Carita Keprabon, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 11, Pamor Udan Mas, Tangguh Cirebon
Jenis : Keris Luk 11
Dhapur Carita Keprabon
Pamor Udan Mas Tiban
Tangguh Cirebon
Warangka : Ladrang Suakarta, Kayu Trembalo
Deder/Handle : Yudawinatan, Kayu Kemuning Bang
Pendok : Bleweh, Bahan Gongso
Mendak : Parijata, Bahan Kuningan
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Keris Carita Keprabon Pamor Udan Mas Tiban

Keris Carita Keprabon Pamor Udan Mas Tiban

Jika ditelaah dari namanya, Dhapur Carita Keprabon merupakan nama yang sarat makna. Sebagaimana banyak dhapur keris lainnya, nama ini bukan sekadar penamaan bentuk, melainkan mengandung simbol dan pesan kehidupan.

Kata Carita dalam bahasa Jawa berarti cerita, kisah, atau riwayat. Ia melambangkan perjalanan hidup manusia yang selalu meninggalkan jejak. Setiap tindakan, keputusan, dan sikap pada akhirnya akan menjadi sebuah cerita yang dikenang oleh generasi setelahnya.

Sedangkan Keprabon berasal dari kata prabu, yang berarti raja. Keprabon tidak hanya dimaknai sebagai istana atau kerajaan, tetapi juga melambangkan kepemimpinan, kewibawaan, tanggung jawab, serta kemampuan mengayomi. Dalam falsafah Jawa, menjadi “prabu” bukan sekadar memiliki kekuasaan, melainkan mampu mengendalikan diri sebelum mengendalikan orang lain.

Jika kedua kata tersebut dipadukan, maka Carita Keprabon dapat dimaknai sebagai:

Sebuah kisah tentang kepemimpinan yang luhur.

Makna ini mengajarkan bahwa setiap orang sejatinya sedang menulis “carita”-nya masing-masing. Tidak semua orang menjadi raja dalam arti harfiah, tetapi setiap orang adalah pemimpin. Paling tidak, pemimpin bagi dirinya sendiri, bagi keluarganya, atau bagi amanah yang diembannya.

Karena itu, dhapur Carita Keprabon seolah mengingatkan bahwa yang akan dikenang bukanlah seberapa besar jabatan yang pernah dimiliki, melainkan bagaimana cara seseorang menjalankan kepemimpinannya.

Dalam pitutur Jawa dikenal ajaran:

“Aji ora dumunung ana ing drajate, nanging ana ing laku utamane.”

Kemuliaan seseorang tidak terletak pada pangkat atau kedudukannya, melainkan pada perilaku luhur yang dijalankannya.

Maka, apabila dhapur ini dipandang sebagai sebuah simbol, ia seakan mengajarkan bahwa hidup adalah kisah yang sedang kita tulis setiap hari. Kelak, cerita itu akan diwariskan kepada anak cucu. Pertanyaannya bukan apakah kita pernah berkuasa, melainkan kisah seperti apa yang kita tinggalkan.

Pada akhirnya, Carita Keprabon bukan sekadar berbicara tentang tahta, melainkan tentang warisan keteladanan. Sebab kekuasaan akan berakhir ketika usia selesai, tetapi cerita tentang kebijaksanaan akan tetap hidup selama masih ada orang yang mengenangnya.

Keris Carita Keprabon Pamor Udan Mas Tiban

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 16 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Mohon maaf, form diskusi dinonaktifkan pada produk ini.
Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

WhatsApp WhatsApp us