Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- KERIS PAMOR LANGKA!! Unthuk Banyu Sepuh Original
- Keris Tilam Upih Pamor Melati Tumpuk
- LANGKA!! Keris Kalawijan Luk 27 Kyai Rangga Wirun
- Keris Sengkelat Mataram Pamor Wahyu Tumurun Sepuh
- Keris Jalak Ngore Pamor Segoro Muncar
- Keris Jangkung Mayang Keleng Hurap Sepuh Kuno
- Jual Blawong Keris Tombak Bahan Kayu Jati Ukir
- Dhapur Keris Jalak
Keris Carito Keprabon Luk 11 Kesultanan Cirebon
Rp 4.111.000| Kode | KAR |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Carita Keprabon, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 11, Keris Sepuh, Pamor Pedaringan Kebak, Tangguh Cirebon, TOSAN AJI 1 |
| Jenis | : Keris Luk 11 |
| Dhapur | : Carita Keprabon |
| Pamor | : Pedaringan Kebak |
| Tangguh | : Kesultanan Cirebon |
| Abad / Tahun | : XVI |
| Panjang Bilah | : |
| Warangka | : Ladrang |
| Bahan Warangka | : Kayu Trembalo Gandar Iras Kuno |
| Pendok | : Blewah Mamas Kuno |
| Mendak | : Wajikan Kuningan |
Keris Carito Keprabon Luk 11 Kesultanan Cirebon
Keris Carito Keprabon Luk 11 Kesultanan Cirebon
Keris Carito Keprabon Luk 11 Kesultanan Cirebon merupakan salah satu koleksi keris pusaka dari peninggalan era Kesultanan Cirebon. Dengan usianya yang sudah ratusan tahun keris ini menjadi bukti sejarah sekaligus warisan dari kejayaan Kerajaan Cirebon pada kala itu. Dengan garap yang cukup bagus yang bisa jadi merupakan keris Yasan Dalem Keraton dan pamor Pedaringan kebak yang putih mubyar meteorit sebagai bukti kejayaan era Kesultanan Cirebon kala itu.
Cirebon, sebuah kota pelabuhan dan kerajaan pesisir yang dulunya megah dan terkenal, kini sering terlupakan di bayangan orang. Meskipun jejak kejayaannya di masa lalu mengilhami banyak kisah, pandangan masyarakat modern lebih sering tertuju pada elemen-elemen mistis yang melekat pada wilayah yang pernah mendominasi dengan pesona dan pengaruh besar.
Di tengah kisah-kisah yang terkadang dibumbui dengan nuansa mistis, pusaka-pusaka bersejarah menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan Keraton Cirebon. Raja Kasultanan Cirebon, dengan ciri khasnya yang misterius, tidak selalu menjelaskan secara rinci mengenai pusaka-pusakanya. Kerajaan ini memiliki warisan berupa keris, tombak, hingga kujang dari para leluhurnya. Berbeda dengan tradisi di keraton lain, di Keraton Cirebon, pusaka tidak digunakan sebagai simbol legitimasi dalam suksesi kekuasaan, seperti halnya keris KK Joko Piturun di Keraton Yogyakarta.
Meski demikian, jejak kejayaan Cirebon dapat ditemukan dalam pusaka yang tersisa. Kacirebonan, meskipun tidak kaya akan pusaka-pusaka, memiliki keunikan tersendiri. Pusaka-pusaka Kacirebonan tidak terkonsentrasi di keraton, melainkan tersebar di tengah masyarakat. Sejarah mencatat bahwa pada tahun 1960, saat UU Swapraja diberlakukan dan Keraton Kacirebonan merasa akan dibubarkan, langkah antisipatif diambil. Warisan, termasuk tanah keraton (sultan ground) dan pusaka-pusakanya, dibagi-bagikan sebagai upaya untuk mempertahankan warisan berharga tersebut.
Dengan demikian, di balik kerumitan dan kerahasiaan pusaka-pusaka Cirebon, terdapat kisah-kisah menarik yang memperkaya warisan budaya Indonesia. Pusaka yang ditempatkan di museum keraton menjadi jendela yang membuka rahasia masa lalu, sementara pusaka-pusaka di tangan masyarakat menjadi saksi bisu perjalanan kota yang kini mungkin terlupakan namun tetap hidup dalam sejarah.
Filosofi Keris Carito Keprabon
Kehidupan manusia seperti lakon dramatis yang terpampang di atas panggung dunia, bermain dalam skenario yang telah tertulis oleh Sang Pencipta. Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, manusia tampil sebagai pemeran utama, menari di atas lingkaran waktu yang terus berputar. Carita, dalam konteks ini, melambangkan peristiwa atau gambaran sifat manusia dalam kehidupan sehari-hari. Setiap individu mengarang alur cerita (carito) dan menjadi aktor utama dalam lakon kehidupannya sendiri.
Hidup yang kita jalani saat ini adalah hasil dari pilihan dan peran yang kita pilih untuk dijalani. Dalam filosofi Carita Keprabon, yang berasal dari kata “Prabu” yang artinya Raja/Ratu, kita menemukan cerminan kepemimpinan yang sejati, bukan sekadar kekuasaan yang dipuja.
Menurut cerita lisan, pada masa lalu, hanya mereka yang memiliki garis keturunan biru atau ningrat yang berhak memiliki dan merawat keris luk sebelas dengan dhapur Carita Keprabon dan Carita Daleman. Keris dengan dhapur tersebut dianggap sebagai lambang kebangsawanan, milik para priyayi. Sebuah kepercayaan unik menyebutkan bahwa pemilik keris ini diwajibkan memelihara burung Gelatik Jawa sebagai pasangan atau klangenan untuk “sang mbahurekso” keris mereka.
Angka sebelas, yang merujuk pada konsep kemanunggalan dengan Tuhan, memiliki makna mendalam. Jika dijumlahkan, angka ini menghasilkan dua, menciptakan keseimbangan dan keselarasan. Filosofi angka dua dari penjumlahan sebelas juga mencerminkan bahwa kehidupan manusia dipengaruhi oleh efek sebab-akibat dari perbuatannya sendiri, atau yang dikenal sebagai karma. Dalam Keris Carita Keprabon, tersiratlah pesan tentang kehidupan yang penuh drama, di mana setiap tindakan membentuk alur cerita yang tak terduga namun sejalan dengan prinsip keseimbangan dan karma.
Tags: keris carita keprabon, keris luk 11, keris pamor meteorit, keris pamor pedaringan kebak, Keris Tangguh Cirebon
Keris Carito Keprabon Luk 11 Kesultanan Cirebon
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.603 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Sengkelat Mataram Sri Manganti Keris Sengkelat Mataram Sri Manganti merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris luk 13. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Sengkelat. Untuk pamor yang tergurat di bilahnya adalah pamor Udan Mas Tiban. Warangka memakai model Branggah dari bahan kayu Timoho. Nampak sangat pas… selengkapnya
Rp 3.500.000Pusaka Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno Dhapur Nama Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Sumelang Gandring Pamor (motif lipatan besi) : Toya Mambeg Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Awal Panjang Bilah : 35 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Kayu Awar-Awar Branggah Jogja Handle / Gagang : Kayu Kemuning… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tumenggung Pamor Sekar Susun Mataram Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tumenggung Pamor (motif lipatan besi) : Sekar Susun Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad 17 Masehi Warangka : Gayaman Surakarta, Kayu Mangga Hutan Kuno Handle / Gagang : Solo, Kayu Kemuning Bang Pendok: Bunton Surakarta, Perak Mendak : Meniran, Perak Kode: KP502
Rp 3.500.000Keris Naga Sasra Luk 13 Kinatah Kamarogan Kamardikan Garap Alusan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Sasra Kinatah Kamarogan Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Garap Alus (pesanan khusus) Panjang Bilah : 36,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Jati Alas Handle / Gagang : Kayu Jati… selengkapnya
Rp 1.888.000Keris Kolonadah Luk 5 Keleng Slorok Kehijauan Mataram Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kolonadah Luk 5 Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad ke 16 Masehi Panjang Bilah : 32,5 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Sono Keling Handle / Gagang : Kayu Sono Keling Pendok :… selengkapnya
Rp 2.555.000Keris Nogo Manglar Bersayap Luk 19 Kinatah Kamarogan Kamardikan Alusan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Sayap / Naga Lar / Naga Manglar Luk 19 Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan (Garap Alusan Istimewa) Panjang Bilah : 38 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Sono Rose Wood Handle… selengkapnya
Rp 1.888.000Keris Jalak Budho Tindih Asli Sepuh Kuno Tua Tangguh Kahuripan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Budha Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kahuripan Panjang Bilah : 27, 3 Warangka : Sandhang Walikat Kayu Pinisium Nginden Handle / Gagang : Danarika Mendak : Iras Kode : PK308 Keris jalak… selengkapnya
Rp 7.777.000Keris Pamor Miring Toya Mambeg Tangguh Blambangan Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Toya Mambeg (Tergolong Jenis Pamor Miring) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Blambangan (Abad XIII) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Yogyakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Model Yogya Kayu Timoho Pendok… selengkapnya
Rp 7.777.000Keris Pasupati HB I Sepuh Warangka Wulan Tumanggal Rajamala Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pasopati / Pasupati Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB I (Hamengkubuwono Ke 1) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Wulan Tumanggal Kayu Galeh Nagasari Handle / Gagang : Ukiran Rajamala Kayu Galeh… selengkapnya
Rp 5.111.000Keris Sengkelat Tangguh PB Sepuh Pakubuwono Ke 2 Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Full Bilah (tidak putus dari atas sampai bawah) Istimewa Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : PB II (Pakubuwono Ke 2) Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Nginden… selengkapnya
Rp 5.555.000





WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.