Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Tombak Pusaka Cipir Totog Singosari Keleng
- Jalak Ngore Pamor Wos Wutah Byor
- Sinom Pamor Uler Lulut Pajajaran
- Keris Tilam Upih Pamor Tetesing Warih Sepuh
- Jagrak Tempat Pajangan Keris Ukir Naga Kembar
- Keris Brojol Pamor Wengkon Isen Madura Koso
- Pusaka Keris Korowelang Pamor Wos Wutah
- Keris Nogo Topo Damar Murup Kinatah Emas Pamor Kel
Keris Dhapur Slewah Pamor Keleng Unik
Rp 1.700.000| Kode | TAG201 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Slewah, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Kelengan, Tangguh Tuban |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Slewah (tilam upih + brojol) |
| Pamor | : Keleng |
| Tangguh | : Tuban |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Bahan Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Sono |
| Pendok | : Blewah, Bahan Mamas |
| Mendak | : Widhengan, Bahan Kuningan |
Keris Dhapur Slewah Pamor Keleng Unik
DHAPUR SLEWAH
Dhapur Slewah merupakan salah satu bentuk keris yang sangat unik karena memiliki dua karakter dhapur pada satu bilah. Pada satu sisi bilahnya dapat dikenali sebagai Dhapur Tilam Upih, sementara pada sisi lainnya memiliki karakter Dhapur Brojol.
Keunikan ini membuat Slewah menjadi bentuk yang tidak umum dijumpai. Jika pada umumnya sebuah bilah memiliki satu susunan dhapur yang menjadi identitasnya, pada keris ini dua bentuk dhapur hadir dalam satu bilah dan dapat diamati dari sisi yang berbeda.
Menariknya, Tilam Upih dan Brojol sama-sama merupakan dhapur lurus dengan ricikan yang relatif sederhana. Namun keduanya membawa makna yang berbeda. Tilam Upih sering dimaknai sebagai simbol ketenteraman, tempat bernaung, dan kehidupan yang harmonis. Sementara Brojol membawa makna kelancaran, terutama harapan agar seseorang mampu mbrojol atau keluar dari berbagai kesulitan dan persoalan kehidupan.
Jika keduanya dibaca sebagai satu kesatuan, keris ini seolah membawa sebuah piwulang: hidup membutuhkan tempat untuk berteduh, tetapi juga membutuhkan keberanian untuk terus keluar dari kesulitan. Ada saatnya manusia membutuhkan ketenteraman, tetapi ada pula saatnya harus bergerak dan menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.
Karena memiliki dua wajah dhapur dalam satu bilah, Slewah juga dapat dimaknai sebagai gambaran kehidupan manusia yang memiliki lebih dari satu sisi. Ada kelembutan dan ketegasan, ada kebutuhan untuk menetap dan kebutuhan untuk bergerak, ada ketenteraman yang harus dijaga sekaligus persoalan yang harus diselesaikan.
Keunikan bentuk tersebut menjadikan Keris Slewah sebagai bilah yang tergolong langka dan menarik, bukan hanya karena bentuk fisiknya, tetapi juga karena kekayaan makna yang dapat dibaca dari dua karakter dhapur yang menyatu di dalam satu pusaka.
PAMOR KELENG
Pamor Keleng merupakan pamor yang tampil dengan karakter bilah yang cenderung gelap atau minim motif pamor yang menonjol. Dalam tradisi perkerisan, keleng sering memberikan kesan sederhana, tenang, dan kuat.
Kesederhanaan tersebut justru dapat menjadi sebuah filosofi. Tidak semua sesuatu yang bernilai harus selalu tampak ramai dan mencolok. Ada kalanya kekuatan justru hadir dalam kesahajaan dan ketenangan.
Pamor Keleng dapat menjadi pengingat agar manusia tidak terlalu sibuk mencari pengakuan dari luar. Yang lebih penting adalah bagaimana seseorang membangun isi dirinya, menjaga sikap, dan tetap teguh ketika menjalani kehidupan.
TANGGUH TUBAN
Tangguh Tuban dikenal memiliki karakter keris yang cenderung lugas, sederhana, dan gagah. Tuban merupakan wilayah pesisir penting dalam sejarah Jawa dan pernah menjadi salah satu pelabuhan besar pada masa Majapahit. Lingkungan pesisir yang terbuka dengan aktivitas perdagangan dan pertemuan berbagai kebudayaan turut memberi warna pada perkembangan tradisi tosan aji di wilayah ini.
Dalam pengamatan tradisional, keris Tuban banyak dijumpai dalam bentuk dhapur lurus, dengan garap yang sederhana namun tetap memiliki kesan kuat. Beberapa dhapur yang sering dikaitkan dengan Tuban antara lain Tilam Upih, Brojol, dan Tilam Sari.
Karakter tersebut terasa menarik ketika dipertemukan dengan bilah Slewah ini. Dua dhapur yang sama-sama dikenal dalam tradisi Tuban, yaitu Tilam Upih dan Brojol, hadir dalam satu bilah dengan bentuk yang tidak lazim.
Karena itu, Slewah Pamor Keleng Tangguh Tuban bukan hanya menarik sebagai benda koleksi karena kelangkaannya, tetapi juga sebagai contoh bagaimana sebuah bilah dapat menyimpan keunikan bentuk sekaligus membawa piwulang yang berlapis: tentang ketenteraman, perjuangan, kesederhanaan, dan kemampuan manusia menghadapi berbagai sisi kehidupan.
TAG201
Keris Dhapur Slewah Pamor Keleng Unik
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 4 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Keris Sabuk Inten Pamor Wos Wutah Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah / Beras Wutah (Full Pamor Tanpa Putus) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah :34 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Jangkung Keleng Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Mayang Luk 3 Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Hurap Berserat (tempaan padat pulen) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Panjang Bilah : 33 cm pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Kuno Bawaan Bilah Handle /… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tangguh Tuban Empu Bekel Jati Kuno Keris Tangguh Tuban Empu Bekel Jati Kuno merupakan keris koleksi yang sangat kuno dan indah. Keris ini tentu saja sudah berusia ratusan tahun. Diperkirakan dibuat oleh seorang Empu yang sangat terkenal dari Tuban yaitu Empu Bekel Jati. Pamornya beras wutah terlihat memenuhi bilah sehingga nampak sangat indah dan… selengkapnya
Rp 3.777.000Keris Corok Era Pajajaran Kuno Keris Corok Era Pajajaran Kuno merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris lurus. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Tilam Upih, salah satu dhapur keris yang banyak dijumpai dan menjadi dhapur keris turun-temurun. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya… selengkapnya
Rp 2.000.000Keris Naga Sapta Luk 7 Kinatah Kamarogan Kamardikan Istimewa Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Sapto Luk 7 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka (kinatah kuningan sepuh emas kamoragan) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Garap Alus (pesanan khusus) Panjang Bilah : 37 cm Warangka : Gayaman Solo Kayu Sono Keling (rose wood)… selengkapnya
Rp 3.950.000Keris Sengkelat Tangguh HB V Srimanganti Keris Sengkelat Tangguh HB V Srimanganti merupakan salah satu koleksi dengan dhapur Sengkelat luk 13. Keris sepuh dengan usia ratusan tahun ini masih sangat utuh dengan pamor yang indah memenuhi bilah. Jika dilihat dari rancang bangun, bahan material, gaya, condong leleh hingga pasikutan keseluruhan, keris ini diperkirakan tangguh Mataram… selengkapnya
Rp 17.555.000Keris Pamor Adeg Singkir Setro Banyu Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Adeg Singkir / Setro Banyu Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Blambangan Panjang Bilah : 35,7 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Blewah Mamas Kuno… selengkapnya
Rp 4.110.000Jual Keris Jalak Ngore Tangguh PB II Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Ngore Pamor (motif lipatan besi) : Segoro Muncar Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Surakarta PB II Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Tayuman Kuno Pendok : Blewah Surakarta Mamas… selengkapnya
Rp 5.500.000














WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.