Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Pusaka Keris Nogo Saliro Pamor Blarak Sineret
- Pedang Sabet Sokayana Pamor Damaskus Kuno
- Keris Dholog Luk 5 Mataram Senopaten Pamor Wos Wut
- Mendak Keris Bugis
- Keris Naga Siluman Sepuh Kuno Mataram Sultan Agung
- Badik Rencong Aceh Kuno
- Keris Pamor Melati Sinebar Tuban Jenggala
- Jual Blawong Keris Isi 1 Kayu Jati Ukir
Keris Dholog Pamor Udan Mas Tiban Mataram Senapati
Rp 4.700.000| Kode | TAG121 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Dholog, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Keris Sepuh, Pamor Udan Mas, Tangguh Mataram Senopaten |
| Jenis | : Keris Luk 5 |
| Dhapur | : Dholog |
| Pamor | : Udan Mas Tiban |
| Tangguh | : Mataram Senopaten |
| Warangka | : Gayaman Surakarta Kayu Timoho |
| Hulu/Deder | : Yudawinatan Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Blewah Tatah Bahan Kuningan Mamas |
| Mendak | : Widhengan Bahan Kuningan |
Keris Dholog Pamor Udan Mas Tiban Mataram Senapati
Keris Dholog Pamor Udan Mas Tiban Mataram Senapati
Keris Dholog Pamor Udan Mas Tiban Mataram Senapati – DHOLOG adalah salah satu bentuk dhapur keris luk lima dengan ukuran panjang bilah yang sedang. Keris ini memiliki gandik lugas, sogokan rangkap, tikel alis, dan sraweyan, tanpa tambahan ricikan lainnya.
Filosofi dari dholog dapat ditemukan dalam ungkapan “Jati nom arane dholog”. Kata “Dholog” berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti pohon jati muda. Segala sesuatu di dunia ini memiliki masanya. Ada saat di mana kehidupan terasa mudah, namun ada pula masa sulit yang datang seperti kemarau panjang. Seperti pohon jati yang menggugurkan daunnya saat kemarau sebagai bentuk adaptasi, manusia pun perlu belajar melepaskan beban dalam hidup untuk bertahan dan berkembang.
Meskipun kehilangan daunnya, pohon jati tidak mati. Sebaliknya, ia memperkuat dirinya, meningkatkan kualitas kayunya, dan kembali tumbuh lebih kokoh. Filosofi ini mengajarkan bahwa cobaan hidup bukanlah akhir, melainkan bagian dari proses pendewasaan. Seiring bertambahnya usia dan pengalaman, seseorang menjadi lebih kuat, bijaksana, dan tahan menghadapi berbagai tantangan.
Esensi dari dhapur Dholog adalah simbol kesejatian hidup, keteguhan tekad, dan pencarian makna sejati. Pemilik pusaka ini diharapkan mampu bertahan dalam segala situasi, tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif, dan selalu berpegang teguh pada tujuan hidup yang sejati.
Tangguh Mataram Senopaten
Dalam Serat Centhini, keris tangguh Mataram Senopaten digambarkan memiliki bentuk pasikutan yang prigel dan bagus, besi semu biru, kering halus, serta pamor yang menancap kuat dan keras. Keris-keris pada era Senopaten masih menunjukkan karakter khas Majapahit karena para empu pembuatnya berasal dari Majapahit atau merupakan keturunannya. Salah satu empu ternama yang bertahan hingga masa Panembahan Senopati adalah Empu Supo Anom, lebih dikenal sebagai Empu Kinom.
Dalam Buku Pakem Pusaka Duwung, R.Ng Hartokretarto (1964) mencatat beberapa ciri khas keris buatan Mataram Senopaten. Misalnya, keris Kyahinom Mataram memiliki bilah yang tebal dengan gandik sedang dan sedikit panjang, kembang kacang besar, serta pamor yang halus dan menyerupai perak mengkilap. Keris ini mencerminkan kombinasi antara seni tempa yang indah dan makna spiritual yang mendalam.
Panembahan Senopati sendiri dikenal sebagai sosok pemimpin yang memiliki kekuatan spiritual tinggi. Keberhasilannya dalam mendirikan Mataram tidak hanya karena keunggulan militer, tetapi juga berkat kebijaksanaan dalam merangkul para empu dan rohaniawan. Oleh karena itu, keris tangguh Mataram Senopaten menjadi simbol kejayaan yang menggambarkan kekuatan, ketahanan, dan visi besar seorang pemimpin.
Pamor Udan Mas Tiban
Pamor tiban adalah pola pamor yang terbentuk secara alami tanpa rekayasa empu pembuatnya. Teknik ini dilakukan dengan berdoa dan membiarkan pola pamor muncul sebagai anugerah dari Tuhan. Pamor Udan Mas sendiri merupakan salah satu motif paling terkenal dalam dunia perkerisan, yang dipercaya membawa keberkahan dan mendekatkan pemiliknya kepada rezeki.
Dalam tradisi Jawa, pemilik keris dengan pamor Udan Mas diyakini memiliki kekuatan untuk menarik kekayaan dan keberuntungan. Pada zaman dahulu, pamor Udan Mas yang asli haruslah merupakan pamor tiban, bukan pamor buatan yang dirancang dengan pola tertentu. Jenis pamor ini sangat dicari oleh kolektor, pejabat, pengusaha, dan bahkan kolektor dari luar negeri seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.
Secara filosofis, pamor Udan Mas melambangkan keseimbangan antara usaha dan anugerah Ilahi. Seorang pemilik keris dengan pamor ini diharapkan tetap bekerja keras dalam hidupnya, sambil selalu bersyukur dan percaya bahwa rezeki datang sebagai berkah yang harus diterima dengan bijaksana.
TAG121
Tags: keris dholog, keris luk 5, keris mataram senopaten, keris pamor udan mas tiban
Keris Dholog Pamor Udan Mas Tiban Mataram Senapati
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.401 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Kuno Sempono Parmor Adeg Singkir Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempono Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Adeg Singkir Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Blambangan Warangka : Ladrang Suramarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Solo, Kayu Kemuning Pendok: Blewah Surakarta Mendak : Selut Kuningan Hias Permata Kode: P520 “Kalis Ing Sambikala” adalah… selengkapnya
Rp 6.111.000Keris Sabuk Inten Gonjo Bekas Kinatah Emas Keris Sabuk Inten Gonjo Bekas Kinatah Emas – Keris yang satu ini sangat menarik. Berdhapur Sabuk Inten dengna jumlah luk 11 dengan pamor Wos Wutah meteorit. Yang paling menarik dari keris ini adalah pada bagian gonjo yang terlihat bekas kinatah emas namun sudah terkikis emasnya. Konon keris-keris berkinatah… selengkapnya
Rp 2.711.000Kalamisani Mataram Sultan Agung Filosofi Keris Pusaka Kalamisani Keris Kalamisani memiliki makna filosofis yang dalam, menggambarkan perjalanan spiritual manusia sejak di alam ruh hingga kehidupan di dunia. Di alam ruh, manusia diibaratkan sebagai cahaya kebiruan yang jernih, suci, dan bening. Namun, ketika lahir ke dunia, hawa nafsu dan pesona duniawi mulai mempengaruhi dan dapat menjadi… selengkapnya
Rp 2.500.000Pusaka Keris Panimbal Luk 9 Pamor Ceprit Tangguh Majapahit Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Panimbal Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Ceprat Ceprit Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit (Abad XIV) Panjang Bilah : 33 cm Warangka : Gayaman Yogyakarta (Kayu Timoho Kuno) Handle / Gagang : Yogyakarta (Kayu Kemuning… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Kujang Naga Primitif Tangguh Pajajaran Pamor Banyu Mili Dhapur / Bentuk : Kujang Naga ( Asli original sepuh kuno tua) Pamor : Banyu Mili mrambut dom kecer Tangguh : Pajajaran Madya Panjang Bilah : 17 cm Panjang pesi : 7 cm Panjang total kujang & warangka : 28,5 cm Warangka : Kayu cendana jawa… selengkapnya
Rp 2.111.000Adeg Sodo Lanang Dhapur: Tilam Upih Pamor: Adeg (Sodo Lanang / Sodo Sakler) Tangguh: Tuban Abad/Tahun: XV Masehi Warangka: Ladrang Surakarta Iras Kayu Trembalo Kuno Hulu: Yudawinatan Kayu Kemuning Bang Mendak: Widengan Kuningan Pendok: Blewah Mamas Surakarta Filosofi Pamor Sodo Lanang Dalam khazanah seni dan warisan budaya Nusantara, Keris Tilam Upih dengan pamor Sodo Lanang… selengkapnya
Rp 7.500.000Keris Tumenggung Pamor Sekar Susun Mataram Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tumenggung Pamor (motif lipatan besi) : Sekar Susun Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad 17 Masehi Warangka : Gayaman Surakarta, Kayu Mangga Hutan Kuno Handle / Gagang : Solo, Kayu Kemuning Bang Pendok: Bunton Surakarta, Perak Mendak : Meniran, Perak Kode: KP502
Rp 3.500.000Pusaka Keris Sabuk Inten Pamor Wos Wutah Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah / Beras Wutah (Full Pamor Tanpa Putus) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah :34 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Brojol Wengkon Isen Putri Kinurung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol Pamor (motif lipatan besi) : Wengkon Isen Putri Kinurung (Besi Padat Pulen) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban (Abad XV) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Kuno Handle / Gagang : Model Surakarta Kayu Kemuning Bang Kuno… selengkapnya
Hubungi Admin
















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.