Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Naga Siluman Kinatah Pamor Segoro Muncar Gar
- Pusaka Keris Sempana Pamor Jala Tunda
- KERIS MAGETI ASLI!! Dhapur Jalak Ngore Pamor Mlinj
- Keris Jangkung Mayang Kesultanan Cirebon
- Keris Tilam Upih Pamor Wos Wutah Tuban Sepuh
- Keris Tilam Sari Mataram Kartasura
- Dhapur Keris Sinom Wora Wari
- Contoh Posting Virtacart
Keris Sinom Robyong Amangkurat
Rp 4.500.000| Kode | FR053 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Sinom Robyong, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Ngulit Semangka, Tangguh Mataram Amangkurat |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Sinom Robyong |
| Pamor | : Ngulit Semangka |
| Tangguh | : Mataram Amangkurat |
| Warangka | : Ladrang Suakarta, Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Bleweh, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Widengan, Bahan Kuningan |
Keris Sinom Robyong Amangkurat
Dhapur Sinom Robyong
Sinom Robyong merupakan salah satu dhapur keris yang secara struktur ricikan memiliki banyak kesamaan dengan dhapur Sinom. Pada bilahnya dapat dijumpai sejumlah ricikan, antara lain sekar kacang, jalen, lambe gajah, pejetan, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan, dan greneng.
Yang menjadi pembeda utama antara Sinom dan Sinom Robyong terletak pada beberapa ricikan tambahan. Pada sekar kacang Sinom Robyong terdapat jenggot, sedangkan pada bagian greneng terdapat susunan yang dikenal sebagai greneng susun. Kehadiran unsur-unsur tersebut menjadi salah satu dasar pembeda dalam mengenali dhapur Sinom Robyong dari Sinom.
Dalam memahami nama dhapur, penting untuk membedakan antara identifikasi bentuk dan penafsiran simbolik. Secara bentuk, nama Sinom merujuk pada ciri dhapur sebagaimana dikenal dalam tradisi perkerisan. Sementara secara simbolik, kata sinom dalam bahasa Jawa berkaitan dengan daun muda atau pucuk daun, sehingga kemudian berkembang menjadi simbol mengenai masa muda, pertumbuhan, semangat, dan harapan akan perkembangan.
Dengan demikian, ketika Sinom Robyong dimaknai secara filosofis, maknanya dapat ditempatkan pada gagasan tentang semangat pertumbuhan dan kesiapan menjalani kehidupan, bukan sebagai klaim mengenai kekuatan gaib yang melekat pada bilahnya. Filosofi tersebut merupakan hasil pemaknaan budaya terhadap simbol dan nama dhapur.
Pamor Kulit Semangka
Pamor Kulit Semangka merupakan salah satu motif pamor yang penamaannya didasarkan pada kemiripan visualnya dengan pola yang terdapat pada kulit buah semangka.
Secara visual, motifnya berupa alur atau garis-garis pamor yang berkembang tidak beraturan, membentuk pola yang relatif abstrak. Jika diamati, susunan tersebut memiliki kemiripan dengan guratan atau pola pada permukaan kulit semangka. Sebagaimana banyak nama pamor dalam tradisi tosan aji, penamaan ini bekerja melalui proses perbandingan visual, yaitu memberikan nama berdasarkan sesuatu yang dianggap memiliki kemiripan dengan bentuk pamor yang tampak pada bilah.
Dari sisi simbolik, Pamor Kulit Semangka kemudian kerap dikaitkan dengan gagasan mengenai keluwesan dalam bergaul dan kemampuan menempatkan diri. Namun perlu ditegaskan, pemaknaan tersebut berada pada wilayah simbolisme dan tradisi kepercayaan masyarakat, bukan karakteristik objektif yang dapat dibuktikan secara ilmiah dari material pamornya.
Karena itu, lebih tepat apabila filosofi Pamor Kulit Semangka dipahami sebagai pitutur atau harapan pemiliknya: agar seseorang mampu bersikap luwes, mudah beradaptasi, dan membangun hubungan yang baik dengan lingkungan sosialnya.
Tangguh Mataram Amangkurat
Dalam kajian perkerisan, tangguh merupakan suatu konsep untuk mengidentifikasi perkiraan latar waktu, lingkungan budaya, dan karakter pembuatan sebuah keris berdasarkan berbagai ciri yang terdapat pada bilahnya. Penentuan tangguh tidak cukup hanya berdasarkan satu ciri, melainkan membutuhkan pengamatan terhadap pasikutan, ricikan, bahan, teknik garap, karakter pamor, serta berbagai unsur pembanding lainnya.
Keris yang secara tradisional dikategorikan sebagai tangguh Mataram Amangkurat sering digambarkan memiliki pasikutan yang gagah, tegas, dan berkesan merbawani. Akan tetapi, kesan semacam ini bersifat deskriptif dalam tradisi penilaian perkerisan dan bukan ukuran yang berdiri sendiri untuk menetapkan tangguh.
Dari sisi material dan garap, bilah yang dikaitkan dengan tangguh Amangkurat kerap memiliki karakter baja yang cukup dominan, dengan besi yang terasa lebih kuat pada pengamatan tertentu. Wasuhan pada sebagian bilah dapat terlihat relatif sederhana, sementara pamornya sering menampilkan karakter yang kasap atau tlotor-tlotor, tergantung proses pembuatannya dan kondisi bilah yang sampai kepada kita.
Secara bentuk, bilahnya kerap memberikan kesan besar, tinggi, dan relatif kaku dalam adheg atau sikap bilahnya. Karakter tersebut dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam membaca tangguh, tetapi tetap tidak dapat dijadikan satu-satunya patokan.
Pada beberapa keris yang dikaitkan dengan lingkungan Mataram masa Amangkurat, juga dapat ditemukan ricikan tambahan seperti ron dha nunut. Namun keberadaan ricikan tertentu juga perlu dilihat dalam keseluruhan struktur dhapur, karena sebuah ricikan tidak secara otomatis menjadi penentu tunggal suatu tangguh.
Oleh karena itu, menyebut sebuah keris sebagai “Tangguh Mataram Amangkurat” idealnya dipahami sebagai hasil pembacaan terhadap sekumpulan ciri yang saling mendukung, bukan sekadar karena bentuk bilahnya terlihat gagah atau memiliki ricikan tertentu.
Pada akhirnya, pembacaan tangguh merupakan bagian dari pengetahuan tradisional perkerisan yang memiliki metode dan terminologi tersendiri. Ia penting untuk dipelajari sebagai bagian dari sejarah teknologi, estetika, dan budaya keris Nusantara, sekaligus perlu disikapi secara kritis karena klasifikasi tangguh pada praktiknya dapat memiliki perbedaan penilaian di antara para ahli dan pemerhati keris.
FR053
Keris Sinom Robyong Amangkurat
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 7 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Liman Pamor Pedaringan Kebak Detail produk Keris Liman Pamor Pedaringan Kebak adalah sebagai berikut : Dhapur Keris : Liman Pamor Keris : Pedaringan Kebak Tangguh Keris : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 36.3 cm Kode Produk : KAR598 Dhapur Liman Liman – Yang menjadi ciri dhapur liman adalah sor-soran-nya. Gandik-nya di ukir dengan… selengkapnya
Rp 35.555.000Jual Keris Singo Barong Pandawa Kamardikan Patrem Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Singobarong Luk 5 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Panjang Bilah : 25 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Sono / Rose Wood Handle / Gagang : Kayu Sono / Rose Wood Pendok :… selengkapnya
Rp 1.750.000Keris Brojol Pamor Satrio Pinayungan Keris Brojol kerap disebut-sebut sebagai pusaka dukun bayi. Tapi benarkah sesederhana itu? Padahal, banyak keris berdhapur Brojol justru menyimpan keistimewaan yang luar biasa—entah itu dari segi garap, pamor, hingga nilai sejarahnya. Tak sedikit pamor-pamor langka dan bagus terdapat pada pusaka berdhapur Brojol. Seperti pamor satrio pinayungan misalnya.. pamor yang cukup… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Brojol Pamor Rojo Gundolo Semar Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol Pamor (motif lipatan besi) : Rojogundolo Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah :33,5 cm Warangka : Gayaman surakarta kayu trembalo kuno Handle / Gagang : kemuning kuno Pendok : Blewah Kuningan Kuno Mendak : kuningan… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Tombak Sigar Jantung Pamor Banyu Mili Dhapur Tombak : Sigar Jantung Tangguh : Pajajaran Abad Ke 16 Masehi pamor : Banyu Mili Panjang Bilah Tombak : 22,2 Cm Panjang Total tombak : 37,2 cm pesi Tombak Mlintir Warangka Tombak : Kayu Jati Kode: PK033 INFO SELENGKAPNYA Tentang Pusaka Tombak Sigar Jantung Pamor Banyu Mili… selengkapnya
Rp 690.000Jual Keris Naga Baruna Kinatah Kamardikan Istimewa Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Baruna (Nogo Topo Bersayap) Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Nikel Meteorit Mengkilat Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Panjang Bilah : 37 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Wangi Handle / Gagang : Kayu Awar Awar Pendok… selengkapnya
Rp 3.555.000Sempaner Pamor Adeg Singkir Keris Sempaner berpamor Singkir ini merupakan salah satu pusaka yang memadukan kehalusan bentuk dengan kedalaman makna. Dari bilahnya yang lurus tampak jelas bahwa keris ini dibuat untuk mengajarkan kelurusan niat, ketekunan dalam mengabdi, serta kejernihan budi. Kehadiran dhapur Sempaner tidak hanya menampilkan estetika tosan aji, tetapi juga memantulkan nilai-nilai lama yang… selengkapnya
Rp 5.000.000LANGKA!! Keris Sepang Pamor Udan Mas Tiban Mataram Sepuh Kuno TUS Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sepang (dhapur langka) Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah Udan Mas Tiban Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 16 Masehi Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Jogja Kayu Cendana Jawa Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 4.555.000Pusaka Keris Jangkung Keleng Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Mayang Luk 3 Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Hurap Berserat (tempaan padat pulen) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Panjang Bilah : 33 cm pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Kuno Bawaan Bilah Handle /… selengkapnya
Hubungi Admin
















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.