Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Jalak Sangu Tumpeng Mataram Kartasura Sepuh
- Keris Singo Barong Luk 13 Pamor Meteorit Mataram S
- Pusaka Keris Sempaner Pamor Pedaringan Kebak
- Pusaka Keris Buto Ijo Asli Sepuh Kuno
- Keris Brojol Pamor Tambal Kul Buntet Tangguh Pajaj
- Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Udan Mas
- Keris Nagasasra PB Sepuh
- Dhapur Keris Jalak Ngore
Pusaka Tombak Banyak Angrem Mangkubumen
| Kode | KAR603 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Banyak Angrem, Katalog Produk, Pamor Batu Lapak, Tangguh Mangkubumen, Tombak, TOSAN AJI 1 |
| Jenis | : Tombak |
| Dhapur | : Banyak Angrem |
| Pamor | : Batu Lapak |
| Tangguh | : Mangkubumen |
| Abad / Tahun | : XVIII |
| Warangka | : Tutup Tombak + Landeyan 50 cm |
| Bahan Warangka | : Kayu timoho |
| Panjang Wilah | : 26 cm |
| Panjang Pesi | : 17 cm |
Pusaka Tombak Banyak Angrem Mangkubumen
Pusaka Tombak Banyak Angrem Mangkubumen
Pusaka Tombak Banyak Angrem Mangkubumen adalah salah satu tombak yang cukup popular di kalangan perkerisan. Tombak Pusaka Banyak Angrem adalah tombak yang punya nilai seni dan mistis yang tinggi. Bentuknya yang berbeda dengan mata tombak pada umumnya, yaitu menyerupai bentuk angsa yang sedang mengerami telor, oleh karenanya disebut banyak angrem. Ketidak simetrisan bilah banyak angrem menjadikannya lebih unik disaat dhapur tombak yang lain selalu dituntut menjaga kesimetrisan bilahnya. Karena ketidakpraktisan bentuk bilahnya apabila digunakan untuk keperluan berperang menjadikan tombak banyak angrem disimpan sebagai pusaka, lebih banyak diharapkan nilai/isi esoterinya.
Masyarakat Jawa memiliki ikatan yang erat dengan alam. Itu juga sebabnya nenek moyang kita sangat terinspirasi oleh kejadian-kejadian alam sekitar. Di dalam kehidupannya angsa memiliki rasa kekeluargaan dan toleransi yang kuat. Ketika sang betina sedang mengerami telur, sang jantan menjaganya. Kemudian dijaganya pula sang betina dan anak-anaknya terhadap serangan atau adanya ancaman yang membahayakan keluarganya. Selain itu adalah hal lumrah Angsa digunakan sebagai “satpam penjaga” rumah sebagaimana anjing. Angsa sangat teritorial, mereka fanatik menjaga wilayahnya mirip anjing. Dan siapapun yang masuk kedalam wilayah ini akan membuat mereka berteriak, marah, atau menyerang. Disaat bertelur, sifat teritorial mereka malahan lebih ekstrem menjadi menyerang siapapun mendekat. Muka angsa yang tampak bodoh adalah menipu, karena mereka cukup cerdas mengenali manusia. Mereka hapal siapa tuannya dengan baik. Anjing penjaga jika dilempar dengan daging akan diam dan asik makan. Menyogok angsa diam adalah suatu usaha yang akan lebih banyak berujung kegagalan total. Angsa di kala makan justru akan berisik. Angsa tidak bisa disuruh diam dengan makanan. Terlebih hanya angsa yang dipercaya hewan yang tidak bisa disirep (dipengaruhi) oleh ilmu sihir. Oleh karenanya, harapan atau doa yang dipanjatkan oleh sang Empu adalah agar pemiliknya mendapat kepekaan batin agar terhindar dari kejadian-kejadian yang kurang baik.
Tombak banyak angrem yang kami miliki tergolong istimewa, selain karena faktor kelangkaan dhapur yang ditawarkan, adalah ukurannya yang Jumbo. Pengamatan kami banyak tombak banyak angrem yang ditawarkan berdimensi kecil, lebih cocok dimasukkan dalam golongan jimatan, dan tanpa mengurangi rasa hormat kepada pihak lain, karena tuntutan permintaan pasar Banyak Angrem tersebut rata-rata adalah hasil dari daur ulang tombak sepuh (tua) dibentuk dhapur baru.
Tombak ini banyak dicari penggemar Pusaka Tosan aji karena Wasilah/Yoni/Tuah yang terkandung didalamnya, Yaitu dipercaya sebagai tindih untuk menetralisir aura negatif keris/tombak/pedang lain, serta melindungi pemilik dan keluarganya dari mara bahaya tak terduga.
Pamor Batu Lapak
Untuk pamornya sendiri juga cukup unik dan langka. Tombak ini berpamor Batu Lapak. Pamor Batu Lapak atau disebut juga Watu Lapak. Adalah salah satu motif pamor yang letaknya selalu di bagian sor-soran atau di pangkal bilah keris, tombak, badik atau pedang. Bentuk gambaran pamor batu lapak merupakan berkas garis yang melengkung setengah lingkaran. Tuahnya dipercaya untuk memudahkan meraih kedudukan yang tinggi, serta kestabilan usaha, karir dan jabatan.
KAR603
Pusaka Tombak Banyak Angrem Mangkubumen
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.704 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Sengkelat Mangkubumen Pamor Mrutu Sewu Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Mrutu Sewu Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mangkubumen Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Pendok: Blewah Surakarta Mendak : Kuningan Tentang Keris Pusaka Keris Pusaka telah ditetapkan… selengkapnya
Rp 35.000.000Keris Sabuk Inten Mataram Amangkurat Keris Sabuk Inten Mataram Amangkurat adalah salah satu koleksi yang cukup banyak dicari para kolektor keris. Berdhapur Sabuk Inten dengan luk berjumlah 11. Ukuran panjang billahnya sedang, permukaan bilahnya nglimpa. Keris ini memakai kembang kacang, lambe gajah-nya ada dua. Ricikan lain yang terdapat pada keris Sabuk Inten adalah sogokan rangkap,… selengkapnya
Rp 3.511.000Pusaka Keris Sengkelat Tangguh PB II Pusaka Keris Sengkelat Tangguh PB II memang sangat istimewa. Disamping dapurnya banyak diburu oleh para kolektor keris, tangguhnya pun juga cukup banyak dicari yaitu dari era Paku Buwono ke-2 ( PB II ). Jika dilihat dari keseluruhan bilah, keris ini masih cukup utuh dengan ricikan yang terlihat kembang kacang,… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Jalak Ngore HB I Sepuh Keris Jalak Ngore HB I Sepuh adalah salah satu keris yang layak untuk dikoleksi. Keris ini merupakan keris dari era Hamengkubuwana I yang masih sangat utuh dengan pamor Segoro Muncar yang elok nan estetik. Dari nilai filosofinya Jalak Ngore memiliki makna agar pemiliknya di dalam mencari nafkah tetap sabar… selengkapnya
Rp 3.750.000Keris Pamor Rojo Gundolo Pedaringan Kebak Keris Pamor Rojo Gundolo Pedaringan Kebak adalah keris yang tergolong sepuh dan sudah berusia ratusan tahun. Keris ini memiliki pamor yang cukup unik serta banyak diburu oleh kalangan kolektor pekerisan. Untuk pamornya keris ini berpamor Pedaringan Kebak. Pamor Pedaringan Kebak memiliki nilai esiteri yang baik untuk membantu memudahkan pemilikinya… selengkapnya
Rp 3.500.000Pusaka Keris Jalak Ngore Mageti Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Ngore Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mageti 1 Panjang Bilah :35 cm Warangka : Gayaman SUrakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Blewah Surakarta Mamas Mendak : Kuningan Ukiran… selengkapnya
TERMAHARKeris Buto Ijo Tangguh Majapahit Kuno Keris Buto Ijo Tangguh Majapahit Kuno merupakan keris pusaka kuno yang berusia ratusan tahun. Keris ini tergolong jenis keris luk 9 dengan ukuran panjang bilahnya sedang, permukaan bilahnya nggigir sapi karena memakai ada-ada, tikel alis, pejetan, sraweyan. Jika dilihat dari material besi juga pasikutannya yang ramping dan pamornya ceprit-ceprit,… selengkapnya
Rp 3.333.000Sengkelat Mataram Senopaten Dhapur: Sengkelat Pamor: Beras Wutah Tangguh: Mataram Senopaten Warangka: Gayaman Yogyakarta Kayu Sono Keling Hulu/Handle: Banaran Kayu Sono Keling Pendok: Slorok Kemalo Merah Mendak: Widengan Kuningan Sejarah dan Filosofi Keris Sengkelat Dalam riwayat kejayaan kerajaan Majapahit, terukir sebuah legenda yang mempesona tentang sebilah keris yang tak hanya memancarkan keindahan fisik, tetapi juga… selengkapnya
Rp 3.550.000Tilam Upih Pamor Wiji Timun HB V Tilam Upih adalah salah satu dhapur keris yang sederhana namun memiliki nilai filosofi yang tinggi. Tilam merupakan alas tidur. Anyaman dedaunan yang membentuk tikar. Dari sana, muncul filosofi bahwa keris tilam upih, sebagai simbol kebahagiaan, terutama kebahagiaan keluarga karena hidup serba selaras, ayem-tentrem. Sehingga keris berdhapur tilam upih… selengkapnya
Rp 8.555.000Pusaka Keris Sabuk Inten Pamor Wos Wutah Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah / Beras Wutah (Full Pamor Tanpa Putus) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah :34 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang… selengkapnya
TERMAHAR








WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.