Menu

Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno

KategoriDhapur Jalak Sumelang Gandring, Keris, Keris Istimewa, Keris Kuno, Keris Lurus, Keris Sepuh, Pamor Toya Mambeg, Tangguh Pajajaran
KodeK161
Di lihat938 kali
DhapurJalak Sumelang Gandring
PamorToya Mambeg
TangguhPajajaran Awal
Panjang Bilah35 cm
WarangkaKayu Awar-Awar Branggah Jogja
Deder/HuluKayu Kemuning Werut
PendokBunton Jogja Bahan Tembaga Sepuh Emas
Harga Rp (Hubungi CS)
SUDAH TERMAHAR

Ulasan Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno

Pusaka Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno

  • Dhapur Nama Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Sumelang Gandring
  • Pamor (motif lipatan besi) : Toya Mambeg
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Awal
  • Panjang Bilah : 35 cm
  • Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan
  • Warangka : Kayu Awar-Awar Branggah Jogja
  • Handle / Gagang : Kayu Kemuning Werut
  • Pendok : Bunton Jogja Bahan Tembaga Sepuh Emas
  • Mendak & selut : Tembaga Disepuh Emas
  • Kode: K161

Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno

Ulasan Tentang Pusaka Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno

Jalak Sumelang Gandring, sebuah dapur keris yang masih melegenda dikalangan masyarakat, dikenal luas lewat dongeng pencarian pusaka asli Keris Kyai Sumelang Gandring oleh Empu Supo sebagai perintah raja Majapahit yang kehilangan pusaka hebat tersebut. Ricikan keris ini antara lain : gandik polos, sogokan satu di bagian depan, selain itu keris ini juga memakai sraweyan dan tingil.

Filosofi dari pusaka ini adalah kekawatiraan (Jawa : Sumelang) dan Gandring (Cinta kepada Sang Pencipta), sebagai perlambang kekawatiran hilangnya Cinta hamba kepada Tuhannya, dalam pengertian dimasa Majapahit sebagai lambang kekawatiran hilangnya Cinta Rakyat kepada Penguasa (raja) nya.

Tuah dari Jalak Sumelang Gandring dipercaya dapat membawa kemakmuran, kesejahteraan, pengayoman, serta memberikan pancaran energi positif yang membuat disukai banyak orang. Selain itu keris ini juga dipercaya dapat meningkatkan spiritualitas seseorang. Harapan yang dititipkan dalam dapur ini agar sang pemiliknya memiliki hubungan yang baik dengan Tuhannya (Hablumminallah) dan dengan sesamanya (Hablumminannas).

Dalam pemahaman secara pribadi mengandung filosofi bahwa setiap manusia harus selalu khawatir tentang cintanya kepada Sang Pencipta. Cinta kepada Sang pencipta tidak berbeda jauh dengan cinta kita kepada manusia, hal ini dapat diwujudkan dalam beberapa tindakan, antara lain :

  1. Selalu mengingat-NYA
  2. Selalu ingin memiliki-Nya
  3. Selalu ingin bertemu dan dekat dengan-Nya
  4. Selalu menjaga semua yang diberikan-Nya
  5. Selalu melindungi semua miliki-Nya
  6. Selalu mengerjakan semua keinginan-Nya dan meninggalkan yang tidak disukai-Nya
  7. Memberikan apa yang diinginkan-Nya

Cinta yang terdalam sungguh mulia, apalagi jika cinta itu kepada sang pencipta kita. Apa jadinya jika Dia membalas Cinta Kita dengan cinta yang sama yang telah kita berikan?

Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno

“Tuhan Sama Sekali Tak Butuh Cintamu, Tetapi Kamu Yang Butuh Cinta-NYA”

Pamor Toya Mambeg

Pandangan selanjutnya tertuju pada pamor miring toya mambeg atau banyu mambeg, artinya air yang berhenti (tidak mengalir) hampir mirip dengan pamor tumpuk, jika pamor tumpuk garisnya melintang lurus, pamor toya mambeg lebih bergelombak mirip ombak bersusun. Dipercaya tuah pamor ini baik untuk membantu orang menumpuk kekayaan dan menghindari ketidakberuntungan (kesialan) yang mengakibatkan banyak pengeluaran tak terduga atau yang tidak perlu. Juga maksudnya rejeki yang telah didapat tidak mudah mengalir keluar lagi (cepat abis).

Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno Keris Jalak Sumelang Gandring Pajajaran Kuno

Keris Tangguh Pajajaran

Pajajaran adalah sebuah kerajaan yang pernah hidup di daerah Jawa Barat antara abad XI-XVI Masehi. Namun pada tahun 1579 kerajaan ini hancur akibat serangan Kerajaan Kasultanan Banten oleh pasukan Maulana Yusuf. Pada buku Ensiklopedi Keris (Bambang Harsrinuksmo: 2004) di halaman 461 disebutkan salah satu jenis tangguh keris adalah tangguh Pajajaran.

Keris bertangguh Pajajaran biasanya berciri: pasikutannya kaku dan kasar, besinya cenderung kering, keputih-putihan. Pemunculan pamornya tidak direncanakan. Menancapnya pamor pada bilah keris pandes (kokoh, dalam), dan halus. Pamor itu tergolong nggajih. Bilahnya agak panjang dibandingkan dengan keris tangguh lainnya, gandiknya panjang dan miring. Sirah cecak pada ganjanya lonjong memanjang.

Rp 2.555.000
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodePK238
Nama BarangKeris Pamor Bendo Segodo Corok Panjang Sepuh Kuno
Harga Rp 2.555.000
Lihat Detail
Rp 2.500.000
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodePK004
Nama BarangPusaka Keris Carang Soka Pamor Sodo Sakler
Harga Rp 2.500.000
Lihat Detail
Rp 3.830.000
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeK196
Nama BarangPusaka Keris Pandawa Cinarita Mataram Amangkurat
Harga Rp 3.830.000
Lihat Detail
Rp 1.800.000
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodePK138
Nama BarangKeris Maheso Lajer Pamor Dwi Warno Sepuh Kuno
Harga Rp 1.800.000
Lihat Detail

Semua Kategori