Menu

Keris Tangguh Majapahit

Ulasan Keris Tangguh Majapahit

Keris Tangguh Majapahit

Keris Tangguh Majapahit – Daripada memiliki banyak keris/tombak, lebih baik hanya memiliki sebilah keris/tombak Majapahit. Itulah pepatah guyonan di kalangan kolektor perkerisan yang tentu saja terlalu menyangatkan atau memberi bobot berlebihihan pada keris tangguh Majapahit. Namun dalam kalimat bernada bercanda itu, ada makna lain yang mengandung kebenaran, Koleksi keris/tombak seorang kolektor baru bisa dikatakan lengkap bila sudah memiliki tangguh Majapahit – yang dianggap sebagai pancer atau panutan/masterpiece bentuk keris zaman sesudahnya. Tangguh Majapahit mempunyai ciri-ciri antara lain sebagai berikut :

  • Tanting : enteng, karena bilahnya tipis
  • Besi : padat, semu nglei, tidak gampang keropos
  • Pamor : kebanyakan tidak abyor, sebagian besar di bagian odo-odo karena sap-sapan pamor cuman dua bekukan atau 16 sap, karenanya di bagian kruwingan pamornya habis
  • Baja : sedikit, karenanya keris Majapahit bila diurut rasanya empuk, tidak terasa keras
  • Bilah : sedang tidak besar, tidak kecil, tipis kebanyakan memakai odo-odo. Bila keris Majapahit bilahnya ada yang anglimpa, menjalin, wanda-nya metenteng berani, itu adalah buaan Empu Djigdja putra Tapan, yaitu Singkir
  • Gonjo : agak pendek, sirah cecak lancip gulu meled sedang tidak pendek maupun panjang. Keris buatan Empu Supa gonjo bregas (gagah), gendok (waduk) besar, sebit rontal, buntut urang mbuweg, wuwug agak mulu (mendungkul)
  • Gandik : besar, nglatak, jalen memotong gandik, tetapi itu keris Majapahit yang praja
  • Pejetan : agak sempit, sedikit mbata ngadeg dalam (batu bata berdiri)
  • Sogokan : gagah, luwes, dalam, ngendil, tidak berpamor. Tetapi untuk keris Majapahit tua, sogokannya agak panjang, terbawa cengkok Pajajaran
  • Odo-odo : ndering, tepiannya agak tajam
  • Kruwingan : dalam, bregas/gagah, terlebih buatan Pangeran Sendang, kruwingan-nya sampai hampir tembus sebaliknya
  • Luk : bregas, sedang, tidak kemba
  • Wadidang : luwes, sekar kacangnya pantas

Contoh Keris Tangguh Majapahit

Keris Tangguh Majapahit

  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11
  • Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Ceprit (Kinatah Emas Asli Kuno)
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit TUS
  • Panjang Bilah : 35 cm
  • Pesi utuh masih panjang
  • Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno Garap Istimewa
  • Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Unyeng-unyeng
  • Pendok : Blewah mamas Surakarta Tembaga
  • Mendak: Tembaga
  • Keris kinatah biasanya merupakan keris ageman anggota keluarga keraton kerajaan masa lalu

ANDA BERMINAT DENGAN KERIS TANGGUH MAJAPAHIT TERSEBUT??

SILAHKAN KLIK DISINI: Keris Sabuk Inten Kinatah Emas Majapahit Sepuh Kuno

Keris Tangguh Majapahit

  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih
  • Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Ceprit
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Abad Ke 13 Masehi
  • Panjang Bilah : 32,2 cm
  • Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan
  • Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Nginden Gandar Iras Kuno
  • Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno
  • Pendok : Blewah Kuningan Lasa Kuno
  • Mendak : Perunggu Kuno

ANDA BERMINAT DENGAN KERIS TANGGUH KAHURIPAN TERSEBUT??

SILAHKAN KLIK DISINI: Keris Lurus Tilam Upih Sepuh Tangguh Majapahit

 

Apa Itu Tangguh Keris?

Tangguh secara harafiah berarti perkiraan. Dalam dunia pekerisan di Pulau Jawa tangguh meliputi perkiraan mengenai zaman pembuatan atau gaya pembuatan. Jadi jika seorang mengatakan bahwa sebilah keris tangguh Majapahit, itu berarti bahwa keris itu diperkiraan buatan zaman Kerajaan Majapahit.

Definisi lain tangguh adalah perkiraan gaya kedaerahan atau zaman dibuatnya sebilah keris atau tombak yang dijabarkan dari pasikutannya, pengamatan jenis besinya, pamor dan bajanya.Yang dimaksud pasikutan adalah kesan selintas atas gaya garapan sebuah keris. Misalnya, keris tangguh Majapahit dapat diartikan; (1) dibuat dengan gaya (model) Majapahit, (2) dibuat oleh empu dari Majapahit.

Penyebutan nama tangguh keris terkadang kabur, karena dalam budaya keris juga dikenal adanya kebiasaan mutrani atau pembuatan duplikat. Khusus untuk keris-keris putran (duplikat), penyebutan nama tangguh menjadi kacau,maka khusus untuk keris-keris yang demikian lalu disebut yasan, artinya buatan. Misalnya keris A merupakan duplikat keris B. Keris A buatan Surakarta,sedangkan keris B tangguh Tuban, maka keris A disebut tangguh Tuban yasan Surakarta.

Incoming search terms:

  • gambar macam tangguh pusaka
  • Ciri khas keris Majapahit
  • ciri tangguh majapahit
  • ciri-ciri keris majapahit
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKeris Pamor Sumsum Buron
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKeris Tangguh Kahuripan Abad 12
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKeris Tangguh Cirebon
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangKeris Tangguh Madiun
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail

Semua Kategori

Cari Sesuai Dhapur Keris