Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Pusaka Keris Sabuk Inten Majapahit Pamor Ceprit
- Keris Pamor Adeg Singkir Setro Banyu
- Keris Sepuh Sinom Keleng Tangguh Demak
- Keris Satrio Pinayungan Gonjo Iras Tangguh PB XII
- Keris Corok Pulanggeni Pamor Keleng Hurap Besi Keh
- Tempat Perhiasan Motif Segi Enam Kayu Jati
- Pusaka Keris Putut Luk Genap
- Pedang Kuno Suduk Maru Pamor Banyu Mili
Keris Sengkelat Pusaka Warisan Kerajaan Blambangan
Rp 13.000.000| Kode | TAG112 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Sengkelat, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 13, Keris Sepuh, Pamor Pedaringan Kebak, Tangguh Blambangan |
| Jenis | : Keris Luk 13 |
| Dhapur | : Sengkelat |
| Pamor | : Pedaringan Kebak |
| Tangguh | : Blambangan |
| Warangka | : Gayaman Surakarta Kayu Timoho |
| Hulu/Deder | : Yudawinatan Kayu Trembalo |
| Pendok | : Blewah Bahan Tembaga |
| Mendak | : Widhengan Bahan Kuningan |
Keris Sengkelat Pusaka Warisan Kerajaan Blambangan
Keris Sengkelat Pusaka Warisan Kerajaan Blambangan
Keris Sengkelat Pusaka Warisan Kerajaan Blambangan – Inilah salah satu koleksi pusaka kami yang tergolong langka, baik dari segi era maupun tangguhnya. Keris Sengkelat dengan pamor mlumah dan tangguh Blambangan seperti ini jarang dijumpai, mengingat Blambangan merupakan kerajaan yang berada di perbatasan budaya Jawa dan Bali, yang memiliki tradisi perkerisan khas. Keunikan garap serta nilai sejarahnya menjadikan pusaka ini tidak hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga saksi bisu dari dinamika kekuasaan di masa lalu.
Keris Sengkelat Blambangan: Pusaka Legendaris dari Ujung Timur Jawa
Keris ini merupakan salah satu pusaka dari era Kerajaan Blambangan, kerajaan yang berpusat di ujung timur Pulau Jawa, tepatnya di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.
Pusaka ini memiliki dhapur Sengkelat, pamor Pedaringan Kebak, dan tergolong dalam tangguh Blambangan era Majapahit.
Membahas tentang keris Sengkelat dari Kerajaan Blambangan, kita akan kembali mengingat kisah yang terekam dalam Babad Tanah Jawi dan manuskrip Wiryodiningratan.
Diceritakan bahwa keris legendaris Kanjeng Kyai Ageng Sengkelat pernah hilang dari Gedong Pusaka Majapahit. Hilangnya pusaka ini menjadi bagian dari perjalanan seorang empu besar: Ki Supa Mandrangi.
Ringkasan Kisah
Saat Ki Supa melamar sebagai empu kerajaan, Raja Majapahit memberinya syarat—ia harus menemukan kembali Kanjeng Kyai Ageng Sengkelat yang telah raib. Perjalanannya membawanya ke Blambangan, tempat di mana pusaka tersebut berada.
Demi menjalankan misinya, Ki Supa menyamar sebagai Ki Pitrang dan mengabdi di Blambangan. Dengan kecerdikan serta keahliannya yang luar biasa, ia berhasil menciptakan keris mutrani, tiruan yang begitu sempurna hingga sulit dibedakan dari aslinya. Ketika waktunya tiba, tanpa disadari oleh siapa pun, ia menukar pusaka tersebut dan mengembalikannya ke Majapahit.
Sengkelat: Simbol Kepemimpinan dan Rakyat Kecil
Lebih dari sekadar benda pusaka, Sengkelat adalah simbol kepemimpinan sekaligus mencerminkan perasaan rakyat kecil. Sunan Kalijaga bahkan menyebutnya sebagai pusaka yang pantas dimiliki oleh seorang raja—mengandung filosofi layaknya Semar dalam pewayangan: sosok dewa yang merakyat, pengayom, serta pengingat bahwa seorang pemimpin harus membumi dan tidak melupakan rakyatnya.
Dari sisi fisik, keris Sengkelat tangguh Blambangan ini memiliki pasikutan yang demes, besi yang tampak keputihan dengan pamor nggajih yang menancap pandes pada bilahnya. Gonjonya sebit rontal, gandiknya cenderung miring, serta sirah cecaknya relatif pendek. Karakteristik ini juga disebutkan dalam Ensiklopedia Keris karya Bambang Harsrinuksmo, yang menjelaskan ciri khas keris tangguh Blambangan.
Keindahan keris ini begitu mencolok dari setiap detail garapannya. Salah satu yang paling menonjol adalah sekar kacang-nya yang nggelung wayang, memberikan kesan anggun sekaligus berwibawa. Selain itu, sogokan yang dalam dan simetris, serta greneng yang masih terlihat utuh menambah daya tarik estetisnya. Ricikan lainnya, seperti lis-lisan dan lambe gajah, masih tampak jelas dan terjaga, menunjukkan bahwa keris ini dibuat dengan ketelitian tinggi oleh seorang empu yang ahli di masanya. Keutuhan detail ini semakin memperkuat kesan bahwa pusaka ini bukan hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga nilai seni yang tinggi.
TAG112
Tags: Keris Era Majapahit, keris luk 13, keris pamor pedaringan kebak, keris sengkelat, Keris Tangguh Blambangan, Keris Warisan Kerajaan
Keris Sengkelat Pusaka Warisan Kerajaan Blambangan
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.159 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Empu Ki Nom Mataram Sultan Agung Di masa kejayaan Mataram di bawah Sultan Agung Hanyokrokusumo, keris tidak sekadar ditempa sebagai senjata atau pusaka, melainkan sebagai manifestasi kebijaksanaan, wibawa, dan laku hidup seorang empu. Keris buatan Empu Ki Nom hadir dari zaman peralihan yang panjang—menghubungkan napas akhir Majapahit dengan kematangan spiritual Mataram—menjadikannya bukan hanya karya… selengkapnya
Rp 25.000.000Pusaka Keris Kebo Lajer Pamor Batu Lapak Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kebo Lajer / Mahesa Lajer Pamor (motif lipatan besi) : Dwi Warna (Batu Lapak, Ilining Warih) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram (abad ke 16 masehi) Panjang Bilah : 34 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Kemuning Kuno Handle /… selengkapnya
Rp 1.850.000Keris Sengkelat Luk 13 Tangguh Mataram Abad XVII Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sangkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad ke 17 Masehi Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno… selengkapnya
Rp 3.113.000Keris Jangkung Mayang Pamor Kuto Mesir Kali ini kami menawarkan Keris Jangkung Mayang Pamor Kuto Mesir yang sangat estetic dan asli sepuh. Di tambah lagi memiliki dua pamor yaitu pamor kuto mesti dan pamor beras wutah atau wos wutah. Dhapur Jangkung Mayang – Biasanya orang-orang perkerisan menyebut keris luk tiga yang memakai ricikan sederhana: sekar kacang… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Naga Siluman Tumpuk Kinatah Emas Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Siluman Tumpuk Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Meteorit Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Kartasura Panjang Bilah: 37 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Pendok: Blewah Surakarta Mendak : Kuningan Kode: JK497… selengkapnya
Rp 51.300.000Keris Sengkelat Luk 13 Tangguh Mataram Garap Dalem Keraton Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sangkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad ke 17 Masehi Panjang Bilah : 37,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno… selengkapnya
Rp 3.750.000Keris Corok Pulanggeni Luk 5 Pamor Banyu Netes Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pulanggeni Luk 5 Pamor (motif lipatan besi) : Banyu Netes / Tirto Tumetes Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad 17 Masehi Panjang Bilah: 40 cm (Corok) Warangka : Gayaman Surakarta, Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Solo, Kayu… selengkapnya
Rp 4.555.000Pusaka Keris Jangkung Luk 3 Mataram Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Luk 3 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Full Bilah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 16 Masehi Panjang Bilah : 35 cm pesi utuh masih panjang original Warangka : Ukiran Kayu Saw Handle / Gagang : Ukiran Kayu… selengkapnya
Rp 2.100.000Keris Pamor Wulan-Wulan Era Pajajaran Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Wulan-Wulan Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Madya Panjang Bilah : 32,3 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Bunton Surakarta Kuningan Ukiran Motif… selengkapnya
Rp 3.333.000LANGKA!! Keris Omyang Jimbe Putut Kembar Pamor Beras Wutah Meteor Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Omyang jimbe / Putut Kembar Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Meteorit Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Panjang Bilah : 25 cm Warangka : Sandhang Walikat Kayu Cendana Jawa Handle / Gagang : Kayu Tayuman… selengkapnya
Rp 7.777.000














WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.