Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Kala Nadah Luk 5 Sedayu Kuno
- Pedang Kuno Lar Bango Original
- Keris Kalika Benda Luk 9 Majapahit Dhapur Langka K
- Jual Blawong Keris Kayu Jati Ukir Tokoh Wayang Pet
- Keris Pamor Udan Mas Asli Tangguh Mataram Sepuh Ku
- Keris Kidang Mas Luk 9 Mataram Sultan Agung Sepuh
- Keris Tilam Upih Wiji Timun Tangguh HB Sepuh
- Warangka Keris Ladrang Sungging Premium
Keris Jalak Tilam Sari Pakubuwana Sepuh
Rp 6.500.000| Kode | FB48 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Jalak Tilam Sari, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Segoro Muncar, Tangguh Mataram PB (Pakubuwono) |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Jalak Tilam Sari |
| Pamor | : Segoro Muncar |
| Tangguh | : Pakubuwana II (PB II) |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Gembol Jati |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Kemuning |
| Pendok | : Bunton, Bahan Kuningan Silih Asih |
| Mendak | : Parijata, Bahan Kuningan |
Keris Jalak Tilam Sari Pakubuwana Sepuh
Keris Jalak Tilam Sari Tangguh PB Sepuh
Sederhana dalam rupa, dalam dalam makna
Keris pusaka yang satu ini menampilkan sosok yang sederhana namun berkarakter kuat. Garapnya menghadirkan ricikan yang lugas dan proporsional, dengan ghandik tegas, tikel alis, pejetan, sraweyan, serta tingil di bagian belakang yang tersusun harmonis.
Pada bagian tengah bilah terdapat ada-ada yang semakin memperkuat kesan kokoh dan merbawani. Pamornya tampil relatif kontras, dengan alur yang rapi dan lembut, menyebar indah menghiasi sepanjang bilah—memberikan kesan hidup tanpa kehilangan ketenangannya.
Material besinya tergolong pulen, dengan slorok yang jelas dan kontras, menghadirkan gradasi warna yang mempertegas keindahan bilah secara keseluruhan.
Secara pasikutan, keris ini memancarkan aura gagah sekaligus berwibawa—tidak berlebihan, namun terasa matang dalam setiap bagiannya.
Filosofi Jalak Tilam Sari
Laku sederhana menuju inti kehidupan
Dalam pakem perkerisan, dhapur ini dikenal sebagai Jalak Tilam Sari—sebuah bentuk yang tampak sederhana, namun menyimpan kedalaman filosofi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Jalak” melambangkan ketegasan—lugas, jujur, dan berkarakter.
Sementara “Tilam Sari” mengandung makna laku hidup: tentang tirakat, kesederhanaan, dan perjalanan menuju kemuliaan.
Filosofi ini mengajarkan bahwa tidak ada “sari” atau inti kehidupan yang bisa diraih secara instan. Segala sesuatu yang bernilai lahir dari proses—dari kesabaran, pengendalian diri, dan kesediaan menjalani setiap fase, termasuk fase yang berat dan tidak nyaman.
Dalam konteks kehidupan modern yang serba cepat, pusaka ini seolah menjadi pengingat:
bahwa yang instan sering kali hanya semu—cepat datang, namun juga cepat hilang.
Sebaliknya, nilai sejati justru lahir dari proses panjang yang ditempa dengan kesungguhan.
Jejak Sejarah: Tangguh PB Sepuh
Di antara dua zaman, di antara dua rasa
Keris ini berasal dari era awal Pakubuwana, yang dalam dunia perkerisan dikenal sebagai tangguh PB Sepuh—rentang masa dari Pakubuwana I hingga Pakubuwana II.
Ini adalah masa penting dalam sejarah Mataram, sebuah fase peralihan dari kekuasaan tunggal menuju perubahan besar yang kelak membentuk dua pusat budaya: Surakarta dan Yogyakarta.
Keris-keris dari tangguh ini memiliki karakter khas:
matang dalam tekanan, kuat dalam garap, dan tidak berlebihan dalam hiasan.
Ia berada di titik persimpangan—masih menyimpan jiwa Mataram lama yang tegas dan berkarakter, namun mulai membuka diri pada sentuhan rasa dan estetika yang lebih halus.
Peristiwa besar seperti Perjanjian Giyanti kemudian menjadi titik balik yang membelah Mataram menjadi dua:
Surakarta di bawah Pakubuwana III dan Yogyakarta di bawah Hamengkubuwana I.
Dari sinilah lahir dua langgam besar dalam dunia perkerisan:
- Gaya Yogyakarta yang tegas, disiplin, dan berorientasi pada laku
- Gaya Surakarta yang halus, luwes, dan berorientasi pada rasa
Namun sebelum semua itu terpisah, tangguh PB Sepuh hadir sebagai jembatan—
sebuah pengingat bahwa semuanya pernah berasal dari satu akar yang sama.
Keris Jalak Tilam Sari ini bukan sekadar pusaka…
melainkan representasi dari sebuah perjalanan.
Perjalanan tentang kesederhanaan, tentang proses,
dan tentang bagaimana manusia belajar kembali pada inti dirinya.
Sebuah pusaka yang tidak hanya indah untuk dimiliki,
tetapi juga dalam untuk dimaknai.
FB48
Keris Jalak Tilam Sari Pakubuwana Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 794 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Keris Kanjeng Kyai Pamor Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak (Pamor Putih Meteor) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Panjang Bilah : 32,7 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Songgo Langit Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Blewah Kuningan… selengkapnya
Hubungi AdminKudi Temuan Senjata Kuno Indonesia Peninggalan Zaman Kabudhan Dhapur / Bentuk : Kudi / Arit Pamor : Sanak Metorit/ Besi Nglempung Tangguh : Kabudhan / Mataram Hindu Budha Panjang Bilah : 22 cm Warangka : Kayu Jati Handle : Kayu Jati Kode : PK379 Senjata kuno temuan dari peninggalan Nusantara yang menjadi saksi peradaban pada… selengkapnya
Rp 750.000Keris Pamor Udan Mas Tiban Madiun Sepuh Keris Pamor Udan Mas Tiban Madiun Sepuh ini memiliki keistimewaan dalam pola pamornya. Pamor Udan Mas Tiban merupakan pamor yang cukup digemari dan banyak diburu. Selain karena pamornya yang indah, juga nilai esoterisnya yang terkenal untuk kekayaan. Untuk dhapurnya cukup sederhana, yaitu berdhapur brojol. Lalu kalau soal sandangannya… selengkapnya
Rp 1.600.000Korowelang Pamor Wengkon Dhapur: Korowelang Pamor: Wengkon Tangguh: Madiun Sepuh Warangka: Gayaman Surakarta Kayu Timoho Hulu/Handle: Yudawinatan Kayu Kemuning Pendok: Blewah Kuningan Mamas Mendak: Bejen Kuningan
Rp 1.388.000Keris Tilam Upih Pamor Wahyu Tumurun Tangguh Pajajaran Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Wahyu Tumurun Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Bunton Jogjakarta Kuningan Ukir… selengkapnya
Rp 2.750.000Pusaka Keris Mahesa Lajer Pamor Batu Lapak Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kebo lajer / Maheso Lajer Pamor (motif lipatan besi) : Batu lapak (pamor langka) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Panjang Bilah : 33 cm pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Ladrang Surakarta Kayu gembol Jati Gandar Iras Kuno… selengkapnya
Rp 1.900.000Keris Sepuh Jangkung Mataram Sultan Agung Pamor Wahyu Tumurun Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Luk 3 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Wahyu Tumurun (pamor ngebyar meteorit) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 36,2 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Kemuning… selengkapnya
Rp 4.555.000Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Tetesing Warih Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Tetesing Warih Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Abad Ke 14 Masehi Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang kuno Pendok :… selengkapnya
Rp 2.560.000Keris Pasupati HB I Sepuh Warangka Wulan Tumanggal Rajamala Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pasopati / Pasupati Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB I (Hamengkubuwono Ke 1) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Wulan Tumanggal Kayu Galeh Nagasari Handle / Gagang : Ukiran Rajamala Kayu Galeh… selengkapnya
Rp 5.111.000


















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.