Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Nogo Siluman Pamor Banyu Mili
- Dhapur Keris Mahesa Lajer
- Keris Carita Gandhu Pamor Lar Gangsir
- Panimbal Luk 9 Gonjo Wilut Majapahit
- Keris Kyai Rangga Wirun Kalawijan Luk 27 Pamor Ped
- Tombak Pusaka Karacan Luk 7 Pamor Beras Wutah Tang
- Keris Tilam Upih Pamor Jung Isi Dunyo Tangguh Bage
- Pusaka Pedang Suduk Kuno Pamor Ngulit Semangka
Keris Jalak Tilam Sari Pakubuwana Sepuh
Rp 6.500.000| Kode | FB48 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Jalak Tilam Sari, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Segoro Muncar, Tangguh Surakarta (PB) |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Jalak Tilam Sari |
| Pamor | : Segoro Muncar |
| Tangguh | : Pakubuwana II (PB II) |
| Warangka | : Ladrang Surakarta, Bahan Kayu Gembol Jati |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Bahan Kayu Kemuning |
| Pendok | : Bunton, Bahan Kuningan Silih Asih |
| Mendak | : Parijata, Bahan Kuningan |
Keris Jalak Tilam Sari Pakubuwana Sepuh
Keris Jalak Tilam Sari Tangguh PB Sepuh
Sederhana dalam rupa, dalam dalam makna
Keris pusaka yang satu ini menampilkan sosok yang sederhana namun berkarakter kuat. Garapnya menghadirkan ricikan yang lugas dan proporsional, dengan ghandik tegas, tikel alis, pejetan, sraweyan, serta tingil di bagian belakang yang tersusun harmonis.
Pada bagian tengah bilah terdapat ada-ada yang semakin memperkuat kesan kokoh dan merbawani. Pamornya tampil relatif kontras, dengan alur yang rapi dan lembut, menyebar indah menghiasi sepanjang bilah—memberikan kesan hidup tanpa kehilangan ketenangannya.
Material besinya tergolong pulen, dengan slorok yang jelas dan kontras, menghadirkan gradasi warna yang mempertegas keindahan bilah secara keseluruhan.
Secara pasikutan, keris ini memancarkan aura gagah sekaligus berwibawa—tidak berlebihan, namun terasa matang dalam setiap bagiannya.
Filosofi Jalak Tilam Sari
Laku sederhana menuju inti kehidupan
Dalam pakem perkerisan, dhapur ini dikenal sebagai Jalak Tilam Sari—sebuah bentuk yang tampak sederhana, namun menyimpan kedalaman filosofi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Jalak” melambangkan ketegasan—lugas, jujur, dan berkarakter.
Sementara “Tilam Sari” mengandung makna laku hidup: tentang tirakat, kesederhanaan, dan perjalanan menuju kemuliaan.
Filosofi ini mengajarkan bahwa tidak ada “sari” atau inti kehidupan yang bisa diraih secara instan. Segala sesuatu yang bernilai lahir dari proses—dari kesabaran, pengendalian diri, dan kesediaan menjalani setiap fase, termasuk fase yang berat dan tidak nyaman.
Dalam konteks kehidupan modern yang serba cepat, pusaka ini seolah menjadi pengingat:
bahwa yang instan sering kali hanya semu—cepat datang, namun juga cepat hilang.
Sebaliknya, nilai sejati justru lahir dari proses panjang yang ditempa dengan kesungguhan.
Jejak Sejarah: Tangguh PB Sepuh
Di antara dua zaman, di antara dua rasa
Keris ini berasal dari era awal Pakubuwana, yang dalam dunia perkerisan dikenal sebagai tangguh PB Sepuh—rentang masa dari Pakubuwana I hingga Pakubuwana II.
Ini adalah masa penting dalam sejarah Mataram, sebuah fase peralihan dari kekuasaan tunggal menuju perubahan besar yang kelak membentuk dua pusat budaya: Surakarta dan Yogyakarta.
Keris-keris dari tangguh ini memiliki karakter khas:
matang dalam tekanan, kuat dalam garap, dan tidak berlebihan dalam hiasan.
Ia berada di titik persimpangan—masih menyimpan jiwa Mataram lama yang tegas dan berkarakter, namun mulai membuka diri pada sentuhan rasa dan estetika yang lebih halus.
Peristiwa besar seperti Perjanjian Giyanti kemudian menjadi titik balik yang membelah Mataram menjadi dua:
Surakarta di bawah Pakubuwana III dan Yogyakarta di bawah Hamengkubuwana I.
Dari sinilah lahir dua langgam besar dalam dunia perkerisan:
- Gaya Yogyakarta yang tegas, disiplin, dan berorientasi pada laku
- Gaya Surakarta yang halus, luwes, dan berorientasi pada rasa
Namun sebelum semua itu terpisah, tangguh PB Sepuh hadir sebagai jembatan—
sebuah pengingat bahwa semuanya pernah berasal dari satu akar yang sama.
Keris Jalak Tilam Sari ini bukan sekadar pusaka…
melainkan representasi dari sebuah perjalanan.
Perjalanan tentang kesederhanaan, tentang proses,
dan tentang bagaimana manusia belajar kembali pada inti dirinya.
Sebuah pusaka yang tidak hanya indah untuk dimiliki,
tetapi juga dalam untuk dimaknai.
FB48
Keris Jalak Tilam Sari Pakubuwana Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 938 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Keris Empu Koso Pamor Jung Isi Dunyo Madura Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Jung Isi Dunyo Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Madura Sepuh Empu Koso (Abad XV) Panjang Bilah : 36,5 cm Warangka : Gayaman Yogyakarta (Kayu Timoho Kuno) Handle / Gagang : Putri Kinurung… selengkapnya
Rp 2.550.000Keris Kebo Teki Keleng Tangguh Tuban Majapahit Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kebo Teki / Mahesa Teki Pamor (motif lipatan besi) : Keleng (Besi Padat Nglempung Istimewa) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Majapahit (Abad XIII) Panjang Bilah : 34 cm (Pesi Masih Utuh Panjang Original) Warangka : Sandang Walikat Kayu Sono… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Sengkelat Pamor Mrutu Sewu Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Mrutu Sewu Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Pendok: Blewah Surakarta Mendak : Kuningan Tentang Keris Pusaka Keris Pusaka telah ditetapkan oleh UNESCO ((United Nations Educational, Scientific and… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tindih Bethok Sombro Empu Jaka Sura Tangguh Majapahit Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Betok Sombro (Empu Jaka Sura) Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah / Wos Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Madya Panjang Bilah : 20 cm Warangka : Sandhang Walikat Kayu Cendana Jawa Handle / Gagang :… selengkapnya
Rp 1.750.000Keris Naga Sapta Kinatah Kamarogan Keris Naga Sapta Kinatah Kamarogan adalah salah satu keris dari ratusan koleksi pusaka keris. Keris ini tergolong ke dalam jenis keris luk 7. Dilihat dari bentuk dan ricikannya keris ini berdhapur Naga Sapta. Sedangkan untuk pamor yang tergurat pada bilahnya adalah pamor Keleng / Kelengan (tanpa pamor). Untuk perkiraan masa… selengkapnya
Rp 6.500.000Keris Sengkelat Pamor Singkir Blambangan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Singkir / Adeg Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Blambangan Panjang Bilah : 35,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok : Blewah Surakarta Kuningan Motif Pangeran… selengkapnya
Rp 4.130.000Pusaka Keris Betok Putut Sajen Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Putut Sajen Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Majapahit Abad Ke 13 masehi Panjang Total putut : 29,8 cm Warangka : Sandhang Walikat Kayu Sono Keling Kode: PK078 INFO SELENGKAPNYA Tentang Pusaka Keris Betok Putut Sajen Silahkan… selengkapnya
Rp 2.500.000


















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.