Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Pusaka Pedang Suduk Kuno Pamor Ngulit Semangka
- Keris Kolonadah Luk 5 Pamor Banyu Mili Sepuh Kuno
- LANGKA!! Keris Kyai Kalanadah Luk 5 Mataram Sultan
- Pusaka Keris Pulanggeni Pamor Mrambut Meteor
- Keris Lurus Dhapur Sinom Tangguh Mataram Abad 17 S
- Keris Jaka Waru Luk 11 Kuno
- Pusaka Keris Sabuk Inten Kembang Kacang Bungkem Se
- Keris Jalak Sangu Tumpeng Singosari
Pusaka Tombak Banyak Angrem Sepuh Antik
Rp 3.500.000| Kode | F099 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Banyak Angrem, Katalog Produk, Pamor Ngulit Semangka, Tangguh Pajajaran, Tombak |
| Jenis | : Tombak |
| Dhapur | : Banyak Angrem |
| Pamor | : Ngulit Semangka |
| Tangguh | : Pajajaran |
| Warangka | : Tutup Tombak, Bahan Kayu Cendana Jawa |
| Deder/Handle | : Landeyan Panukup, Bahan Kayu Cendana Jawa |
| Pendok | : - |
| Mendak | : Methuk Iras |
Pusaka Tombak Banyak Angrem Sepuh Antik
TOMBAK BANYAK ANGREM
Tombak Banyak Angrem memiliki bentuk yang tidak biasa. Bilahnya menyerupai seekor angsa yang sedang mengerami telurnya, sehingga disebut Banyak Angrem. Bentuknya yang tidak simetris justru menjadi ciri yang menarik, karena berbeda dengan kebanyakan dhapur tombak yang menekankan keseimbangan bentuk bilah.
Ketidakpraktisan bentuknya sebagai senjata perang membuat Banyak Angrem lebih dikenal sebagai tombak pusaka, yang nilai utamanya tidak semata-mata terletak pada fungsi sebagai senjata, tetapi pada simbol, nilai budaya, dan piwulang yang terkandung di dalamnya.
Makna Angsa dalam Banyak Angrem
Masyarakat Jawa sejak dahulu banyak membaca kehidupan melalui alam. Perilaku hewan, tumbuhan, air, gunung, maupun berbagai peristiwa di sekitarnya sering dijadikan sasmita untuk memahami kehidupan manusia.
Angsa menjadi menarik karena dikenal sebagai hewan yang memiliki ikatan kuat dengan kelompok dan wilayahnya. Ketika mengerami telur, induk angsa menjaga calon anaknya dengan penuh perhatian. Pasangannya pun turut menjaga lingkungan di sekitarnya dari gangguan.
Dari perilaku tersebut, Banyak Angrem dapat dibaca sebagai simbol menjaga dan merawat kehidupan. Mengasuh bukan hanya soal memberi makan, tetapi juga menjaga sesuatu yang berharga agar dapat tumbuh dengan baik.
Di dalam kehidupan manusia, makna ini dapat diterapkan pada keluarga, amanah, pekerjaan, ilmu, maupun nilai-nilai yang diwariskan kepada generasi berikutnya. Apa yang kita miliki tidak cukup hanya dijaga untuk diri sendiri, tetapi juga perlu dirawat agar tetap hidup dan dapat diteruskan.
Makna Keteguhan dan Kewaspadaan
Angsa juga dikenal memiliki sifat teritorial dan peka terhadap kehadiran sesuatu yang dianggap mengancam. Ketika merasa wilayah atau anak-anaknya berada dalam bahaya, ia akan memberikan tanda dan melakukan perlawanan.
Karakter inilah yang dapat menjadi piwulang dari Banyak Angrem: lembut dalam merawat, tetapi tegas ketika menjaga sesuatu yang menjadi tanggung jawabnya.
Dalam kehidupan, seseorang memang tidak harus selalu keras untuk menjadi kuat. Ada saatnya kita bersikap lembut, tetapi ada pula saatnya harus memiliki batas dan keberanian untuk mengatakan tidak terhadap sesuatu yang dapat merusak kehidupan yang sedang kita jaga.
Makna Kepekaan Batin
Dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, angsa juga dikenal memiliki berbagai cerita dan simbol yang berkaitan dengan kepekaan terhadap hal-hal yang tidak kasatmata. Dari sanalah kemudian berkembang harapan bahwa Banyak Angrem dapat menjadi perlambang kepekaan batin dan kewaspadaan.
Kepekaan batin dalam pemahaman yang lebih luas tidak harus selalu dikaitkan dengan kemampuan gaib. Ia dapat dimaknai sebagai kemampuan manusia untuk membaca keadaan, merasakan sesuatu yang tidak baik, mengenali tanda-tanda bahaya, dan mengambil sikap sebelum persoalan menjadi lebih besar.
Dengan demikian, Banyak Angrem dapat menjadi pengingat agar manusia tidak hanya memiliki keberanian, tetapi juga memiliki kepekaan. Sebab keberanian tanpa kepekaan dapat menjadi kecerobohan, sementara kepekaan tanpa keberanian hanya akan membuat seseorang terus merasa takut.
Pada akhirnya, Banyak Angrem adalah simbol tentang merawat, menjaga, dan waspada. Ia menggambarkan bagaimana seseorang harus mampu menjaga apa yang dipercayakan kepadanya, melindungi keluarga dan lingkungan, serta memiliki kepekaan dalam membaca kehidupan.
Bentuknya yang tidak simetris pun seakan memberi pesan bahwa tidak semua yang bernilai harus dibuat untuk menjadi praktis atau sempurna secara bentuk. Ada benda yang justru menjadi berharga karena di dalamnya tersimpan cerita, simbol, doa, dan piwulang yang diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya.
F099
Pusaka Tombak Banyak Angrem Sepuh Antik
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 14 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Carito Keprabon Luk 11 Tangguh Pajang TUS Sepuh Era Jaka Tingkir Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carito Keprabon Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Ceprit-Ceprit Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajang (Abad ke 15 Masehi) Panjang Bilah : 36,5 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Bonggol Cendana Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 5.555.000Keris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Kamarogan Keris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Kamarogan merupakan salah satu koleksi dari sekian pusaka keris kami. Keris ini berdhapur Nogo Sosro, merupakan dhapur keris luk 13 dengan ciri khas pada gandiknya yang berganan Naga. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Kulit Semangka. Sedangkan dari penilaian… selengkapnya
Rp 2.350.000Keris Singo Barong Kinatah Emas Keris Singo Barong Kinatah Emas adalah salah satu keris koleksi kami yang berusia ratusan tahun. Keris ini sangat sepuh dan tergolong kuno. Jika dilihat dari pasikutan dan material besinya, keris ini bisa diperkirakan dibuat pada era Kerajaan Mataram Senopaten. Keris-keris di era Mataram Senopaten memiliki karakter yang indah namun wingit…. selengkapnya
Rp 39.999.000Keris Jalak Ngore PB IV Pamor Pedaringan Kebak Keris Jalak Ngore PB IV Pamor Pedaringan Kebak – Keris-keris era Pakubuwana itu memiliki prawakan yang gagah dan mewah di setiap sentuhannya. Mulai dari garap, bahan material, rancang bangun hingga pamornya seolah dibuat dengan sempurna. Oleh sebab itulah keris-keris pusaka era Pakubuwana begitu tinggi mas kawinnya. Selain… selengkapnya
Rp 25.000.000Keris Lurus Brojol Pamor Sanak Gonjo Maskumambang Tuban Majapahit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol Pamor (motif lipatan besi) : Nyanak (pamor gonjo maskumambang) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Mojopahit Panjang Bilah : 30 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Sono Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Pendok : Bunton Surakarta Kuningan… selengkapnya
Rp 900.000Kujang Sajen Kuno Pamor Banyu Mili Tangguh Pajajaran Dhapur (jenis bentuk) : Kujang Daun / Kujang Sajen / Kujang Putut Pamor (motif lipatan besi) : Banyu Mili Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Panjang Bilah : 17 cm Panjang Total : 24,5 cm Warangka : Sandhang Walikat Kayu Jati Kode : PK418 Keistimewaan kujang ini:… selengkapnya
Rp 900.000Pusaka Keris Kalawijan Luk 17 Pedaringan Kebak Dhapur: Kalawijan Luk 17 Pamor: Pedaringan Kebak Tangguh: Mataram Sultan Agung Kode: PK030 INFO SELENGKAPNYA Tentang Pusaka Keris Kalawijan Luk 17 Pedaringan Kebak Silahkan Hubungi Kami Melalui Whatsapp/Telp/SMS: 082177400100
Hubungi AdminPusaka Keris Patrem Pulanggeni Pamor Buntel Mayit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pandawa Lare Pamor (motif lipatan besi) : Gubet / Buntel Mayit + Rojo Gundolo Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Cirebon Sepuh Panjang Bilah : 27,5 cm pesi utuh masih panjang original Warangka : Sandhang Walikat Kayu Sono Keling Handle / Gagang :… selengkapnya
Rp 2.333.000Pusaka Keris Sengkelat PB Pamor Akhodiyat Meteorit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Akhodiyat Ngulit Semangka (Pamor Meteorit) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : PB (Pakubuwono X) Kode: PK110 INFO SELENGKAPNYA Tentang Pusaka Keris Sengkelat PB Pamor Akhodiyat Meteorit Silahkan Hubungi Kami Melalui Whatsapp/Telp/SMS: 082177400100
Hubungi AdminPusaka Keris Bethok Brojol Tindik Perak Pamor Tunggak Semi Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Betok Brojol (Terdapat 2 tindik perak di bagian gandik) Pamor (motif lipatan besi) : Tunggak Semi Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Panjang Bilah : 34 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning… selengkapnya
Hubungi Admin














WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.