Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Carubuk Pamor Singkir Ceprit Tangguh Blamban
- Keris Pamor Toya Mambeg Sepuh
- Pusaka Keris Betok Putut Sajen
- Keris Panimbal Kinatah Emas Pamor Untu Walang
- Keris Jangkung Luk 3 Gonjo Wilut Combong Sepuh Kun
- Jagrak Tempat Pajangan Keris Ukir Naga Kembar
- Pusaka Keris Carubuk Pamor Janur Sinebit
- Keris Dholog Guling Mataram Pamor Meteorit
Pusaka Keris Kebo Teki
Pusaka Keris Kebo Teki
Keris Kebo Teki atau sering disebut juga Keris Mahesa Teki adalah salah satu dhapur Keris lurus dengan gandhik agak panjang dan bilah pipih agak lebar jika dibandingkan dengan Keris lainnya.
Terdapat beberapa ricikan pada Keris Kebo Teki/Mahesa Teki, antara lain:
- Kembang kacang
- Jalen
- Lambe gajah (seringkali lebih dari satu)
- Blumbangan

Filosofi Keris Kebo Teki
Pada zaman dulu Keris Kebo Teki/Mahesa Teki banyak dimiliki oleh golongan terhormat seperti para tuan tanah, para sodagar dan pedagang hasil bumi.
Keris Kebo Teki memiliki makna filosofi Kerbau yang sedang menjalani laku teteki atau yang disebut juga dengan laku mati raga (bertapa). Secara spiritual Kebo/Kerbau sering juga dipersepsikan sebagai sosok Panuntun.
Sebagai panuntun, Kebo/Kerbau dipahami memiliki fisik yang kuat dan besar, rajin bekerja, setia dan sabar. Di samping itu para orang tua jaman dulu telah mewarisi kearifan lokal serta tradisi leluhur di bidang agraris yang memandang Kebo/Kerbau sebagai “Rojokoyo” yang maknanya adalah “Rojo” artinya Raja dan “Koyo” artinya kaya. Jadi maknanya adalah Kerbau yang dipahami sebagai “Raja” untuk mendapat hasil yang berlipat ganda (misalnya dari membajak sawah). Maka tidak heran jika dipandang dari sisi materialistik, Kerbau memberikan optimisme dalam menjalani hidup.
Segala sesuatu di dunia ini pada hakikatnya memang dari TUHAN. Namun, sebagai Manusia kita diwajibkan untuk berusaha, baik secara lahir maupun secara batin untuk dapat keluar dari segala kesulitan dan meraih cita-cita. Dalam laku “Teteki” sendiri, salah satunya dijalani dengan laku Topo kungkum atau berendam di sungai tempuran pada malam hari.
Topo kungkum dipahami sebagai laku pembersihan diri untuk membersihkan dari segala sengkala (kesialan) dalam kehidupan yang membuat usaha dan cita-cita kita tersendat, dan merupakan wujud pertobatan Manusia untuk dapat mencapai hidup yang lebih baik.
Tetapi sebenarnya terdapat kiasan makna yang lebih dalam dari pada sekedar hanya berendam di sungai saja. “Nempur” di sungai tempuran bukan berarti aktifitas fisik saja akan tetapi lebih bermakna spiritual.
Aliran sungai atau air adalah lambang dari sumber kehidupan di alam semesta ini, dan sumber kehidupan yang sejati adalah Allah Yang Maha Esa. Oleh karena itu “nempur” sesungguhnya adalah menyongsong campur tangan atau pitulungan (pertolongan) dari Yang Maha Kuasa.
Keris Kebo Teki adalah sebuah visi dari pemiliknya yang ingin mewujudkan kemudahan hidup, keselamatan dunia-akhirat, dan kemakmuran sampai pada keturunannya yang tentu saja harus dijemput dengan sebuah lelaku (ikhtiar).
Pusaka Keris Kebo Teki
Jual Keris Nogo Sosro Sepuh Anda sedang mencari orang yang Jual Keris Nogo Sosro Sepuh ? Ingin menambah koleksi Keris... selengkapnya
Pameran Keris Kuno Berusia Ratusan Tahun di Gedung DPRD Surakarta HUMAS DPRD KOTA SURAKARTA – Lebih dari 100 keris dipamerkan... selengkapnya
Mataram: Jejak Sejarah Kejayaan Kerajaan Agung Nusantara Mataram adalah salah satu nama besar dalam sejarah Nusantara yang memiliki jejak kejayaan... selengkapnya
Keris sebagai Simbol Penanda: Makna dan Signifikansinya Dalam berbagai budaya di seluruh dunia, senjata sering kali memiliki peran yang lebih... selengkapnya
Jual Keris Udan Mas Sepuh Anda sedang mencari orang yang Jual Keris Udan Mas Sepuh ? Ingin menambah koleksi Keris... selengkapnya
Pusaka Keris Naga Raja Pusaka Keris Naga Raja – Kata naga berasal dari bahasa Sanskerta naga, yaitu perwujudan ular Kobra... selengkapnya
Asal-usul Keris Pusaka Diponegoro Pada saat Diponegoro ditangkap, keris itu disita Belanda. Menurut Werner Kraus dalam Raden Saleh, interpretation of... selengkapnya
Blangkon: Keseimbangan Antara Sejarah dan Identitas Budaya Blangkon, sebuah penutup atau ikat kepala lelaki dalam tradisi busana adat Jawa, memiliki... selengkapnya
Filosofi Keris Buto Ijo: Melihat Lebih Dalam dari Sebilah Keris Dalam keheningan senyap sejarah, terdapat sebuah misteri yang mengelilingi sebilah... selengkapnya
Nagarakertagama: Menyusuri Epos Agung Kerajaan Majapahit Indonesia merupakan negeri dengan budaya yang kaya dan beragam, serta memiliki berbagai harta karun... selengkapnya
Jual Blawong Keris Gunungan Wayang Mentahan Kayu Jati Jual Blawong Keris Gunungan Wayang Mentahan Kayu Jati, Kami tahu bahwa ada… selengkapnya
Rp 425.000Keris Pamor Tambal Keris Pamor Tambal termasuk cukup langka dan bernilai tinggi karena tingkat kesulitan dalam pembuatannya cukup tinggi dan… selengkapnya
Hubungi AdminPendok Keris Blewah Motif Modang Pangeran Pendok Keris Blewah Motif Modang Pangeran – Pendok keris yang satu ini adalah pendok… selengkapnya
Rp 315.000MASTERPIECE Keris Tumenggung Pamor Ron Genduru MASTERPIECE keris Tumenggung Pamor Ron Genduru – Tumenggung merupakan keris pusaka yang dibuat sejak… selengkapnya
Rp 25.000.000Tilam Upih Pamor Tundung Mungsuh Tilam Upih Pamor Tundung Mungsuh – Keris ini dhapurnya Tilam Upih. Salah satu dhapur yang… selengkapnya
Rp 2.555.000Keris Nogo Siluman Kinatah Emas Pamor Banyu Tetes Mataram Senopaten Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Siluman Luk 5… selengkapnya
Rp 15.555.000Jual Keris Jalak Sinebo Tangguh Tuban Empu Suratman Kuno Langka Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Sinebo (keris dhapur… selengkapnya
Rp 2.555.000
WhatsApp us
Saat ini belum tersedia komentar.