Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Pasupati Pamor Pedaringan Kebak Mataram Sult
- Jual Blawong Keris Tombak Bahan Kayu Jati Ukir
- Tempat Pajangan Keris di Dinding Ukiran Tokoh Puno
- Pusaka Tombak Menur Pamor Pedaringan Kebak
- Jagrak Stand Keris Isi 3 Ukiran Sederhana
- Tombak Pusaka Korowelang Mataram Sultan Agung
- Keris Singo Barong Pamor Pedaringan Kebak
- Keris Sabuk Inten Kinatah Gajah Singa
Keris Pamor Banyu Mili Ilining Warih
| Stok | |
| Kategori | Kawruh Keris, Kawruh Pamor Keris |
Keris Pamor Banyu Mili Ilining Warih
Keris Pamor Banyu Mili Ilining Warih
Keris Pamor Banyu Mili Ilining Warih – PAMOR ILINING WARIH, atau sering disebut banyu mili secara harafiah berarti air yang mengalir, merupakan salah satu motif pamor yang bentuk gambarannya menyerupai garis-garis yang membujur dari pangkal bilah hingga ke ujung. Garis-garis pamor itu ada yang utuh, ada yang putus-putus, dan banyak juga yang bercabang. Garis yang berkelok-kelok itu seolah menampilkan kesan mirip gambaran air sedang mengalir.
Seperti filosofi air yang selalu mengalir mencari jalannya sendiri dari Gunung (hulu) hingga Samudera (hilir), membasahi daratan kering, menghidupi tempat-tempat yang tandus. Pamor ini dipercaya membawa semangat pembaharuan, keluar dari masa sulit dalam kehidupannya. Seperti filosofi air yang selalu mengalir mencari jalannya sendiri dari Gunung hingga Samudera. Tak heran banyak Pecinta keris menggemari keris dengan pamor motif sederhana ini karena tuahnya yang baik untuk kerejekian dan keluar dari kesulitan hidup.

Keris Pamor Banyu Mili Ilining Warih Tergolong Pamor Rekan Bukan Pamor Pamilih
PAMOR REKAN adalah pamor yang pola gam-barannya direncanakan lebih dahulu oleh empu pem-buatnya. Biasanya, perencanaan pola pamor ini her-dasarkan atas pesanan calon pemilik keris, dan si empu tinggal merekayasa teknik pembuatannya. Contoh pamor rekan (asal kata reka-direka) atau pamor anukarta, antara lain: Pamor Banyu Mili atau Ilining Warih, Udan Mas, Blarak Ngirid, Ri Wader, Naga Rangsang, Kupu Tarung, Ron Genduru, Lar Gangsir, dan Ujung Gunung.

Filosofi Keris Pamor Banyu Mili Ilining Warih
Hiduplah Seperti Air Mengalir Dan Menjadi Sumber Kehidupan Segala Hal Yang Hidup:
Air selalu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Tuhan menciptakan air agar manusia bisa mengambil pelajaran darinya. Sifat air yang selalu mengalir ke tempat rendah analog dengan sikap rendah hati pada manusia. Ibarat pemimpin, air adalah pemimpin yang melayani. Jika ia berada di posisi teratas, maka ia akan menjadi pelayan bagi orang-orang yang membutuhkan di bawahnya.
Air selalu mengisi ruang-ruang yang kosong. Manusia yang baik adalah manusia yang berusaha mengisi kekosongan (baca : kekurangan) dari manusia lainnya. Dengan meniru sifat air, kita seharusnya bisa menjadi penolong bagi orang lain yang membutuhkan. Karena sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat kepada orang lain.
Air selalu mengalir ke muara. Tak peduli seberapa jauh jaraknya, air pasti akan tiba di muara. Dengan kita meniru filosofi air yang mengalir, seharusnya kita punya visi dalam kehidupan. Hal utama yang patut diteladani dari perjalanan air menuju muara adalah sikapnya yang konsisten. Bayangkan, ada berapa banyak hambatan yang dilalui oleh air gunung untuk mencapai muara? Mungkin ia akan singgah di sungai, tertahan karena batu kayu, tetapi akhirnya ia tetap mengalir dan tiba di muaranya. Waktu tempuh air untuk sampai ke muara sangat bervariasi. Ada yang hanya beberapa hari, tapi ada juga yang beberapa minggu. Patut diingat, hal terpenting bukanlah waktu tempuh yang akan dilalui, tapi seberapa besar keyakinan untuk menuju muara atau visi atau impian yang akan kita gapai.
Begitu sederhana dalam kata, tetapi sarat makna.
Tags: filosofi pamor ilining warih, kegunaan keris sengkelat pamor banyu mili, keris luk 5 pamor banyu mili, keris pamor banyu mili, Keris Pamor Banyu Mili Ilining Warih, keris pamor ilining warih, makna keris pamor ilining warih, pamor banyu mili adalah, pamor keris, pamor keris banyu mili, tuah pamor ilining warih
Keris Pamor Banyu Mili Ilining Warih
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 9.192 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Pamor Tambal Keris Pamor Tambal termasuk cukup langka dan bernilai tinggi karena tingkat kesulitan dalam pembuatannya cukup tinggi dan hanya Empu Keris berpengalaman saja yang bisa membuatnya. Pamor Tambal tergolong dalam jenis pamor rekan. Pamor rekan sendiri adalah pamor yang pola gam-barannya direncanakan lebih dahulu oleh empu pem-buatnya. Biasanya, perencanaan pola pamor ini her-dasarkan… selengkapnya
Hubungi AdminApa Itu Dhapur Keris ? Apa Itu Dhapur Keris ? Dhapur Keris adalah penamaan ragam bentuk atau tipe keris, sesuai dengan ricikan yang terdapat pada keris itu dilihat dari jumlah luknya. Penamaan dapur keris ada patokannya, ada pembakuannya. Dalam dunia perkerisan, patokan atau pembakuan ini biasanya disebut pakem dapur keris. Misalnya, keris yang bentuknya lurus,… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tangguh Singosari Abad 13 Keris Tangguh Singosari Abad 13 – Tangguh singasari memiliki 2 pasikutan yaitu kaku dan wingit, bilahnya berukuran lebih sedang dan memiliki bentuk ujung bilah yang runcing. Warna besi tangguh ini dominan ke warna abu-abu kehitaman, jika diamati lebih dekat seperti sebuah batu tulis. Memiliki pamor yang lumer dan juga pandes…. selengkapnya
Hubungi AdminApa Itu Tangguh Keris ? Apa Itu Tangguh Keris ? Tangguh secara harafiah berarti perkiraan. Dalam dunia pekerisan di Pulau Jawa tangguh meliputi perkiraan mengenai zaman pembuatan atau gaya pembuatan. Jadi jika seorang mengatakan bahwa sebilah keris tangguh Majapahit, itu berarti bahwa keris itu diperkiraan buatan zaman Kerajaan Majapahit. Definisi lain tangguh adalah perkiraan gaya… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tangguh Segaluh Abad 12 Keris Tangguh Segaluh Abad 12 – Tangguh ini memiliki banyak keunikan mulai dari pasikutannya yang terlihat seperti kaki namun ternyata lurus, dilihat dari besinya keris ini nampak berkesan lebih kering dan memiliki warna yang hitam agak pucat kehijau-hijauan. Tangguh segaluh memiliki pamor yang lebih kalem dibandingkan tangguh lain, selain itu… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Pamor Kulit Semangka Keris Pamor Kulit Semangka atau Ngulit Semangka merupakan salah satu motif gambaran pamor yang banyak dijumpai. Dan mungkin hampir setiap kolektor keris memiliki keris dengan pamor ini. Walaupun keris dengan pamor kulit semangka ini banyak dijumpai, justru pamor ini seolah menjadi pamor yang wajib dimiliki oleh kolektor keris. Dari segi teknik… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tangguh Pengging Keris Tangguh Pengging – Pengging masih tetap Pengging yang sekarang menjadi Kelurahan Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Adalah nama sebuah kerajaan kuno yang pernah berdiri di Jawa Tengah. Raffles dalam bukunya yang terkenal, “The History of Java” mencatat keberadaan dua kerajaan pada sekitar tahun 800 M yakni Brambanan yang dipimpin oleh Baka… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Patrem Dhapur Keris Patrem – Patrem dari kota Yogyakarta merupakan sebilah Keris yang ukurannya lebih kecil dari keris pada umumnya. Biasanya berukuran sekitar 15 cm sampai 25 cm. Sehingga senjata ini lebih fleksibel jika dibawa ke mana-mana. Beberapa literatur menyebutkan bahwa Dhapur Keris Patrem sering dianggap sebagai Kris khusus wanita. Mengapa demikian? Karena… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tangguh Majapahit Keris Tangguh Majapahit – Daripada memiliki banyak keris/tombak, lebih baik hanya memiliki sebilah keris/tombak Majapahit. Itulah pepatah guyonan di kalangan kolektor perkerisan yang tentu saja terlalu menyangatkan atau memberi bobot berlebihihan pada keris tangguh Majapahit. Namun dalam kalimat bernada bercanda itu, ada makna lain yang mengandung kebenaran, Koleksi keris/tombak seorang kolektor baru… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tangguh Mataram Amangkurat Keris Tangguh Mataram Amangkurat, beberapa orang perkerisan menyebutnya dengan tangguh Kartasura. Menurut Buku Keris & Tombak Jawa Dwipa (Sugiri Suganda, 2012) secara umum tangguh Amangkurat/Kartasura adalah sebagai berikut: Tanting : berat, nggindel Besi : ngrasak, kurang wasuhan Pamor : kasap dan tlotor-tlotor Baja : agak tebal, sepuhannya tua sekali Bilah :… selengkapnya
Hubungi Admin

WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.