Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Kebo Lajer Lawe Saukel Kulit Semangka
- Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Tritik Tuban Empu Be
- Keris Kidang Mas Luk 9 Mataram Sultan Agung Sepuh
- Keris Tilam Sari Pamor Wengkon Tangguh Mataram HB
- Keris Carito Genengan Pamor Banyu Mili
- Keris Gumbeng Pajajaran Sepuh
- Keris Pamor Banyu Tetes Tirto Tumetes Tetesing War
- Pendok Slorok Jogja Kemalo Hitam
Pusaka Keris Carito Genengan Kuno
Rp 4.111.000| Kode | PK492 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Carita Genengan, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 11, Keris Sepuh, Pamor Beras Wutah, Tangguh Cirebon, TOSAN AJI 3 |
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carita Genengan
- Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kesultanan Cirebon
- Warangka : Branggah Kayu Kemuning
- Handle / Gagang : Kayu Trembalo Kuno
- Pendok: Slorok Kemalo
- Mendak : Kuningan Hias Permata
Pusaka Keris Carito Genengan Kuno
Pusaka Keris Carito Genengan Kuno
Pusaka Keris Carito Genengan Kuno luk sebelas, ukuran sedang, kembang kacang pogog berjenggot atau juga nguku bima, berjalen, lambe gajah dua, memakai pejetan dan greneng ri pandan. Dapur Carito Genengan disebut juga Carita Gunungan.
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carita Genengan
- Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kesultanan Cirebon
- Warangka : Branggah Kayu Kemuning
- Handle / Gagang : Kayu Trembalo Kuno
- Pendok: Slorok Kemalo
- Mendak : Kuningan Hias Permata

Filosofi Keris Carito Genengan
Carito berarti sesuatu yang sedang berjalan atau suatu peristiwa, atau gambaran sifat manusia dalam kehidupan manusia sehari hari. Manusia dalam hidupnya memainkan alur cerita (carito) dan lakonnya sendiri-sendiri. Hidup yang kita jalani sekarang adalah hasil dari pemilihan seseorang tentang keputusan dan peran kehidupan yang akan dijalaninya.
Genengan / Gunungan adalah salah satu wayang kulit berbentuk kerucut (lancip ke atas) melambangkan kehidupan manusia. Semakin tinggi ilmu dan semakin tua usia, manusia harus semakin mengkerucut (golong gilig) manunggaling Jiwa, Rasa, Cipta, Karsa, dan Karya dalam kehidupan kita (semakin dekat dengan Sang Pencipta).
Gapura dan dua penjaga pada Gunungan Wayang Kulit (Cingkoro Bolo dan Bolo Upoto), lambang hati manusia baik dan buruk. Tameng dan godho yang dipegang oleh raksasa tersebut diterjemahkan sebagai penjaga alam dan terang.
Pohon besar yang tumbuh menjalar ke seluruh badan dan puncak gunungan melambangkan segala budi-daya dan perilaku manusia harus tumbuh dan bergerak maju (dinamis) sehingga bermanfaat dan mewarnai dunia dan alam semesta. Selain itu, pohon besar yang ada pada gunungan juga melambangkan bahwa Tuhan memberi pengayoman dan perlindungan bagi manusia yang hidup di dunia ini.
Burung melambangkan manusia harus membuat dunia dan alam semesta menjadi indah dalam spiritual dan material.
Benteng pada gunungan melambangkan manusia harus kuat, lincah, ulet, dan tangguh. Sedangkan kera melambangkan sifat manusia harus seperti kera mampu memilih dan memilah baik-buruk, manis-pahit, karena kera mampu memilih buah yang baik, matang dan manis. Harapannya, manusia dapat memilih perbuatan baik dan buruk.
Harimau di alam liar digambarkan sebagai raja hutan, namun pada gunungan harimau dilambangkan bahwa manusia harus menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri (punya jati diri), harus mampu bertindak bijaksana dan mampu mengendalikan nafsu serta hati nurani untuk menjadi manusia yang lebih baik, yang pada akhirnya bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar.
Rumah joglo (gapuran) melambangkan suatu rumah atau Negara yang didalamnya memiliki kehidupan aman, tenteram, dan bahagia.
Pusaka Keris Carito Genengan Kuno
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 2.508 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Naga Runting Pamor Keleng Kinatah Dhapur Keris : Naga Runting Pamor Keris : Keleng Tangguh : Kamardikan Panjang Bilah : 35.5 cm
Rp 1.500.000Keris Sempono Luk 9 Pamor Wahyu Tumurun Pajajaran Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempono Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah Wahyu Tumurun Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Panjang Bilah : 36,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Iras Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok… selengkapnya
Rp 3.100.000Keris Pamor Tiban Tunggul Wulung Tuban Sepuh Keris Pamor Tiban Tunggul Wulung Tuban Sepuh – Keris dengan pamor Tunggul Wulung adalah sebuah karya seni yang memukau, tergolong sebagai pamor tiban. Keunikan pamor ini tergambar dalam bentuknya yang sederhana, menyerupai gambar anak dengan elemen-elemen yang mendasar seperti kepala, tangan, dan kaki, yang terletak dengan anggun di… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Kolonadah Luk 5 Keleng Slorok Kehijauan Mataram Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kolonadah Luk 5 Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad ke 16 Masehi Panjang Bilah : 32,5 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Sono Keling Handle / Gagang : Kayu Sono Keling Pendok :… selengkapnya
Rp 2.555.000Jalak Sumelang Gandring Corok Pamor Meteor Keris Jalak Sumelang Gandring adalah salah satu dapur keris yang masih sangat melegenda di kalangan masyarakat Indonesia. Nama keris ini dikenal luas melalui dongeng pencarian pusaka asli Keris Kyai Sumelang Gandring oleh Empu Supo atas perintah raja Majapahit yang kehilangan pusaka hebat tersebut. Ricikan dari keris ini meliputi gandik… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Tilam Upih Pamor Telaga Membleng Tangguh Majapahit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Telaga Membleng Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Abad Ke 14 Masehi Panjang Bilah : 33 cm Warangka : Branggah Yogyakarta Kayu Jati Handle / Gagang : Yogyakarta Bahan Kayu Jati Pendok : Kuningan… selengkapnya
Hubungi Admin
WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.