Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Emas Kamarogan
- Keris Tangguh Mataram Senopaten
- Keris Sengkelat Mataram Sultan Agung Pamor Beras W
- Tilam Upih Pamor Wahyu Tumurun
- Keris Tilam Sari Mataram Kartasura
- Keris Yudho Gati Pamor Brahma Watu Sumenep Madura
- Keris Nogo Manglar Bersayap Luk 19 Kinatah Kamarog
- Keris Carubuk Pamor Lintang Kemukus
Keris Tilam Upih Pamor Lintas Mas Langka
| Kode | K156 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Tilam Upih, Keris, Keris Lurus, Keris Sepuh, Pamor Beras Wutah, Pamor Dwi Warno, Pamor Lintas Mas, Tangguh Mataram, TOSAN AJI 3 |
Keris Tilam Upih Pamor Lintas Mas Langka
Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Lintas Mas Langka
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih
- Pamor (motif lipatan besi) : Lintas Mas Dan Wos Wutah (Dwi Warno) Pamor tidak putus dari atas sampai bawah bilah.
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 masehi
- Panjang Bilah : 36,8 cm
- Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Timoho Kuno Original Bawaan Bilah
- Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno
- Pendok : Kuningan Kuno
- Mendak : Kuningan Kuno
- Kode: K156
Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Keris Pamor Lintas Mas
Pamor Lintas Mas adalah salah satu pamor keris yang saat ini sulit dan jarang ditemui, sehingga pamor ini tergolong pamor langka. Tak heran jika banyak kolektor mencarinya dan mengidam-idamkan pamor lintas mas tersebut.
Lintas Mas, Lintas bermakna sebuah jalur atau jalan, sedangkan mas artinya emas atau barang berharga, yang disini diartikan sebagai rejeki. Lintas Mas memiliki makna sebagai jalan rejeki, rejeki disini tidak hanya diartikan sebagai uang semata, melainkan apapun yang mendatangkan sebuah kebahagiaan hidup manusia. Bisa berupa pangkat, jabatan, uang, anak, saudara, dan hal-hal lain yang itu diharapkan manusia dan membuat manusia itu bahagia. Yang tersirat dari pamor lintas mas yaitu sebuah harapan agar manusia bisa menemukan jalan kebahagiaannya, semua harapan dan cita-citanya dapat tercapai dengan mudah.
Kebanyakan para pecinta esoteri keris, pamor lintas mas dipercaya tuahnya yang baik untuk berdagang, berbisnis, niaga dan sebagainya. Karena kebanyakan orang memang meinginkan kesuksesan dalam hal tersebut. Namun yang lebih utama adalah Lintas Mas sebagai Jalan Kebahagiaan, yang tuahnya memang untuk mempercepat kesuksesan seseorang dalam bidang apa saja dan dalam hajad apa saja termasuk ingin dikaruniai Anak, Pasangan dan sebagainya.

Keris Pamor Wos Wutah
Harafiah berarti “beras tumpah”, oleh kebanyakan penggemar keris dianggap memiliki tuah yang dapat membuat pemiliknya mudah mencari rejeki, berkelimpahan. Oleh sebagian ahli tanjeg dikatakan bahwa di dalam pamor ini tersembunyi tuah lain yang baik, misalkan menghindarkan pemilik dari bahaya.
Bagi lelaki Jawa yang telah menikah, pamor ini juga mengingatkan akan tanggung jawab lelaki sebagai kepala keluarga untuk bertanggungjawab menghidupi / menafkahi keluarganya, sebagaimana tercermin dari ritual “kacar-kucur” pengantin Jawa, dimana pihak lelaki “menumpahkan beras” ke tempat yang telah disediakan pihak perempuan. Arti simbolis ritual ini juga berarti bahwa rejeki yang didapat sang suami “tidak lari kemana-mana” selain ke istri sendiri – yang sekaligus menjadi pengelolanya.

Dhapur Keris Tilam Upih
Menurut kitab sejarah Narendra Ing Tanah Jawi (1928) dhapur Tilam Upih (diberi nama Jaka Piturun) dibuat bebarengan dengan dhapur Balebang (diberi nama Pamunah) pada tahun 261 Saka pada era pemerintahan Nata Prabu Dewa Budhawaka.
Dhapur Tilam Upih merupakan dhapur yang paling populer di seluruh wilayah Nusantara dan relatif bisa dijumpai pada setiap tangguh, mulai dari tangguh sepuh sanget hingga tangguh kamardikan sekarang ini.
Dhapur Tilam Upih bentuknya hampir sama dengan dhapur Brojol dan dhapur Tilam Sari, perbedaanya dhapur Brojol tidak dilengkapi dengan ricikan: tikel alis, sedangkan dhapur Tilam Sari sama dengan dhapur Tilam Upih menggunakan tikel alis ditambah lagi ricikan: tingil.
Keris dhapur Tilam Upih tergolong jenis keris yang bukan pemilih, sehingga semua dapat dikenakan oleh masyarakat umum hingga para bangsawan.
Pada umumnya keris ini dikenakan oleh mereka yang sudah berkeluarga, atau mereka yang telah lanjut usia, namun juga tidak menutup kemungkinan dikenakan oleh mereka yang masih muda.
FILOSOFI, Tilam Upih berarti pembaringan yang putih suci dan indah. Makna mendalam yang terkandung dalam dhapur Tilam Upih adalah tujuan dan harapan setiap manusia ketika kembali ke pangkuan Tuhan Sang Maha Pencipta, oleh karenanya dhapur keris ini sebagai pameling untuk senantiasa dapat menjalankan perintah dan menjauhkan larangan-Nya selama di dunia.
Tags: filosofi pamor keris, harga keris tilam upih, Jual Keris, jual keris pamor langka, jual keris tilam upih, keris langka, keris pamor langka, keris tilam upih, keris tilam upih junjung drajat, keris tilam upih mataram, keris tilam upih pamor banyu mili, Keris Tilam Upih Pamor Lintas Mas Langka, keris tilam upih pamor ngulit semongko, keris tilam upih pamor udan mas, keris tilam upih sepuh, pamor keris bertuah, pamor keris terbaik, pamor keris untuk kerejekian, pusaka keris
Keris Tilam Upih Pamor Lintas Mas Langka
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.258 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Jalak Ngore Era Kerajaan Mataram Sultan Agung Keris Jalak Ngore Era Kerajaan Mataram Sultan Agung merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini berdhapur Jalak Ngore, merupakan dhapur keris lurus dengan ricikan tikel alis, pejetan, sraweyan dan greneng. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Udan Mas Tiban. Sedangkan… selengkapnya
Rp 3.900.000Keris Pusaka Kyai Sengkelat Mataram Sultan Agung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kyai Sengkelat Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Istimewa (Pamor Akhodiyat Full Bahan Meteorit) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung (Abad XVI) Panjang Bilah : 36 cm (Pesi Utuh Masih Panjang Original) Warangka : Gayaman Surakarta Gandar Iras Kayu… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Sengkelat Luk 13 Mataram Sultan Agung Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Kebak Meteorit Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 35,7 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Songgo Langit Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang… selengkapnya
Rp 4.113.000Pusaka Keris Patrem Cundrik Jangkung Asli Sepuh Dhapur Keris (penyebutan bentuk keris) : Jangkung Pamor Keris (motif lipatan besi tempa) : Ngulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Islam Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah : 15,5 cm Warangka (sarung keris) : Sandang Walikat Kayu Kemuning Kuno Handel / Deder/ Gagang keris : Kayu… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Corok Pulanggeni Pamor Keleng Hurap Besi Kehijauan Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pulanggeni Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Hurap Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kesultanan Cirebon Panjang Bilah : 39 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Jati Alas Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Mendak : Tembaga Hias Permata… selengkapnya
Rp 3.333.000Keris Jangkung Pamor Kuto Mesir Keris Jangkung Pamor Kuto Mesir merupakan salah satu koleksi pusaka kami yang sangat unik. Keunikan terdapat pada pamor tiban Kuto Mesir yang nampak sangat jelas berupa pamor akhodiyat meteor. Pamor ini cukup langka dan banyak diburu oleh para kolektor tosan aji. “Jangkung panganggenya, kudu jinangkung dèn-eling.” Sebuah pesan dari… selengkapnya
Rp 2.950.000Jual Keris Sempono Pamor Uler Lulut Tangguh Segaluh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempana luk 9 (luk hemet samar khas segaluh) Pamor (motif lipatan besi) : Uler Lulut Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Segaluh Madya Panjang Bilah : 33 cm Warangka : Model Cirebonan Kayu Kuno Handle / Gagang : Model Buto Bajang… selengkapnya
Rp 3.555.000Keris Pamor Tejo Kinurung Mataram Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Tejo Kinurung Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Madura Sepuh Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah : 35,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu kemuning Bang Kuno Pendok : Blewah… selengkapnya
Rp 3.500.000




WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.