Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Sengkelat Pamor Akhodiyat Meteorit Mataram S....
- Warangka Keris Ladrang Sungging Wayang Pandawa....
- Pusaka Keris Kyai Jaran Guyang Sepuh....
- Jual Keris Majapahit Kuno Jalak Sangu Tumpeng Pamo....
- Keris Carang Soka Pamor Sodo Lanang....
- Keris Panimbal Luk 9 Majapahit Gonjo Wilut....
- Keris Buto Ijo Pajajaran Kuno....
- Pusaka Tindih Keris Putut Sajen Pamor Setro Banyu ....
Blangkon: Keseimbangan Antara Sejarah dan Identitas Budaya
Blangkon: Keseimbangan Antara Sejarah dan Identitas Budaya
Blangkon, sebuah penutup atau ikat kepala lelaki dalam tradisi busana adat Jawa, memiliki sejarah yang panjang dan kaya. Nama “blangkon” sendiri berasal dari kata Belanda “Blanco,” yang mengacu pada sesuatu yang siap pakai. Asal usul blangkon terkait erat dengan tuntutan efisiensi waktu yang diterapkan oleh pemerintah Kolonial Belanda, di mana bangsawan Jawa diminta untuk menggunakan sesuatu yang dapat dipakai dengan cepat agar tidak terlambat dalam pertemuan rutin.
Filosofi dan Simbolisme Blangkon: Makna Dalam Setiap Lipatan
Blangkon bukanlah semata-mata pakaian, melainkan simbol yang sarat dengan makna filosofis. Dalam pandangan masyarakat Jawa kuno, kepala lelaki dianggap memiliki arti serius dan khusus, menjadikan penggunaan blangkon sebagai pakaian keseharian atau bahkan sebagai wajib bagi bangsawan Jawa. Desain segitiga blangkon menjadi cerminan prinsip hidup Jawa, dengan tiga elemen utama: tanah, air, dan udara, yang melambangkan keseimbangan dan harmoni.
Kesenian Pembuatan Blangkon: Pakem dan Keahlian Seniman
Proses pembuatan blangkon bukanlah tugas yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Terdapat pakem atau aturan tersendiri yang mengatur cara membuat blangkon. Hanya seniman yang memahami dan memiliki keahlian terkait pakem ini yang diakui untuk membuat blangkon. Inilah yang memberikan nilai seni dan keunikan pada setiap blangkon yang dihasilkan.
Evolusi Desain dan Mondholan: Dari Tradisional ke Modern
Blangkon terus mengalami evolusi dalam desain dan penggunaannya. Dahulu, mondholan (tonjolan) pada blangkon menandakan model rambut pria Jawa yang sering mengikat rambut panjang di bagian belakang kepala. Namun, dengan perubahan gaya hidup dan tren, mondholan diubah dan dimodifikasi. Sekarang, orang lebih sering memiliki rambut pendek, sehingga mondholan dimodifikasi dengan menjahit langsung pada bagian belakang blangkon.
Varian Blangkon Berdasarkan Daerah: Menjaga Keberagaman Budaya
Blangkon tidak hanya sekadar pakaian, tetapi juga mencerminkan keberagaman budaya Indonesia. Di setiap daerah, terdapat varian blangkon dengan desain yang unik. Blangkon Yogyakarta, Blangkon Surakarta, Blangkon Ponorogo, dan banyak lagi menunjukkan kekayaan warisan budaya dari sabang sampai merauke.
Melestarikan Tradisi dan Identitas: Tantangan dan Peluang
Meskipun blangkon memiliki tempat yang kuat dalam budaya Jawa, tantangan modernisasi dan globalisasi dapat mempengaruhi kelangsungan warisan ini. Oleh karena itu, upaya melestarikan tradisi pembuatan blangkon, mempromosikannya sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya, dan memberikan dukungan pada seniman lokal adalah langkah-langkah penting untuk menjaga keberlanjutan blangkon sebagai bagian dari warisan budaya yang kaya.
Kesimpulan: Blangkon, Warisan Budaya yang Hidup
Blangkon bukan sekadar aksesori, tetapi sebuah warisan budaya yang hidup dan bernilai. Dengan filosofi mendalam, keunikan desain, dan keberagaman varian di setiap daerah, blangkon tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Indonesia. Melestarikan dan mempromosikan penggunaan blangkon adalah langkah menuju pelestarian warisan budaya yang kaya dan menghormati nilai-nilai leluhur. Blangkon, sebuah simbol yang mencerminkan kekayaan budaya dan kebanggaan, tetap tegak berdiri dalam perjalanan panjang sejarah Nusantara.
Blangkon: Keseimbangan Antara Sejarah dan Identitas Budaya
Koleksi Keris Pusaka Fadli Zon Library Fadli Zon Library (Perpustakaan Fadli Zon) merupakan perpustakaan pribadi milik Fadli Zon, budayawan dan... selengkapnya
Tari Piring: Memukau dengan Keindahan dan Keahlian Tradisional Indonesia Indonesia, negara yang kaya akan keberagaman budaya, mempersembahkan Tari Piring sebagai... selengkapnya
Paradoks Werkudara: Kekuatan yang Melibatkan dan Dilema Kemanusiaan dalam Dunia Wayang Werkudara, salah satu tokoh pewayangan yang tangguh dan penuh... selengkapnya
Menyiapkan Ruang Kesalahan untuk Kebenaran yang Lebih Bijaksana Cara Aman Memahari Keris bagi Pemula Keris adalah warisan budaya yang tidak... selengkapnya
Keris Mataram: Memahami Seni Budaya Indonesia Melalui Sebuah Warisan Bersejarah Indonesia, negara kepulauan yang kaya akan keberagaman budaya, seni, dan... selengkapnya
Kesultanan Demak: Awal Kejayaan Islam di Tanah Jawa Kesultanan Demak adalah salah satu kesultanan yang memiliki peran penting dalam sejarah... selengkapnya
Kerajaan Galuh: Jejak Gemilang Peradaban di Tanah Pasundan Kerajaan Galuh adalah salah satu kerajaan kuno yang pernah berdiri di tanah... selengkapnya
Pararaton: Mengungkap Sejarah dan Mitos Melalui Naskah Klasik Jawa Budaya Indonesia kaya akan naskah-naskah klasik yang mencatat sejarah dan mitos... selengkapnya
Babad Tanah Jawa: Menggali Kronik Sejarah dan Legenda Nusantara Sejarah Indonesia dipenuhi dengan berbagai kronik, cerita, dan legenda yang membentuk... selengkapnya
Apa yang dimaksud dengan Gonjo Wulung? Gonjo Wulung adalah sebutan bagi gonjo yang sama sekali tidak berpamor, sehingga keadaannya polos... selengkapnya
Piring Motif Daun Kayu Jati Panjang Elegansi Alam: Piring Motif Daun Kayu Jati Panjang Piring motif daun kayu jati panjang… selengkapnya
Rp 117.000Keris Naga Manglar Kinatah Emas Yasan PB Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Manglar Pamor (motif lipatan besi) :… selengkapnya
Rp 40.550.000Keris Dholog Pamor Udan Mas Tiban Mataram Senapati Keris Dholog Pamor Udan Mas Tiban Mataram Senapati – DHOLOG adalah salah… selengkapnya
Rp 4.700.000Keris Lurus Tilam Upih Sepuh Tangguh Majapahit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) :… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Tombak Banyak Angrem Pamor Kulit Semangka Pajajaran Dhapur Tombak (jenis bentuk tombak) : Banyak Angrem Pamor (motif lipatan… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Cengkrong Ricikan Dhapur Keris Cengkrong: Adegipun Medang Suduk, Sraweyan, Ganja Kuwalik Keris dengan Cengkrong Dapur sedikit lebih pendek… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Nom-Noman (Muda) tahun 1614 M – 1945 Meliputi Kerajaan-kerajaan : Kartasura dan Surakarta.
Hubungi AdminPamor Langka!! Keris Mahesa Lajer Pamor Puser Bumi Pamor Langka!! Keris Mahesa Lajer Pamor Puser Bumi adalah koleksi keris dengan… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Yudho Gati Pamor Brahma Watu Sumenep Madura Empu Citranala Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Yudho Gati Pamor (motif… selengkapnya
Rp 3.999.000

WhatsApp us
Saat ini belum tersedia komentar.