Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Pendok Bunton Kuningan Suasa....
- Pusaka Keris Pandawa Cinarita Gonjo Wilut Kuno....
- Keris Anoman Mataram Sultan Agung TUS....
- Keris Pamor Singkir Nyekrak Tangguh Blambangan....
- Keris Pamor Putri Kinurung Sepuh Kuno....
- Keris Sabuk Inten Gonjo Bekas Kinatah Emas....
- Keris Sengkelat Luk 13 Tangguh Pajang Mataram Pamo....
- Keris Pasopati Pamor Wengkon Besi Hurap....
LANGKA!! Keris Kyai Kalanadah Luk 5 Mataram Sultan Agung
| Kode | K232 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Kalanadah, Keris, Keris Luk 5, Pamor Wengkon Isen, Tangguh Mataram, Tangguh Mataram Sultan Agung |
LANGKA!! Keris Kyai Kalanadah Luk 5 Mataram Sultan Agung
LANGKA!! Keris Kyai Kalanadah Luk 5 Mataram Sultan Agung
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kalanadah / Kolonadah
- Pamor (motif lipatan besi) : Wengkon Isen
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung (Abad XVI)
- Panjang Bilah : 35 cm (pesi utuh masih panjang original)
- Warangka : Gayaman Yogyakarta Kayu Timoho
- Handle / Hulu: Model Yogya Kayu Kemuning Bang Kuno
- Pendok : Bunton Yogyakarta Kuningan Sepuh Perak
- Mendak : Perunggu
- Kode : K232
Dialih rawatkan (dimaharkan) LANGKA!! Keris Kyai Kalanadah Luk 5 Mataram Sultan Agung sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.
Dhapur Kalanadah / Kolonadah
Pada jaman kerajaan dulu di jawa, keris-keris ber-luk 5 hanya boleh dimiliki oleh raja, pangeran, keluarga raja, dan para bangsawan yang memiliki kekerabatan atau memiliki garis keturunan raja, bupati dan adipati (Ningrat). Selain mereka, tidak ada orang lain yang boleh memiliki atau menyimpan keris ber-luk 5. Demikianlah aturan yang berlaku di masyarakat perkerisan jaman dulu. Dengan kata lain, keris ber-luk 5 disebut juga Keris Keningratan.
Keris dapur Kalanadah, keris Luk 5 dengan ricikan Sogokan depan mengisyaratkan kepada manusia bahwa tujuan di dunia ini adalah menerima waktu (kala=waktu, nadah=menerima), manusia yang dapat menerima dan memanfaatkan waktu adalah manusia yang akan mendapat kebahagiaan di dunia dan akherat kelak.
Sejarah mencatat hanya empu-empu pilihan yang dipekerjakan untuk mengabdi di dalam keraton seperti misalnya mpu Supo Mandrangi yang lantas mendapat gelar Pangeran Sedayu dan mendapat tanah perdikan di wilayah Sedayu. Juga para mpu Pakelun di era pemerintahan Sultan Agung Hanyakra Kusuma, sampai pada mpu era pemerintahan Susuhunan Paku Buwana seperti mpu Brajaguna, Brajasetika, Djojosukadga dan Singowidjojo telah diangkat menjadi mpu kraton.
Pamor Wengkon Isen
Pamor Wengkon Isen, wengkon adalah pamor yang bentuknya menyerupai garis yang membingkai sepanjang sisi pinggir bilah. Pola pamor ini melambangkan perisai, perlindungan, atau penangkal terhadap suatu malapetaka, penyakit, nasib buruk dan kejadian-kejadian yang tak terduga. Sedangkan isen dalam bahasa Jawa artinya adalah isian. Maksud pamor wengkon isen adalah bentuk pamor wengkon yang mempunyai isian pamor lain di dalamnya. Tuahnya kira-kira hampir sama.
Tangguh Mataram Sultan Agung
Barangkali fase yang dianggap paling mewakili kejayaan pembuatan keris di Jawa adalah semasa Kerajaan Mataram Islam. Ketika itu, perkembangan keris dan tombak berlangsung dengan pesat, baik secara kualitas maupun kuantitas.
Konon pada masa pemerintahan Sampean Dalem Ingkang Sunuhun Kangjeng Sultan Agung Prabu Anyakrakusuma Senapati Ing Ngalaga Abdurahman Sayidin Panata Dinan berkenan mengeluarkan pengumuman, ialah mulai saat itu rakyat diperkenankan mempunyai pusaka-pusaka wesi aji seperti keris, tombak, pedang luwuk dan sebagainya, dan janganlah mempunyai rasa takut, bila sewaktu-waktu pusaka tersebut akan diminta oleh Raja atau keluarga keraton.
Semua manusia berhak mempunyai rasa kepercayaan yang mantap terhadap apa yang dimiliki, dan diharapkan mempunyai rasa kepercayaan terhadap pimpinannya, bahwa beliau dan kerabat keraton akan selalu melindungi semua hak milik rakyatnya.
Mulai saat itu Mataram berwajah baru, rakyat secara gotong royong mulai berbenah diri dan membangun mulai dari desa-desa hingga dalam kota. Keadaan Mataram bertambah cerah, dan di sana-sini bila ada hari-hari pertemuan atau pisowanan, rakyat tidak takut-takut lagi memakai pakaian adatnya lengkap dengan kerisnya, mulai dari keris yang tergolong ageman maupun yang disebut pusaka tayuhan.
Kanjeng Sultan juga berkenan memberi ganjaran bagi mereka yang berjasa kepada bangsa dan negeri Mataram. Selain mengingat besar kecilnya jasa pun disesuaikan dengan kedudukannya. Menurut literatur yang ada para lelurah prajurit sampai prajurit biasa menerima ganjaran tombak atau keris yang diserasah emas bergambar sada sakler, juga bergambar sapit landak dan trisula. Sebagai pimpinan pasukan dan wadana kliwon mendapat ganjaran pusaka yang diserasah emas berupa lunglungan atau ron-ronan. Para perwira prajurit dan Panewu Mantri mendapat ganjaran pusaka-pusaka yang diserasah emas bergambar gajah dan singa. Para putra kerabat atau patih dalem mendapat ganjaran pusaka yang diserasah emas bergambar bunga anggrek.
Tags: dhapur keris langka, jual keris kalanadah, jual keris kolonadah, jual keris langka, Jual Keris Luk 5, Jual Keris Mataram Sultan Agung, kegunaan keris kolonadah, keris kaladite, keris kyai kalanadah, keris luk 5, Keris Paling Langka, LANGKA!! Keris Kyai Kalanadah Luk 5 Mataram Sultan Agung
LANGKA!! Keris Kyai Kalanadah Luk 5 Mataram Sultan Agung
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 6.024 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Brojol Full Pamor Putih Kulit Semangka Rojo Gundolo Pajajaran Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Agal Full Pamor Putih (Pamor Tiban; Rojo Gundolo, Telaga Membleng) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Panjang Bilah : 33 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Iras Kuno Handle… selengkapnya
Rp 1.555.000Keris Langka Pamor Lawe Saukel Keris Langka Pamor Lawe Saukel adalah pusaka koleksi kami yang memang sudah sangat langka. Apalagi untuk keris-keris sepuh yang berusia ratusan tahun seperti ini. Keindahan pola pamor ini memang dibuat dengan keahlian khusus oleh Mpu yang sudah mumpuni. Pamor Lawe Saukel tergolong pamor rekan dengan teknik pembuatannya yang tergolong pamor… selengkapnya
Rp 6.555.000Pusaka Keris Brojoguno Tilam Sari Pamor Pedaringan Kebak Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak (Bahan Meteor dan Nikel Alam) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Surakarta PB XIII ( Putran Brojoguno) Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Galeh Nagasari Handle / Gagang :… selengkapnya
Rp 4.500.000Pusaka Keris Kebo Teki Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kebo Teki / Mahesa Teki Pamor (motif lipatan besi) : Ngulit Semangka Kebak ( Pamor Putih) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah : 33 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Mangga Hutan Kuno Bawaan Bilah Gandar Iras… selengkapnya
Rp 2.550.000Keris Kuno Carubuk Luk 7 Majapahit Pamor Tunggak Semi Ceprit Dhapur Keris (Jenis Bentuk Keris) : Carubuk Luk 7 Pamor (Motif Lipatan Besi) : Tunggak Semi Tangguh (Perkiraan Masa Pembuatan) : Majapahit Panjang Bilah : 33,5 cm Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Setigi Handle / Gagang : Kayu Pendok : Bunton Jogjakarta Kuningan Templek Mendak… selengkapnya
Rp 3.177.000Keris Nogo Sosro Sabuk Inten Kamardikan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Nogo Sosro Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Panjang Bilah :36 cm Warangka : Gayaman Solo Kayu Jati Handle / Gagang : Kayu Jati Pendok : Bunton Solo Kuningan Mendak : Kuningan… selengkapnya
Hubungi Admin











WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.