Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Dhapur Keris Jalak Ngore
| Stok | |
| Kategori | Kawruh Dhapur Keris |
Dhapur Keris Jalak Ngore
Dhapur Keris Jalak Ngore
Dhapur Keris Jalak Ngore – Ricikan Dhapur Keris Jalak Ngore: Gandik Lugas, Pejetan, Tikel Alis, Sraweyan, Greneng.
Dapur Jalak Ngore memiliki bilah ukuran standar yang menampilkan ‘ada-ada‘ yang terlihat jelas hingga ke ujung bilah. Gandik itu polos dan sederhana. Jenis dapur ini juga dilengkapi dengan pejetan, tikel alis, sraweyan dan greneng. Selain itu, dapur ini tidak memiliki ricikan lainnya.

Filosofi Dhapur Keris Jalak Ngore
Keris dapur jalak ngore secara umum merupakan simbolisasi pencapaian kebahagiaan dan melepaskan dari segala permasalahan hidup ( terkait dengan nafkah). Burung Jalak menurut pandangan orang jawa : Kukila Tumraping tiyang Jawi, mujudaken simbul panglipur, saget andayani renaning penggalih, satemah saget ngicalaken raos bebeg, sengkeling penggalih. Candrapasemonanipun : pindha keblaking swiwi kukila, ingkang tansah ngawe ngawe ngupaya boga, kinarya anyekapi ing bab kabetahanipun. Dhumateng tuk sumberipun, asal usulipun, inggih punika wangsul dhateng susuhipum ambekta kabetahaning gesangipun.
Terjemahan secara bebas : Bagi Orang Jawa, burung merupakan symbol pelipur duka, memberikan rasa senang dihati, menghilangkan rasa kejengkelan hati, sedangkan gambaran sosoknya, dimana kepakan sayapnya melambai lambai sambil mengepakkan sayap bersuara dengan keras ( Ngore) merupakan usaha dalam mencari pangan( nafkah) untuk memenuhi kebutuhan. Burung yang telah mendapatkan pangan kemudian pulang kembali ke sarangnya ( Rumah dan Keluarganya).
Jalak merupakan burung peliharaan dalam masyarkat jawa yang mempunyai kepekaan tinggi terhadap lingkungannya dan sesuatu ha lasing yang dijumpai (Wasoada). Dalam mencari makan, burung jalak mempunyai sifat saling menguntungkan (tidak merugikan orang lain). DI sisi lain, Jalak merupakan burung yang sangat setia terhadap pasangannya. Kata Ngore dapat berasal dari kata “Mudhar”, yang berarti mengurai. Ngore mempunyai makna aktif bergerak melepaskan dari kesulitan / keruwetan dari setiap permasalahan secara teliti dan bertahap. Hal ini Juga berorientasi pada ketekunan.
Ricikan pada Dapur Jalak Ngore mempunyai makna sebagai berikut :
Gandhip Polos merupakan symbol kekuatan, ketekunan dan rajin bekerja.
Tikel Alis merupakan simbol sifat manusia ada sisi baik dan buruk, keduanya harus dikendalikan. Dalam mencari nafkah, hendaknya selalu menimbang baik buruknya dan akibatnya terhadap martabat.
Greneng merupakan simbol “rasa” atau hati. Dalam menjalankan hidup segala sesuatu dilandasi dengan hati yang bersih dan baik prasangka.
Sraweyan merupakan simbol keluwesan, Dalam bekerja hendaknya menjaga keselarasan terhadap sesame, masyarakat, lingkungan dan dapat beradaptasi dengan kebiasaan setempat. SIkap menghargai orang lain.
Pijetan / Blumbangan, merupakan simbol keihklasan hati dan kesabaran. Tidak ada yang disebut takdir sebelum diawali dengan ikhtiar / usaha.

Jalak Ngore (Ajaran dalam menjalani hidup)
Jalani hidup dengan hati yang senang dan lapang seperti wgambaran burung jalak yang sedang Ngore. Utamakan perbuatan yang baik ( Jawa : “dadya laku utama”) selalu menjaga ketakwaan kepada Tuhan dan hubungan kepada keluarga, masyarakat serta lingkungannya ( jawa : eling lan waspada). Dalam bekerja untuk mencari nafkah hendaknya berlaku jujur dan tidak merugikan orang lain. Setiap permasalahan / usaha harus dievaluasi secara teliti dan tekun ( sapa sing temen bakal tinemu, sapa sing tatag lan teteg bakal tutug).
Setiap permasalahan harus dihadapi dengan mengedepankan perasaan hati dan pikiran, ketimbang nafsu dan emosi. Demikian pula pada piwulang : Alon – alon waton kelakon, Gliyak gliyuk waton tumindak, yang berarti : meskipun pelan-pelan tapi mendapatkan hasil, tertatih – tatih tapi melaksanakan, Untuk mencapai cita cita dan tujuan, diperlukan kesungguhan, ketekunan, kewaspadaan dan kesabaran. Tidak ada orang sejahtera / kaya mendadak, semua harus dirintas dari bawah.
Tags: asal usul keris jalak tilam, ciri keris jalak ngore, Dhapur Keris Jalak Ngore, filosofi keris jalak ngore, jual keris jalak ngore, keris jalak budho, keris jalak ngoceh, keris jalak nyucup madu, keris jalak pasopati, keris jalak sinom, keris jalak tilam sari, ricikan keris jalak ngore
Dhapur Keris Jalak Ngore
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 10.960 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Keris Lar Ngatap Dhapur Keris Lar Ngatap – Ricikan Dhapur Keris Lar Ngatap: Ganja Kelab Lintah, Perabot Kados Dapur Tilam Upih. Bilah keris dengan Dapur Kelab Lintah hampir simetris, yang jelas berbeda dari bentuk biasa dari bilah keris. Keris Lar Ngatap, sebuah keris lurus yang ukuran bilanya sedikit agak panjang, walaupun demikian Keris ini… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Panji Anom Dhapur Keris Panji Anom atau Panji Nom dikenal dengan salah satu keris yang memiliki bentuk lurus ini merupakan salah satu benda pusaka yang masih dicari oleh kebanyakan orang terutama untuk para pecinta keris. Bentuk dari keris pusaka panji nom ini seperti membungkuk dan mempunyai ukuran panjang ataupun sedang. Sedangkan untuk permukaan… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Tilam Sari Ricikan Dhapur Keris Tilam Sari: Gandik Lugas, Pejetan, Ri Pandan, Tikel Alis, Sraweyan. Dhapur Keris Tilam Sari merupakan jenis keris luk lurus. TILAM SARI, adalah salah satu bentuk Dhapur keris lurus yang cukup banyak dijumpai di Pulau Jawa. Bentuk keris itu sangat serupa dengan keris dhapur Tilam Upih. Ricikan-nya adalah: Gandik… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Jalak Dinding Dhapur Keris Jalak Dinding – Ricikan Dhapur Keris Jalak Dinding : Gandik Lugas, Pejetan Lajeng, Gusen, Ri Pandan, Sikutan Wingking Jalak Dinding, atau ‘Jalak Dingin‘, memiliki bilah berukuran teratur. Jenis dapur ini terlihat mirip dengan ‘Dapur Tilam Sari‘, meskipun perbedaannya adalah gusen, yang membentang di seluruh panjang bilah. Jalak dinding yaitu… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Karno Tanding Dhapur Keris Karno Tanding – Karna Tanding (Karno Tinanding) adalah suatu babak pertempuran terbesar Baratayudo di Padang Kurusetra. Pertempuran dua senopati pilih tanding yaitu Arjuno dari kesatrian Madukoro sebagai panglima perang Negara Amarta melawan Adipati Basukarno dari Awonggo sebagai panglima perang Negara Astina. ARJUNO Arjuno atau janoko lahir dari rahim seorang… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Tumenggung Dhapur Keris Tumenggung – Tumenggung merupakan keris pusaka yang dibuat sejak zaman dulu. Walaupun keris ini dibuat sudah lama akan tetapi keberadaan dari keris pusaka tumenggung ini masih diburu atau dicari sampai sekarang. Keris tumenggung ini memiliki bentuk yang sangat indah dan ditambah dengan pamornya yaitu lang gangsir yang bisa dikatakan sebagai… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Sinom Wora Wari Dhapur Keris Sinom Wora Wari – Ricikan Dhapur Keris Sinom Wora Wari terdiri dari Sekar Kacang, Jalen, Lambe Gajah, Sogokan, Tikel Alis, Sraweyan, Greneng, Gusen. Dhapur Keris Sinom Wora Wari ‘Wora-wari‘ adalah istilah umum untuk keris dengan bilah lurus yang menampilkan gusen dan lis-lisan. Namun, Wora-wari sering cocok dengan kriteria… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Jalak Nyucup Madu Dhapur Keris Jalak Nyucup Madu – Dhapur Jalak Nyucup Madu atau Jalak Ngucup Madu adalah salah satu varian keris Jalak yang sering ditemui selain Jalak Sangu Tumpeng, ricikannya adalah gandik polos, pejetan, tikel alis dan sebuah sogokan di depan. Dalam kesederhanaan ricikan dan penampilannya, ternyata menyimpan suatu ajaran makrifat yang… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Jamang Murub Dhapur Keris Jamang Murub – Jamang murub merupakan salah satu benda pusaka berupa keris yang masih menjadi pilihan saat ini. Keris pusaka jamang murub ini memiliki bentuk lurus tanpa adanya lekuk sehingga tidak heran banyak sekali orang yang mencari keris pusaka ini. Keris jamang murub ini sangat susah untuk ditemukan, kalaupun ada… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Condong Campur Dhapur Keris Condong Campur – Dhapur Condong Campur dapat dengan mudah dikenali dari sogokannya yang panjang, sedangkan ukuran keseluruhan bilahnya adalah keris ukuran standar. Ricikan Dhapur Keris Condong Campur terdiri dari Sekar Kacang, Jalen, Lambe Gajah Kalih, Sogokan Lajeng Dumugi Pucuk, Tikel Alis, Greneng, Gusen. Tentang Dhapur Keris Condong Campur Dalam… selengkapnya
Hubungi Admin

WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.