Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Unik Pamor Tangkis, Pancuran Mas dan Keleng
- Telenan Kayu Jati Bulat Kecil
- Kotak Kayu Tempat Penyimpanan Perhiasan
- Pusaka Keris Parungsari Pamor Wengkon Isen
- Keris Brojol Pamor Pedaringan Kebak Sepuh Kuno
- Tombak Pusaka Kyai Pleret Biring Wadon Pamor Kelen
- Keris Sabuk Inten Empu Supo Majapahit
- Keris Korowelang Luk 13 Tangguh Majapahit Sepuh Ku
Dhapur Keris Patrem
| Stok | |
| Kategori | Kawruh Dhapur Keris, Kawruh Keris |
Dhapur Keris Patrem
Dhapur Keris Patrem
Dhapur Keris Patrem – Patrem dari kota Yogyakarta merupakan sebilah Keris yang ukurannya lebih kecil dari keris pada umumnya. Biasanya berukuran sekitar 15 cm sampai 25 cm. Sehingga senjata ini lebih fleksibel jika dibawa ke mana-mana.
Beberapa literatur menyebutkan bahwa Dhapur Keris Patrem sering dianggap sebagai Kris khusus wanita. Mengapa demikian? Karena senjata ini memiliki panjang kurang lebih sejengkal. Bilahnya nglimpa dengan ricikan sedikit, gandiknya polos dan terkadang memakai tikel alis. Fakta-fakta inilah yang menimbulkan dugaan bahwa pembuatan senjata ini khusus untuk kaum wanita.

Proses Pembuatan Dhapur Keris Patrem
Proses pembuatan Dhapur Keris Patrem hampir sama dengan Keris pada umumnya yaitu menggunakan bahan logam dari bijih besi dan baja. Bahan ini kemudian dipanaskan dan ditempa untuk dibuat dalam berbagai bentuk dengan luk ataupun lurus. Selain itu pada bagian bilahnya juga dihiasi dengan pamor yang membentuk pola secara natural.
Dari segi tampilan, terlihat kurang rapi jika dibandingkan dengan keris pada umumnya. Hal ini karena senjata kecil ini tidak digunakan bagi para pendekar pria dewasa, melainkan untuk anak-anak dan kaum wanita. Alasan tersebut sangat kuat karena bentuk bilahnya memang tumpul.
Sejarah Dhapur Keris Patrem
Tentu saja hal tersebut juga berdasarkan catatan sejarah yang menyatakan bahwa pada masa kerajaan di tanah Jawa sudah banyak anak-anak dan kaum wanita yang menggunakan senjata tajam berukuran kecil. Namun yang menggunakan senjata ini tentunya hanya keluarga yang memiliki wibawa dalam masyarakat. Seperti halnya keluarga bangsawan dan para anak saudagar.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi anak-anak serta kaum wanita untuk mempertahankan diri jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Karena pada masa dahulu banyak sekali kawanan rampok yang mencuri harta para saudagar dan tidak segan-segan untuk melukai anak-anak dan wanita.
Catatan sejarah lainnya menyatakan bahwa anak-anak yang menggunakan Patrem adalah mereka yang terdidik sebagai taruna yang akan menjadi prajurit kerajaan untuk mengabdi kepada negara. Tentu saja penggunaan senjata ini sebagai latihan untuk mempersiapkan diri menuju level prajurit sebagai kekuatan pertahanan bagi kerajaan. Pendidikan karakter perwira sudah ditanamkan sejak usia dini sehingga ketika mereka menginjak usia dewasa sudah matang dan siap menjadi seorang prajurit yang gagah berani dengan senjata yang dimiliki.
Sedangkan kaum wanita juga perlu memiliki senjata untuk berjaga-jaga jika mendapatkan gangguan dari kawanan perampok ataupun pria hidung belang. Wanita perlu mempertahankan diri dengan menggunakan senjata yang sesuai untuk melakukan perlawanan terhadap serangan. Selain itu, banyak pula kaum wanita yang menjadi prajurit kerajaan dan bertugas menjadi pengawal istana bagian dalam. Kebanyakan kerajaan-kerajaan pada masa lalu menugaskan prajurit wanita untuk menjaga istana bagian dalam dan prajurit lelaki berjaga-jaga pada istana bagian luar.
Bukti sejarah lainnya juga mencatat bahwa Patrem adalah sebuah singkatan dari bahasa Jawa yaitu Panggane Ingkang Damel Tentrem yang artinya bisa membuat hati tenteram bagi siapa saja yang menggunakannya. Tentu saja jika seseorang dibekali senjata kecil ini akan lebih tenang ketika berada di luar rumah yang wilayah sekitarnya masih banyak hutan belantara. Tentu saja senjata ini juga bermanfaat untuk membela diri jika mendapatkan serangan binatang buas.
Pembuatan Dhapur Keris Patrem
Senjata Patrem juga dibuat oleh empu yang biasa membuat keris. Prosesnya dimulai dari pembakaran dan peleburan bahan logam dengan suhu yang sangat tinggi. Kemudian di bentuk seperti Keris yang ukurannya kecil. Sentuhan akhir diberi pamor sebagai hiasan untuk mempercantik tampilannya. Namun bentuk pamor tidak dibuat dengan sempurna sehingga coraknya terlihat tidak beraturan dan terkesan acak-acakan.
Proses pembuatan Patrem bisa dilakukan dalam jumlah banyak atau secara masal. Tentu saja prosesnya dengan menggunakan cetakan agar hasilnya bisa sempurna dan sama bentuknya.
Bentuk pamor yang dijadikan sebagai hiasan memang dilakukan secara alami tanpa melalui proses rekayasa. Biasanya pamor Patrem berada di bagian bawah bilah atau diatas tangkai, sehingga menambah nilai Keindahan.
Tags: Dhapur Keris Patrem, jual keris cundrik, jual keris patrem, jual keris wanita, keris cundrik, keris patrem jangkung, keris patrem luk 5, keris patrem naga siluman, khasiat keris patrem naga, tombak patrem, tuah keris patrem, yang dimaksud keris patrem
Dhapur Keris Patrem
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 5.271 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Dhapur Keris Bethok Dhapur Keris Bethok – Bentuknya sangat sederhana. Bilah keris berdapur Betok lebih lebar bila dibandingkan dengan bilah keris pada umumnya. Ukuran panjang bilahnya, juga tidak sepanjang bilah keris dapur lain, hanya kira-kira separo atau tiga perempat panjang keris yang normal. Gandik-nya polos, berukuran agak panjang. Pejetan-nya luas dan dangkal. Selain itu tidak… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Jalak Sumelang Gandring Dhapur Keris Jalak Sumelang Gandring – Ricikan Dhapur Keris Jalak Sumelang Gandring: Gandik Lugas, Tikel Alis, Pejetan, Sraweyan, Ri Pandan Susun Jalak sumelang gandring merupakan salah satu dari banyaknya jenis keris yang memiliki pamor beras wutah gebagan yang didirikan sejak abad ke 17. Asal usul dari keris jalak sumelang gandring… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Jalak Nyucup Madu Dhapur Keris Jalak Nyucup Madu – Dhapur Jalak Nyucup Madu atau Jalak Ngucup Madu adalah salah satu varian keris Jalak yang sering ditemui selain Jalak Sangu Tumpeng, ricikannya adalah gandik polos, pejetan, tikel alis dan sebuah sogokan di depan. Dalam kesederhanaan ricikan dan penampilannya, ternyata menyimpan suatu ajaran makrifat yang… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Mahesa Nempuh MAHESA NEMPUH, menurut buku Dhapur yang disalin dari Buku Gambar 164 keris dan 52 tombak Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Susuhunan Pakubuwana X mempunyai ricikan ; luk tiga, gandik lugas, sogokan, tikel alis, sraweyan, greneng. FILOSOFI, Mahesa = kerbau jantan. Kerbau dalam masyarakat jawa tampaknya mempunyai kedudukan kasta yang tinggi. Salah satu… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Brojol Dhapur Keris Brojol – Ada dua versi bentuk dapur Brojol. Pertama, panjang bilahnya hanya sekitar 15-19 cm, bilahnya tipis, rata dan biasanya merupakan keris kuno. Pejetan yang ada di bagian pangkal bilah hanya samar-samar saja. Gandiknya polos dan tipis. Kadang-kadang memakai ganja iras. Kadang-kadang pula pada bilahnya ada lekukan-lekukan dangkal, seolah lekukan… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tangguh Singosari Abad 13 Keris Tangguh Singosari Abad 13 – Tangguh singasari memiliki 2 pasikutan yaitu kaku dan wingit, bilahnya berukuran lebih sedang dan memiliki bentuk ujung bilah yang runcing. Warna besi tangguh ini dominan ke warna abu-abu kehitaman, jika diamati lebih dekat seperti sebuah batu tulis. Memiliki pamor yang lumer dan juga pandes…. selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Jalak Sangu Tumpeng Dhapur Keris Jalak Sangu Tumpeng – Ricikan Dhapur Keris Jalak Sangu Tumpeng: Gandik Lugas, Sogokan, Tikel Alis, Pejetan, Sraweyan, Ri Pandan, Gusen. JALAK SANGU TUMPENG, adalah salah satu bentuk dhapur keris lurus, ukurannya sedang. Gandik-nya polos, memakai pejetan, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan dan tingil. Ricikan lainnya tidak ada. Diantara… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tangguh Pengging Keris Tangguh Pengging – Pengging masih tetap Pengging yang sekarang menjadi Kelurahan Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali. Adalah nama sebuah kerajaan kuno yang pernah berdiri di Jawa Tengah. Raffles dalam bukunya yang terkenal, “The History of Java” mencatat keberadaan dua kerajaan pada sekitar tahun 800 M yakni Brambanan yang dipimpin oleh Baka… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Sempaner Sempana Bener Dhapur Keris Sempaner Sempana Bener – Sempaner atau Sempana Bener merupakan nama dari sekian banyaknya keris berbentuk lurus yang akan sering kita temukan mulai dari tangguh sepuh contohnya Majapahit, Pajajaran sampai dengan tangguh Nom-noman. Sempaner ini berasal dari kata sempana bener yang diartikan sebagai mimpi yang benar. Ricikan dari keris… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Keris Tilam Upih Dhapur Keris Tilam Upih adalah nama dhapur keris lurus yang sederhana. Gandik-nya polos, ricikannya hanya tikel alis dan pejetan. Di daerah lain ada yang menyebutnya Tilam Petak atau Tilam Putih. Di keraton Yogyakarta paling sedikit ada tiga keris pusaka yang ber-dhapur Tilam Upih, yaitu KK Pulanggeni, KK Sirap, dan KK Sri… selengkapnya
Hubungi Admin
WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.