Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Pasupati HB I Sepuh Warangka Wulan Tumanggal
- Keris Gumbeng Pusaka Sakral Perjalanan Batin
- Keris Kyai Sabuk Inten Pamor Lintang Kemukus Matar
- Pedang Luwuk Patimura Pamor Dwi Warna Damaskus Kun
- Keris Carita Keprabon Mataram Senopaten
- Keris Sabuk Inten Luk 11
- Keris Korowelang Luk 13 Tangguh Majapahit Sepuh Ku
- Keris Megantoro Majapahit Luk 7
Kalamisani Pamor Wiji Timun
Rp 3.000.000| Kode | P227 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Kalamisani, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Wiji Timun, Tangguh Mataram |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Kalamisani |
| Pamor | : Wiji Timun |
| Tangguh | : Mataram |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Trembalo |
| Pendok | : Blewah, Bahan Mamas |
| Mendak | : Bahan Kuningan |
Kalamisani Pamor Wiji Timun
Kalamisani Pamor Wiji Timun
Dalam khazanah tosan aji Jawa, Kalamisani dikenal sebagai dhapur keris lurus yang merepresentasikan perjalanan hidup manusia sejak awal penciptaannya. Ia melambangkan kesucian asal-usul, ketika manusia masih berada di alam ruh—jernih, bening, dan bercahaya. Ketika memasuki dunia, berbagai godaan dan hawa nafsu hadir sebagai ujian, namun Kalamisani mengajarkan adanya kekuatan batin yang senantiasa mengingatkan manusia pada jati diri dan arah hidup yang lurus.
Makna tersebut dipertegas oleh kehadiran pamor Wiji Timun, motif yang menyerupai deretan benih kehidupan yang tersusun rapi di tengah bilah. Pamor ini menjadi simbol pertumbuhan, potensi, dan pengaruh yang berkembang secara alami. Bersama Kalamisani, Wiji Timun menyiratkan pesan bahwa kejernihan niat dan keteguhan laku akan menumbuhkan wibawa serta pengenalan yang baik di tengah masyarakat—seperti benih yang dirawat dengan benar, tumbuh pelan namun memberi hasil yang nyata.
Dhapur Kalamisani
Kalamisani merupakan dhapur keris lurus yang tergolong lengkap ricikannya. Di antaranya terdapat sekar kacang, jalen, lambe gajah dua, tikel alis, pejetan, sogokan rangkap, sraweyan, dan greneng. Kelengkapan ricikan ini memberi kesan kokoh namun tetap tertata, mencerminkan keseimbangan antara kekuatan lahiriah dan kehalusan garap seorang empu.
Secara filosofis, keris pusaka Kalamisani dimaknai sebagai gambaran perjalanan manusia sejak masih berada di alam ruh. Pada fase ini, manusia diibaratkan sebagai cahaya kebiruan yang jernih, suci, dan bening. Ketika terlahir ke dunia, manusia berhadapan dengan pesona duniawi dan hawa nafsu yang dapat menjadi racun bagi kehidupannya. Namun di balik godaan tersebut, Kalamisani melambangkan adanya kekuatan batin yang terus mengingatkan manusia pada asal-usul dan jati dirinya, sehingga tetap mampu berjalan lurus dan teguh dalam menjalani kehidupan.
Pamor Wiji Timun
Perhatian pertama ketika memandang keris ini tertuju pada pamor Wiji Timun yang tampil jelas dan teratur. Motif pamor ini menyerupai deretan biji ketimun yang tersusun memanjang di tengah bilah, dari pangkal hingga ujung. Ditinjau dari teknik pembuatannya, Wiji Timun tergolong pamor mlumah dan termasuk pamor rekan, yang menuntut ketelitian serta keterampilan tinggi dari empu pembuatnya.
Dalam pemaknaan simbolik, pamor Wiji Timun dipercaya melambangkan benih kehidupan dan pertumbuhan. Ia sering dikaitkan dengan daya untuk menumbuhkan wibawa, pengaruh, serta pengenalan yang baik di tengah masyarakat. Pamor ini tidak menonjolkan kemewahan, melainkan menghadirkan pesona yang halus—sebuah pengingat bahwa ketenaran dan kewibawaan sejati tumbuh dari karakter yang terjaga dan laku hidup yang selaras.
P227
Kalamisani Pamor Wiji Timun
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 124 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Keris Ganesha Luk 13 Kamardikan Garap Halus Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Ganesha Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Berserat (Kinatah Kamoragan Kuningan Disepuh Emas) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Panjang Bilah : 37 cm Warangka : Gayaman Solo Kayu Sono Keling Handle / Gagang : Kayu Sono Keling… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Sapukala Pusaka Bugis Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sapukala Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Bugis Kuno Panjang Bilah : 30 cm Warangka : Bugis Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Kemuning Ukiran Kuno Pendok : Iras Mendak : Perak Kuno Kode : PK474 ULASAN… selengkapnya
Rp 2.250.000Keris Nogo Saliro Sepuh Warangka Cendana Berikut Keterangan Keris Nogo Saliro Sepuh Warangka Cendana: Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Nogo Saliro Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Mataram Panjang Bilah : 34 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Handle / Gagang : Surakarta Kayu Cendana Pendok… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Sengkelat Pamor Wos Wutah Kebak Meteorit Mataram Sultan Agung TUS Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah Kebak Meteorit Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Abad XVI Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Branggah Jogjakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang :… selengkapnya
Rp 3.750.000KERIS TERMAHAL!! Kyai Nogo Sosro Asli KERIS TERMAHAL!! Kyai Nogo Sosro Asli – Setiap sebilah keris memang memiliki nilai historis, filosofis dan estetis yang tinggi. Juga dari mulai dapur, pamor, tangguh hingga pasikutan sebilah keris menjadi sebuah penilaian tersendiri. Dari mulai keris kuno, nom-noman hingga keris baru semua memiliki tempat masing-masing dalam menjadi sebuah ageman… selengkapnya
Hubungi AdminPatrem Tilam Upih Pamor Banyu Mili Patrem Tilam Upih Pamor Banyu Mili – Keris patrem memang memiliki keunikannya tersendiri. Terutama pada ukuran bilahnya yang dibawah ukuran rata-rata keris pada umumnya. Panjang patrem biasanya 15-25 sentimeter. Pendapat lain menganggap semua keris berukuran kurang dari 30 sentimeter bisa disebut patrem. Karena ukurannya yang kecil, patrem lebih mudah… selengkapnya
Rp 1.850.000Pusaka Keris Nogo Saliro Pamor Beras Wutah Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Nogo Saliro Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Mataram Panjang Bilah : 34 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Handle / Gagang : Surakarta Kayu Cendana Pendok : Ukir Naga Perak Mendak : Selut… selengkapnya
Hubungi AdminTilam Upih Pamor Wahyu Tumurun Tilam Upih Pamor Wahyu Tumurun – Keris bukan sekadar benda pusaka, melainkan sebuah simbol, sebuah doa yang terukir dalam bilahnya. Dan di antara sekian banyak pamor, Wahyu Tumurun adalah salah satu yang paling dicari, karena dipercaya membawa anugerah, ilham, dan keberuntungan bagi pemiliknya. Nama Wahyu Tumurun sendiri bermakna “turunnya wahyu”—sebuah… selengkapnya
Rp 2.300.000Keris Sengkelat Mataram Pamor Wahyu Tumurun Sepuh TUS Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Pamor (motif lipatan besi) : Wahyu Tumurun Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah : 34,8 cm Warangka : Branggah Jogjakarta Kayu Timoho Handle / Gagang : Kayu Songgo Langit Kuno Pendok : Bunton Slorok… selengkapnya
Rp 5.555.000Keris Sepang Naga Kembar Kalacakra Kinatah Kamarogan Unik Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kontemporer Sepang Naga Kembar Kalacakra (Kinatah Kamarogan Kuningan Sari Sepuh Emas) Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Istimewa Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Sandhang Walikat Kayu Jati Alas Handle / Gagang :… selengkapnya
Rp 1.888.000


















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.