Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- KERIS PUSAKA TINDIH!! Betok Sombro Asli Sepuh Kuno....
- Keris Tilam Sari Majapahit Pamor Ceprit-Ceprit....
- Pusaka Tindih Keris Putut Sajen Pamor Setro Banyu ....
- Tilam Upih Pamor Tambal Era Tuban Pajajaran....
- Dhapur Keris Jaka Supa....
- Keris Pajajaran Pamor Junjung Derajat....
- Keris Pasupati Pamor Pedaringan Kebak Mataram Sult....
- Keris Brojol Tangguh Tuban....
Keris Kuno Carubuk Pamor Putri Kinurung Tangguh Pajajaran Sepuh
Rp 2.555.000| Kode | PK461 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Carubuk, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 7, Pamor Ngulit Semangka, Pamor Putri Kinurung, Tangguh Pajajaran |
Keris Kuno Carubuk Pamor Putri Kinurung Tangguh Pajajaran Sepuh
Keris Kuno Carubuk Pamor Putri Kinurung Tangguh Pajajaran Sepuh
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk
- Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka + Putri Kinurung (besi Berserat)
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran
- Panjang Bilah : 35,5 cm
- Warangka : Gayaman Jogja Kayu Setigi
- Handle / Gagang : Kayu kemuning
- Pendok : Bunton Jogjakarta Kuningan Templek
- Mendak : Tembaga Sepuh Emas
- Kode : PK461
Sejarah Keris Kyai Carubuk Sebagai Pusaka Sunan Kalijaga
Dalam satu legenda dikisahkan, Kanjeng Sunan Kalijaga meminta tolong kepada Mpu Supa Mandragi untuk dibuatkan sebuah keris coten-sembelih (untuk menyembelih kambing). Sunan Kaljaga memberikan besi yang ukurannya sebesar biji asam jawa sebagai bahan pembuatan keris kepada Mpu Supa Mandrangi. Mengetahui besarnya calon besi tersebut, Empu Supa sedikit terkejut. Namun setelah Mpu Supa menerima besi tersebut dari Kanjeng Sunan Kalijaga, Ia berkata “besi ini bobotnya berat sekali, tak seimbang dengan besar wujudnya dan tidak yakin apakah cukup untuk dibuat keris”. Lalu Sunan Kalijaga berkata “besi itu tidak hanya sebesar biji asam jawa tetapi besarnya seperti gunung”. Karena ampuhnya perkataan Kanjeng Sunan Kalijaga, pada waktu itu juga besi yang sebesar biji asam jawa tersebut menjelma menjadi sebesar gunung. Hati empu Supa menjadi gugup, karena mengetahui bahwa Kanjeng Sunan Kalijaga memang benar-benar wali yang dikasihi oleh Sang Pencipta Kehidupan, yang bebas mencipta apapun. Lantaran itu, empu Supa berlutut dan takut.
Ringkas cerita, besipun kemudian dikerjakan oleh Mpu Supa Mandrangi. Tidak lama kemudian, jadilah sebilah keris, kemudian Mpu Supa Mandrangi menyerahkan keris tersebut kepada Kanjeng Sunan Kalijaga. Begitu melihat bentuk kerisnya, Kanjeng Sunan Kalijaga menjadi kaget karena hasil kejadian keris itu berbeda jauh sekali dengan yang dimaksudkan. Semula ia bermaksud meminta dibuatkan keris untuk menyembelih kambing, ternyata yang dihasilkan adalah keris Jawa (baca Nusantara) asli Majapahit, luk tujuhbelas. Begitu mengetahui keindahan keris, perasaan Kanjeng Sunan Kalijaga tersentuh, oleh karena itu mengamatinya sempai puas tidak bosan-bosannya. Kemudian ia berkata sambil tertawa dan memuji keindahan keris itu.
Kemudian Kanjeng Sunan Kaljaga memberikan besi sebesar biji kemiri kepada Mpu Supa Mandrangi dan meminta Mpu Supa Mandrangi untuk membuatkannya sebilah keris lagi. Lalu Empu Supa mengerjakannya, dan setelah dikerjakan, jadilah sebilah keris mirip pedang suduk (seperti golok atau belati). Kemudian Mpu Supa Mandrangi menyerahkan keris tersebut kepada Kanjeng Sunan Kaljaga. Begitu mengetahui wujud keris yang dihasilkan, Kanjeng Sunan Kalijaga sangat senang hatinya dan menamai keris tersebut dengan nama “Keris Kyai Carubuk”.Keris Kyai Carubuk ini kemudian menjadi senjata pusaka Sultan hadiwijaya, dan pernah digunakan bahkan sanggup mengalahkan keris kyai setan kober milik arya penangsang yang ketika itu digunakan oleh pesuruh Arya Penangsang untuk melakukan percobaan pembunuhan kepada Sultan Hadiwijaya. Karena utusan Arya Penangsang dapat dikalahkan, keris Kyai Setan Kober diambil oleh Sultan Hadiwjaya, lalu dikembalikan sendiri oleh Sultan Hadiwjaya kepada Arya Penangsang yang membuat Arya Penangsang tersinggung dan marah. Karena Arya Penangsang tersinggung dan marah, maka timbul kerbutan antara Arya Penangsang dan Sultan Hadiwijaya, dan keributan tersebut dapat dihentikan oleh Kanjeng Sunan Kudus.
Tags: jual keris carubuk, keris carubuk, keris kuno, keris luk 7, keris pajajaran, keris pamor putri kinurung, keris sepuh, keris tangguh pajajaran
Keris Kuno Carubuk Pamor Putri Kinurung Tangguh Pajajaran Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 4.275 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pusaka Keris Jangkung Keleng Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Mayang Luk 3 Pamor (motif lipatan besi) : Keleng Hurap Berserat (tempaan padat pulen) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Panjang Bilah : 33 cm pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Gayaman Jogjakarta Kayu Timoho Kuno Bawaan Bilah Handle /… selengkapnya
Hubungi AdminKujang Lanang Sepuh Pamor Tirto Tumetes Tangguh Pajajaran Kuno Dhapur (jenis bentuk ) : Kujang Lanang Pamor (motif lipatan besi) : Tirto Tumetes (besi padat pulen berserat) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Panjang Bilah : 23 cm Panjang pesi : 10 Cm Warangka : Kayu jati Handle / Gagang/ Landeyan : Kayu Jati Kode… selengkapnya
Rp 1.777.000Keris Kalawijan Kanjeng Kyai Carito Buntolo Luk 15 Mataram Amangkurat Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carita Buntala Luk 15 (dhapur langka) Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah / Beras Wutah kebak Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Amangkurat Abad ke 16 masehi Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Cendana… selengkapnya
Rp 12.555.000Tilam Upih Pamor Jung Isi Dunyo Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Jung Isi Dunyo (pamor Langka) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Tuban Era Majapahit Panjang Bilah : 33,3 cm Warangka : Gayaman Surakarta Gandar Iras Kayu kemuning Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno… selengkapnya
Rp 3.777.000Keris Luk 13 Tundung Madiun Dhapur Keris Parungsari Parungsari merupakan salah satu dhapur keris berluk tiga belas dengan ukuran bilah sedang. Dapur ini dikenal memiliki ricikan yang relatif lengkap, antara lain kembang kacang—ada yang berjenggot dan ada pula yang tanpa jenggot—lambe gajah dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan, serta greneng. Sekilas, Parungsari kerap disamakan dengan dhapur… selengkapnya
Rp 5.000.000Keris Sabuk Inten Luk 11 Mataram Sultan Agung Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah / Wos Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 34,3 cm Warangka : Branggah Jogjakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu… selengkapnya
Rp 3.333.000Pusaka Keris Dholog Pamor Kulit Semangka Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Dholog Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka (besi padat lumer ) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Amangkurat Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Surakarta Bahan Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok… selengkapnya
Rp 4.100.000Keris Sabuk Inten Luk 11 Keris Sabuk Inten Luk 11 merupakan keris dengan dhapur yang populer dan melegenda. Keris Sabuk Inten tentu saja termasuk keris favorit dan banyak diburu oleh para kolektor keris. Ricikan dhapur Sabuk Inten tergolong lengkap yakni; Luk sebelas, kembang kacang, jalen, lambe gajah, pejetan , tikel alis, sogokan depan dan sogokan… selengkapnya
Rp 3.111.000









WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.