Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Jual Senjata Primitif Petel Kapak Kabudhan Kuno
- Keris Kyai Rangga Wirun Kalawijan Luk 27 Pamor Ped
- Dhapur Keris Putut Kembar
- Pendok Keris Kuningan Motif Modang
- Jagrak Keris Isi 5 Ukiran Rojomolo Alusan Istimewa
- Pusaka Kujang Ciung Siliwangi Mata 4 Pajajaran Sep
- Pusaka Keris Tilam Sari Pamor Kuto Mesir Mataram A
- Apa Itu Pamor Keris ?
Kebo Lajer Pamor Wos Wutah Tuban TUS
Rp 3.750.000| Kode | F141 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Kebo Lajer, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Beras Wutah, Pamor Raja Kamkam, Tangguh Tuban |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Kebo Lajer |
| Pamor | : Wos Wutah + Raja Kamkam |
| Tangguh | : Tuban Sepuh |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Kayu Timoho Kuno |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Trembalo |
| Mendak | : Bahan Kuningan |
| Pendok | : Bunton Slorok, Bahan Kuningan |
Kebo Lajer Pamor Wos Wutah Tuban TUS
Kebo Lajer Pamor Wos Wutah Tuban TUS
Keris Kebo Lajer merupakan pusaka yang sejak dahulu ditempatkan bukan semata sebagai senjata, melainkan sebagai simbol laku hidup dan tanggung jawab sosial. Ia hadir sebagai pengingat tentang makna kerja keras, kesabaran, dan pengabdian—nilai-nilai yang menopang keberlangsungan keluarga, masyarakat, dan wilayah. Pusaka ini kerap dikaitkan dengan figur pemimpin lapangan: mereka yang bekerja dalam diam, menanggung beban, namun jarang menuntut pujian.
Dalam tradisi Jawa, Kebo Lajer bukan pusaka untuk pamer kejayaan, melainkan sarana menata diri. Wataknya teduh, dalam, dan bersifat ngreksa—menjaga serta melindungi. Karena itu, keris ini banyak diwariskan turun-temurun oleh keluarga priyayi desa, pengreh praja, hingga resi, sebagai pusaka penyangga keseimbangan antara manusia, alam, dan kekuasaan.
Dhapur Kebo Lajer
Dhapur Kebo Lajer mempersonifikasikan kerbau jantan suci—lambang kekuatan yang jinak, kesabaran yang kokoh, dan ketekunan yang tidak mudah goyah. Kerbau dalam kosmologi Jawa bukan sekadar hewan pekerja, melainkan simbol makhluk yang mau menundukkan tenaga besarnya demi kemaslahatan bersama. Nilai inilah yang dititipkan sang empu pada dhapur Kebo Lajer.
Secara filosofis, dhapur ini mengajarkan laku sabar lan sregep: bekerja tanpa mengeluh, kuat menahan beban, dan setia pada tanggung jawab. Karena itu, Kebo Lajer dipercaya membawa tuah keselamatan, penolak pagebluk, serta kemampuan menjaga wilayah—baik sawah, ladang, maupun tatanan sosial—agar tetap subur dan tenteram.
Pamor Wos Wutah
Pamor Wos Wutah atau Beras Wutah memperlihatkan butiran pamor kecil yang tersebar seperti beras tumpah. Dalam pemaknaan Jawa, beras adalah lambang kehidupan dan rezeki. Pamor ini mengandung doa agar kecukupan dan penghidupan tidak pernah terputus, meski datang sedikit demi sedikit namun terus mengalir.
Di sisi lain, Wos Wutah juga merupakan pameling batin. “Beras tumpah jarang kembali ke takarannya” adalah peringatan agar manusia berhati-hati dalam laku, tutur, dan sikap—terutama dalam rumah tangga dan kepemimpinan. Sekali kepercayaan retak, pemulihannya tidak mudah. Pamor ini menuntun pemiliknya untuk menjaga amanah, kesetiaan, dan rasa hormat, sebagai fondasi kehidupan yang lestari.
Pamor Raja Kamkam
Pamor Raja Kamkam tergolong pamor langka yang letaknya berada di bagian tengah gonjo. Bentuknya menyerupai tumpukan gelang atau benteng berlapis, menghadirkan kesan penguatan dari pusat pusaka. Tidak banyak empu mampu menghadirkan pamor ini dengan jelas, sehingga kehadirannya sering dipandang sebagai tanda keistimewaan.
Secara tuah, Pamor Raja Kamkam dipercaya memberi perlindungan dari fitnah, menjaga nama baik, serta mendatangkan kebahagiaan dan keberhasilan yang bersifat lestari. Ia bukan pamor yang mengangkat seseorang secara meledak-ledak, melainkan menata jalan hidup agar selamat, stabil, dan terhindar dari intrik yang merusak martabat.
Tangguh Tuban
Keris Kebo Lajer ini menunjukkan karakter Tangguh Tuban yang kuat dan tegas. Ciri-cirinya tampak pada bilah yang nglimpo agak lebar, gandik tegak, pejetan sempit, serta gonjo yang lurus atau sedikit wuwung dengan kepala buweng. Watak besinya padat dan lugas, mencerminkan lingkungan Tuban yang keras, terbuka, dan penuh dinamika sosial-politik.
Tuban sendiri adalah tanah legenda—Ronggolawe dan Brandal Lokajaya—yang membentuk watak masyarakatnya: berani, blak-blakan, dan menjunjung keadilan. Keris-keris Tuban mewarisi semangat itu. Karena itulah, Kebo Lajer tangguh Tuban tidak hanya berfungsi sebagai pusaka pribadi, tetapi juga sebagai simbol penjaga tatanan: melindungi yang lemah, menegur yang lalai, dan menegakkan keseimbangan dalam kehidupan bersama.
Tags: keris kebo lajer, keris pamor beras wutah, Keris Pamor Raja Kamkam, keris tuban sepuh
Kebo Lajer Pamor Wos Wutah Tuban TUS
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.553 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Dholog Guling Mataram Pamor Meteorit Keris yang sangat istimewa dan berkarakter. Keris dengan pamor yang indah karya Empu Ki Guling di masa kejayaan kerajaan mataram dibawah kepemimpinan Raja Sultan Agung. Dimasa kejayaan tersebut bahan pamor melimpah sehingga keris yang dibuat biasa berpamor full nan indah dari bahan meteorit. Empu Ki Guling adalah salah satu… selengkapnya
Rp 5.000.000Keris Nogo Saliro Sepuh Warangka Cendana Berikut Keterangan Keris Nogo Saliro Sepuh Warangka Cendana: Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Nogo Saliro Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah Panjang Bilah : 34 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Handle / Gagang : Surakarta Kayu Cendana Pendok : Ukir Naga Perak Mendak : Selut
Hubungi AdminKeris Kyai Sabuk Inten Pamor Lintang Kemukus Mataram Senopaten Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah Lintang Kemukus Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Senopaten (Abad XV) Panjang Bilah : 33 cm (pesi utuh masih panjang original) Warangka : Ladrang Surakarta Handle / Gagang :… selengkapnya
Hubungi AdminSenjata Pusaka Kuno Wedung Badik Dhapur / Bentuk : Badik Pamor : Keleng (besi kehijauan) Tangguh : Sepuh Luar Jawa Panjang Bilah : 20,5 panjang total badik : 30 cm warangka dan handle : Kayu jati tua Kode Produk: PK181 INFO SELENGKAPNYA Tentang Senjata Pusaka Kuno Wedung Badik Silahkan Hubungi Kami Melalui Whatsapp/Telp/SMS: 082177400100
Rp 750.000Keris Tilam Sari Mataram Amangkurat Sepuh Keris Tilam Sari Mataram Amangkurat Sepuh – Keris, sebuah senjata tradisional yang telah mengakar dalam budaya Indonesia, terutama di kalangan masyarakat Jawa, bukan sekadar sebuah benda mati. Ia merupakan warisan leluhur yang sarat akan makna, nilai budaya, dan filosofi kehidupan. Dalam setiap goresan dan pola yang terpahat di bilahnya,… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Nogo Sosro Luk 13 Corok Full Kinatah Kamarogan Keris Nogo Sosro Luk 13 Corok Full Kinatah Kamarogan adalah salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini berdhapur Nogo Sosro atau Naga Sasra, merupakan dhapur keris luk 13 dengan ciri khas pada gandiknya yang diukir bentuk naga atau biasa disebut dengan Keris Ganan Naga…. selengkapnya
Rp 6.000.000Pusaka Keris Sengkelat Kembang Kacang Bungkem Mataram Kartasura Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Kartasura / Amangkurat Panjang Bilah : 37,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok :… selengkapnya
Rp 4.130.000Keris Parungsari Kinatah Emas Panji Wilis Mataram Senopaten Keris Parungsari Kinatah Emas Panji Wilis Mataram Senopaten – Keris Parungsari, dalam makna yang luas, merepresentasikan nilai-nilai keindahan—keindahan yang muncul dari keluhuran budi serta harmoni yang terjalin antara sesama makhluk. Menatap keris ini, mata akan terpana oleh keindahan garap serta ornamen kinatah emas yang tergurat pada gandik… selengkapnya
Rp 12.000.000


















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.