Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Pasupati HB I Sepuh Warangka Wulan Tumanggal
- Keris Sengkelat TUS Amangkurat Pamor Wos Wutah
- Keris Tindih Bethok Gumbeng Pamor Rojogundolo Paja
- Jual Kotak Keris Pusaka Box Kayu Tempat Menyimpan
- PAMOR LANGKA!! Keris Pamor Lintang Kemukus Winengk
- Keris Pamor Kenanga Ginubah Tangguh Tuban Sepuh Ku
- Keris Pandawa Cinarita Pamor Uler Lulut Asli Majap
- Keris Pamor Udan Mas Dhapur Tilam Upih Sepuh Waran
Kebo Lajer Pamor Wos Wutah Tuban TUS
Rp 3.750.000| Kode | F141 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Kebo Lajer, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Keris Sepuh, Pamor Beras Wutah, Pamor Raja Kamkam, Tangguh Tuban |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Kebo Lajer |
| Pamor | : Wos Wutah + Raja Kamkam |
| Tangguh | : Tuban Sepuh |
| Warangka | : Gayaman Surakarta, Kayu Timoho Kuno |
| Deder/Handle | : Yudawinatan, Kayu Trembalo |
| Mendak | : Bahan Kuningan |
| Pendok | : Bunton Slorok, Bahan Kuningan |
Kebo Lajer Pamor Wos Wutah Tuban TUS
Kebo Lajer Pamor Wos Wutah Tuban TUS
Keris Kebo Lajer merupakan pusaka yang sejak dahulu ditempatkan bukan semata sebagai senjata, melainkan sebagai simbol laku hidup dan tanggung jawab sosial. Ia hadir sebagai pengingat tentang makna kerja keras, kesabaran, dan pengabdian—nilai-nilai yang menopang keberlangsungan keluarga, masyarakat, dan wilayah. Pusaka ini kerap dikaitkan dengan figur pemimpin lapangan: mereka yang bekerja dalam diam, menanggung beban, namun jarang menuntut pujian.
Dalam tradisi Jawa, Kebo Lajer bukan pusaka untuk pamer kejayaan, melainkan sarana menata diri. Wataknya teduh, dalam, dan bersifat ngreksa—menjaga serta melindungi. Karena itu, keris ini banyak diwariskan turun-temurun oleh keluarga priyayi desa, pengreh praja, hingga resi, sebagai pusaka penyangga keseimbangan antara manusia, alam, dan kekuasaan.
Dhapur Kebo Lajer
Dhapur Kebo Lajer mempersonifikasikan kerbau jantan suci—lambang kekuatan yang jinak, kesabaran yang kokoh, dan ketekunan yang tidak mudah goyah. Kerbau dalam kosmologi Jawa bukan sekadar hewan pekerja, melainkan simbol makhluk yang mau menundukkan tenaga besarnya demi kemaslahatan bersama. Nilai inilah yang dititipkan sang empu pada dhapur Kebo Lajer.
Secara filosofis, dhapur ini mengajarkan laku sabar lan sregep: bekerja tanpa mengeluh, kuat menahan beban, dan setia pada tanggung jawab. Karena itu, Kebo Lajer dipercaya membawa tuah keselamatan, penolak pagebluk, serta kemampuan menjaga wilayah—baik sawah, ladang, maupun tatanan sosial—agar tetap subur dan tenteram.
Pamor Wos Wutah
Pamor Wos Wutah atau Beras Wutah memperlihatkan butiran pamor kecil yang tersebar seperti beras tumpah. Dalam pemaknaan Jawa, beras adalah lambang kehidupan dan rezeki. Pamor ini mengandung doa agar kecukupan dan penghidupan tidak pernah terputus, meski datang sedikit demi sedikit namun terus mengalir.
Di sisi lain, Wos Wutah juga merupakan pameling batin. “Beras tumpah jarang kembali ke takarannya” adalah peringatan agar manusia berhati-hati dalam laku, tutur, dan sikap—terutama dalam rumah tangga dan kepemimpinan. Sekali kepercayaan retak, pemulihannya tidak mudah. Pamor ini menuntun pemiliknya untuk menjaga amanah, kesetiaan, dan rasa hormat, sebagai fondasi kehidupan yang lestari.
Pamor Raja Kamkam
Pamor Raja Kamkam tergolong pamor langka yang letaknya berada di bagian tengah gonjo. Bentuknya menyerupai tumpukan gelang atau benteng berlapis, menghadirkan kesan penguatan dari pusat pusaka. Tidak banyak empu mampu menghadirkan pamor ini dengan jelas, sehingga kehadirannya sering dipandang sebagai tanda keistimewaan.
Secara tuah, Pamor Raja Kamkam dipercaya memberi perlindungan dari fitnah, menjaga nama baik, serta mendatangkan kebahagiaan dan keberhasilan yang bersifat lestari. Ia bukan pamor yang mengangkat seseorang secara meledak-ledak, melainkan menata jalan hidup agar selamat, stabil, dan terhindar dari intrik yang merusak martabat.
Tangguh Tuban
Keris Kebo Lajer ini menunjukkan karakter Tangguh Tuban yang kuat dan tegas. Ciri-cirinya tampak pada bilah yang nglimpo agak lebar, gandik tegak, pejetan sempit, serta gonjo yang lurus atau sedikit wuwung dengan kepala buweng. Watak besinya padat dan lugas, mencerminkan lingkungan Tuban yang keras, terbuka, dan penuh dinamika sosial-politik.
Tuban sendiri adalah tanah legenda—Ronggolawe dan Brandal Lokajaya—yang membentuk watak masyarakatnya: berani, blak-blakan, dan menjunjung keadilan. Keris-keris Tuban mewarisi semangat itu. Karena itulah, Kebo Lajer tangguh Tuban tidak hanya berfungsi sebagai pusaka pribadi, tetapi juga sebagai simbol penjaga tatanan: melindungi yang lemah, menegur yang lalai, dan menegakkan keseimbangan dalam kehidupan bersama.
Tags: keris kebo lajer, keris pamor beras wutah, Keris Pamor Raja Kamkam, keris tuban sepuh
Kebo Lajer Pamor Wos Wutah Tuban TUS
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.307 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Singo Barong Kinatah Emas Pamor Pedaringan Kebak Nginden Kawung Garap Istimewa Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Singobarong Luk 5 Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Nyutro Lembut (kinatah tembaga lapis emas) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan (Dipesan seacara khusus) Panjang Bilah : 37 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Cendana… selengkapnya
Rp 7.777.000Keris Sinom Robyong Madura Sepuh Pada masa lalu, keris bukan sekadar senjata, melainkan simbol kebijaksanaan, status, dan perjalanan spiritual. Salah satu bentuk keris yang sarat makna adalah Sinom Robyong, sebuah dhapur yang mencerminkan keanggunan dan kekuatan dalam satu kesatuan. Berakar dari kearifan Nusantara, keris ini menggabungkan detail ornamen yang penuh dengan nilai-nilai filosofis. Dipadukan dengan… selengkapnya
Rp 5.500.000Jual Senjata Primitif Petel Kapak Kabudhan Kuno Dhapur / Bentuk : petel kapak primitif Pamor : Sanak Metorit/ Besi nglempung Tangguh : Kabudhan / setara dengan candi borobudur panjang bilah : 10,5 cm warangka : kayu cendana jawa handle : kayu cendana jawa senjata primitif nusantara karya adilihung asli unik untuk menambah koleksi anda Kode… selengkapnya
Rp 555.000Kalamisani Mataram Sultan Agung Filosofi Keris Pusaka Kalamisani Keris Kalamisani memiliki makna filosofis yang dalam, menggambarkan perjalanan spiritual manusia sejak di alam ruh hingga kehidupan di dunia. Di alam ruh, manusia diibaratkan sebagai cahaya kebiruan yang jernih, suci, dan bening. Namun, ketika lahir ke dunia, hawa nafsu dan pesona duniawi mulai mempengaruhi dan dapat menjadi… selengkapnya
Rp 2.500.000Pusaka Keris Sempono Luk 9 Pamor Ilining Warih Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempono Luk 9 (Luk Hemet Semu Khas Pajajaran) Pamor (motif lipatan besi) : Ilining Warih Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Abad Ke 13 Masehi Panjang Bilah : 37 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle /… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Sengkelat Tundung Madiun Kinatah Perak Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 (Kinatah Perak) Pamor (motif lipatan besi) : Ngulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kadipaten Madiun Era Mataram – Tundung Madiun (Abad XVII) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Yogyakarta (Kayu Pandan Laut Motif Kendit) Handle… selengkapnya
Rp 2.550.000Pusaka Keris Kebo Lajer Mataram Asli Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Kebo Lajer (keris Lurus) Pamor (motif lipatan besi) : Ngulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 16 Masehi Panjang Bilah :33,6cm Warangka : Gayaman SUrakarta Kayu Cendana Jawa Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning kuno Pendok : Blewah… selengkapnya
Hubungi AdminCarita Keprabon Luk 11 Majapahit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carito Keprabon Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Ceprit (besi Padat Berserat Khas Majapahit) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Abad Ke 13 Masehi Panjang Bilah : 33 cm Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 3.111.000Pusaka Kudi Kabudhan Kuno Sepuh Tua Temuan Dhapur (jenis bentuk pusaka) : Kudi Pamor (motif lipatan besi) : Sanak Meteorit (Besi Nglempung) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kabudhan (Abad X) Panjang Bilah : 19,3 cm Warangka : Kayu Cendana Jawa Handle / Gagang : Kayu Cendana Jawa Kode : PK166 Dialih rawatkan (dimaharkan) Pusaka Kudi… selengkapnya
Rp 900.000


















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.