Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Wedhung Kuno
- Keris Pamor Rojo Gundolo Wahyu Tumurun
- Tilam Upih Pamor Wiji Timun HB V
- Keris Brojol Kinatah Emas Kolo Makoro
- Tombak Sigar Jantung Pamor Tunggak Semi
- Jual Jagrak Stand Pajangan Tombak Pusaka Kayu Jati
- Pendok Selongsong Warangka Keris Model Slorok Temp
- Pusaka Keris Langka Luk 11 Sepuh Kuno
Keris Pulanggeni Luk 5 Keleng Hurap Malela Kendaga
| Kode | K123 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Pulanggeni, Keris, Keris Luk 5, Pamor Kelengan, Tangguh Mataram |
Keris Pulanggeni Luk 5 Keleng Hurap Malela Kendaga
Pusaka Keris Pulanggeni Luk 5 Keleng Hurap Malela Kendaga
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pulanggeni Luk 5
- Pamor (motif lipatan besi) : Keleng (Besi Malela Kendaga)
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram
- Panjang Bilah : 34 cm
- Pesi masih utuh panjang
- Warangka : Gayaman Solo Kayu Trembalo Kuno
- Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno
- Pendok : Blewah surakarta kuno
- Mendak: Kuningan
- Kode: K123
- Keris dengan besi malela kendaga biasa disukai oleh raja raja masa lalu
- Garansi 100 % asli sepuh kuno
- Barang sama persis seperti foto, foto kami tanpa editan
Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Filosofi Keris Pulanggeni Luk 5 Keleng Hurap Malela Kendaga
Filosofi Dhapur Keris Pulanggeni
Pulanggeni merupakan salah satu bentuk dhapur keris luk lima yang cukup populer di dunia perkerisan di Pulau Jawa. Pulang Geni bermakna ratus, hio atau dupa atau juga kemenyan (keharuman yang bersifat religius), memberikan makna bahwa dalam kehidupan banyaklah berbuat kebaikan agar jati diri menebar harum dan selalu dikenang walau hayat sudah tidak dikandung badan.
“Niyat ingsun ngobong dupo, kukuse dumugi angkoso, kang anggondo arum pinongko tali rasaningsun manembah dumateng Gusti Kang Akaryo Jagad.” ( Terjemahan bebas : Aku berniat membakar dupa, asapnya yang membubung ke angkasa, berasa harum sebagai tali yang mengikat rasaku untuk menyembah kepada Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta). Asap dari dupa yang bergerak ke atas juga sebagai perlambang bahwa niat penyucian batin kita untuk menghormati ataupun memuja yang “derajatnya lebih tinggi” daripada manusia.
Keris dapur Pulang Geni, pada jaman dahulu kala umumnya banyak dimiliki oleh para pahlawan atau pejuang. Konon Panglima Besar Jendral Soedirman dalam gerilyanya selalu terselip sebuah keris Pulanggeni yang selalu setia dibawa kemanapun beliau pergi.
Filosofi Keris Keleng atau Pengawak Waja
Penempaan keris ini biasanya sangat matang, sehingga memiliki pesona tersendiri bagi penikmat tosan aji. Keris keleng lebih mengutamakan kematangan tempa juga kesempurnaan garap. Garap di sini yang dimaksud adalah meliputi keindahan bentuk bilah, termasuk di dalamnya ricikan.
Kesempurnaan garap bermakna ketepatan etika dan sopan santun kita. Juga bermakna keselarasan dengan lingkungan hidup sehari hari. Keris Keleng juga bisa menjadi bahasa untuk memahami tingkat kematangan Si Empu, secara lahir maupun batin.
Secara lahir bisa dilihat kesanggupan Sang Empu dalam mengolah besi untuk menjadi matang dan presisi. Dalam penggarapan keris tersebut juga dibutuhkan kecermatan dan kedalaman batin. Kedalaman batin Empu diterjemahkan dalam pamor yang hitam polos tidak bergambar.
Empu sudah menep (mengendap) dari keinginan duniawi. Makna yang disampaikan harus diterjemahkan dengan kedalaman rasa yang bersahaja.
Efek yang ditimbulkan dari sugesti terhadap keris keleng tersebut adalah, bahwa keris tersebut mampu menjadi inspirasi tentang ketulusan / keikhlasan. Ada juga yang beranggapan bahwa keris keleng memiliki kekuatan secara isoteri lebih multifungsi, dibanding dengan keris yang berpamor.
Malela Kendaga
Yang terasa istimewa apabila dibandingkan dengan pusaka-pusaka lain, jika pasir malela biasa kristal-kristal yang berkerlip akan membiaskan warna putih keperakan, sedangkan material pada bilah ini jika diamati di bawah sinar matahari tampak semburat emas yang kekuning-kuningan. Orang menyebutnya dengan malela kendaga. Besi jenis ini pada jaman dahulu sangat disukai oleh para Raja sehubungan dengan daya keampuhannya. Dan saat ini menjadi target utama mereka yang mendalami dunia esoteri. Pada buku Serat Cariyosipun Para Empu ing Tanah Jawi 1919; ada cuplikan dalam bentuk tembang asmardana yang berkesan sakral : pamore ngelamat kuning/ semu garing ingkang tosan/ kuning ingkang semu ijo/ milane tan kena kelar/ ingkang ngaku kedhotan/ wong desa kang ngaku teguh/ dicuwik nyawane minggat‘ yang artinya kurang lebih : pamornya semburat kuning/ besinya agak kering/ kuning kehijau-hijauan/ maka tidak ada yang menandingi/ baik yang mengaku kebal senjata/ rakyat jelata yang mengaku kuat/ disentuh nyawanya melayang.
Tags: jual keris keleng, jual keris pulanggeni, jual keris pulanggeni luk 5, keris kelengan, keris luk 5, keris luk 5 pulanggeni sedayu, keris pulanggeni angling darma, keris pulanggeni asli, keris pulanggeni pajajaran, keris tanpa pamor atau biasa disebut, khasiat keris pulanggeni, khasiat pamor kelengan, pamor keris terbaik
Keris Pulanggeni Luk 5 Keleng Hurap Malela Kendaga
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 8.840 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Pusaka Bali Sempane Ganje Iras Pamor Buntel Mayit Dalam khazanah keris Nusantara, Keris Pusaka Bali berdhapur Sempane hadir sebagai perlambang harapan yang lahir dari kesadaran. Ia kerap dimaknai sebagai “mimpi yang benar”—cita-cita yang tidak berhenti pada angan, melainkan tumbuh dari niat lurus dan laku yang dijaga. Kesederhanaan bentuknya mencerminkan jalan hidup yang tenang, tidak… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Sinom Robyong Madura Sepuh Pada masa lalu, keris bukan sekadar senjata, melainkan simbol kebijaksanaan, status, dan perjalanan spiritual. Salah satu bentuk keris yang sarat makna adalah Sinom Robyong, sebuah dhapur yang mencerminkan keanggunan dan kekuatan dalam satu kesatuan. Berakar dari kearifan Nusantara, keris ini menggabungkan detail ornamen yang penuh dengan nilai-nilai filosofis. Dipadukan dengan… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Sabuk Inten Luk 11 Pamor Tirto Tumetes Tangguh Pajang Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Tirto Tumetes Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajang Mataram Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok… selengkapnya
Rp 2.555.000Pusaka Keris Jalak Sangu Tumpeng Sepuh Mataram Sultan Agung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Sangu Tumpeng Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah / Wos Utah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 35,6 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang… selengkapnya
Rp 2.555.000Keris Jalak Tilam Sari Tangguh PB Sepuh Sederhana dalam rupa, dalam dalam makna Keris pusaka yang satu ini menampilkan sosok yang sederhana namun berkarakter kuat. Garapnya menghadirkan ricikan yang lugas dan proporsional, dengan ghandik tegas, tikel alis, pejetan, sraweyan, serta tingil di bagian belakang yang tersusun harmonis. Pada bagian tengah bilah terdapat ada-ada yang semakin… selengkapnya
Rp 6.500.000Sempaner Pamor Adeg Singkir Keris Sempaner berpamor Singkir ini merupakan salah satu pusaka yang memadukan kehalusan bentuk dengan kedalaman makna. Dari bilahnya yang lurus tampak jelas bahwa keris ini dibuat untuk mengajarkan kelurusan niat, ketekunan dalam mengabdi, serta kejernihan budi. Kehadiran dhapur Sempaner tidak hanya menampilkan estetika tosan aji, tetapi juga memantulkan nilai-nilai lama yang… selengkapnya
Rp 5.000.000Keris Pamor Udan Mas Asli Mataram Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Brojol Pamor (motif lipatan besi) : Udan Mas (pola jadi 2 1 2) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Timoho Kuno (kayu timoho model ladrang solo sangat… selengkapnya
Rp 7.777.000Keris Pamor Melati Tumpuk Sepuh Keris Pamor Melati Tumpuk Sepuh – Pamor Melati Tumpuk, sebagaimana namanya, menggambarkan bunga Melati yang bertumpuk, suatu simbol keharuman yang abadi. Bunga Melati dikenal dalam budaya Nusantara sebagai lambang kesucian, ketulusan, dan kehalusan budi pekerti. Warna putihnya mencerminkan kejernihan hati dan niat yang bersih, sementara aromanya yang lembut dan menenangkan… selengkapnya
Rp 4.200.000




WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.