Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Brojol Tangguh Madura Koso
- Keris Sengkelat Luk 13 Tangguh Mataram Abad XVII S
- Keris Nagasasra
- Jual Blawong Keris Motif Gunungan Wayang Ukiran Na
- Keris Kuno Sengkelat Majapahit Pamor Pedaringan Ke
- Pusaka Keris Pandawa Cinarita Gonjo Wilut Kuno
- Keris Jalak Sangu Tumpeng Mataram Sultan Agung
- Keris Tumenggung Pamor Sekar Susun Mataram
Keris Sengkelat Luk 13 Pamor Kulit Semangka Sepuh
| Kode | K149 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Sengkelat, Keris, Keris Luk 13, Pamor Ngulit Semangka, Tangguh Mataram |
Keris Sengkelat Luk 13 Pamor Kulit Semangka Sepuh
Pusaka Keris Sengkelat Luk 13 Pamor Kulit Semangka Sepuh
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13
- Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung
- Panjang Bilah :32 cm
- Warangka : Ladrang Surakarta Gandar Iras Kayu Trembalo Kuno
- Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno
- Pendok : Blewah Kuningan Kuno
- Mendak : Kuningan
Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Makna Filosofi Keris Dhapur Sengkelat Luk 13
Keris Sengkelat adalah salah satu dhapur Keris luk 13 yang sangat terkenal dan melegenda. Keris sengkelat memiliki ukuran panjang bilah sedang dan memakai odo-odo sehingga permukaan bilahnya nggigir sapi.
Sedangakan ciri-ciri Keris dhapur Sengkelat antara lain:
• Memakai kembang kacang, ada yang dilengkapi jenggot dan ada yang tidak.
• Satu lambe gajah.
• Sogokan rangkap dengan ukuran normal.
• Sraweyan.
• Ri pandan.
• Greneng.
• Kruwingan.
Keris dhapur Sangkelat sangat mirip dengan Keris dhapur Parungsari. Perbedaannya, Keris Parungsari memiliki ricikan yang lebih lengkap.
Jika pada Keris Sangkelat hanya terdapat satu lambe gajah, pada Keris Parungsari terdapat dua lambe gajah, dan pada Keris Parungsari selalu dilengkapi jenggot.
Keris dhapur Sangkelat mudah sekali dijumpai karena banyak diduplikasi. Saking terkenalnya Keris tersebut, maka banyak orang yang ingin sekali memiliki Keris Sengkelat. Dan karena banyaknya minat terhadap Keris Sengkelat maka banyak dibuat tiruannya.
Hingga saat ini Keris Sengkelat masih tetap lestari dan menjadi pusaka piandel para pejabat dan politikus karena dipercaya memiliki tuah kewibawaan yang sangat besar.
Bahkan keraton-keraton di Jawa juga memiliki Keris dhapur sengkelat sebagai pusaka Keraton. Misalnya saja Keris pusaka KK Ageng Sengkelat milik Keraton Kasunanan Surakarta, dan ada beberapa pusaka milik keraton Kasultanan Yogyakarta yang juga berdhapur Sangkelat, di antaranya: KK Laken Manik, KK Nogo Puspito, dan KK Tejokusumo.

Luk 13 pada Keris Sengkelat memiliki makna dalam khasanah tradisi Jawa sebagai las-lasaning urip (akhir kehidupan). Yaitu bersatunya kembali Manusia dengan Sang pencipta (Allah).
Makna lainnya bahwa luk 13 adalah tri welas, yaitu welas ing sesami, welas ing sato iwen, lan welas ing tetuwuhan. Semua itu diarahkan kepada keselarasan antara Manusia, alam dan lingkungannya, serta Allah sebagai inti dari Kehidupan.
Angka 13 dalam tradisi Jawa juga dianggap sebagai angka keramat. Berbeda dengan anggapan-anggapan dari budaya Negara lain yang menganggap bahwa angka 13 adalah angka pembawa sial.
Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, angka 13 dipercaya sebagai penolak bala, angka tiga belas merupakan angka 1 dan angka 3 yang merupakan angka ganjil yang syarat dengan makna.
Angka 1 merupakan angka pertama, dan memiliki makna permulaan, tunggal dan Esa yang mencerimkan Ketuhanan. Sedangkan angka 3 merupakan angka ganjil yang mencerminkan keseimbangan.
Angka 3 memiliki makna bahwa Manusia pada dasarnya memiliki sifat tiga perkara hidup. Misalnya:
• Ada 3 hal dalam hidup yang tidak pernah bisa kembali, yakni waktu, ucapan, dan kesempatan. Maka hendaknya ketiga hal tersebut senantiasa dijaga dan dimanfaatkan sebaik mungkin agar tidak ada sesal dikemudian hari.
• Ada 3 hal yang tidak pernah kita ketahui, yaitu rejeki, umur, dan jodoh.
• Ada 3 hal dalam hidup yang sudah pasti akan terjadi, yaitu tua, lemah, dan mati. Maka persiapkanlah dengan sebaik-baiknya karena jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya kecuali tiga perkara, yaitu:
- amal jariyah
- ilmu yang bermanfaat, dan
- anak yang sholeh/sholeha.

Sejarah Keris Sengkelat Luk 13
Keris Sengkelat adalah Keris pusaka luk 13 yang diciptakan pada jaman Majapahit, yaitu pada masa pemerintahan Prabu Kertabumi (Brawijaya-V) oleh seorang Mpu kerajaan yang sangat terkenal, yaitu Pangeran Sedayu/Mpu Supo Mandrangi.
Mpu Supo Mandrangi adalah salah satu murid dari Sunan Ampel. Konon bahan utama untuk membuat Keris Sengkelat adalah cis, yaitu sebuah besi runcing untuk menggiring onta. Konon, besi cis tersebut didapat Sunan Ampel ketika sedang bermunajat.
Ketika ditanya besi itu berasal dari mana, maka dijawablah bahwa besi itu milik Kanjeng Nabi Muhammad SAW, dan kemudian besi cis tersebut diberikan kepada Mpu Supo untuk dibuat menjadi sebilah pedang Arab.
Tapi Mpu Supo merasa sayang jika besi sebagus itu hanya dijadikan pedang yang tidak memiliki nilai artistik. Maka akhirnya besi cis tersebut dibuat menjadi sebilah Keris pusaka luk tiga belas yang sangat indah.
Kemudian oleh Sunan Ampel disarankan agar Keris tersebut diserahkan kepada Prabu Brawijaya-V. Dan ketika Prabu Brawijaya-V menerima Keris tersebut, sang Prabu menjadi sangat kagum akan keindahan keris tersebut dan akhirnya memberikan nama Sengkelat pada Keris pusaka tersebut karena Mpu Supo membawa Keris tersebut kepada Sang Prabu dengan cara disengkelat dipinggang.
Akhirnya Keris Sengkelat tersebut menjadi salah satu piandel/pusaka kerajaan dan diberi gelar Kanjeng Kyai Ageng Puworo, dan memiliki tempat khusus dalam gudang pusaka keraton Majapahit.
Tags: ciri ciri keris dhapur sengkelat, jual keris sengkelat, keris kyai sengkelat sunan kalijaga, keris sengkelat combong, keris sengkelat kinatah emas, Keris Sengkelat Luk 13 Pamor Kulit Semangka Sepuh, keris sengkelat sabuk inten, keris sengkelat tangguh majapahit, khodam keris kyai sengkelat, perawatan keris sengkelat
Keris Sengkelat Luk 13 Pamor Kulit Semangka Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 6.874 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sengkelat Luk 13 Mataram Senopaten Sengkelat Luk 13 Mataram Senopaten – Keris Sengkelat adalah salah satu bentuk dhapur Keris luk 13 yang paling terkenal dikalangan para pecinta Tosan Aji. Ukuran panjang bilah Keris ini tergolong sedang, ada yang permukaan bilahnya nglimpo dan ada yang permukaan bilahnya nggigir sapi karena memakai odo-odo. Ricikan pada Keris dhapur… selengkapnya
Rp 3.500.000Keris Pamor Udan Mas Tiban Madiun Sepuh Keris Pamor Udan Mas Tiban Madiun Sepuh ini memiliki keistimewaan dalam pola pamornya. Pamor Udan Mas Tiban merupakan pamor yang cukup digemari dan banyak diburu. Selain karena pamornya yang indah, juga nilai esoterisnya yang terkenal untuk kekayaan. Untuk dhapurnya cukup sederhana, yaitu berdhapur brojol. Lalu kalau soal sandangannya… selengkapnya
Rp 1.600.000Keris Segaluh Pamor Melati Sinebar Kuno Keris Segaluh Pamor Melati Sinebar Kuno – Keris Segaluh memiliki pasikutan kaku, bahan materialnya terkesan kering, hitam pucat kehijauan dengan pamor yang cukup bagus. Yang paling khas dari Keris Segaluh adalah gandiknya menonjol ke depan atau mbenonong, lebih mencolok dari keris Pajajaran. Pasikutan yang sederhana dan relatif kalem yang… selengkapnya
Rp 2.000.000Dhapur Kalamisani Dhapur Kalamisani merupakan salah satu dapur keris lurus yang tergolong lengkap ricikannya. Ciri-cirinya meliputi sekar kacang jalen, lambe gajah dua, sogokan, tikel alis, sraweyan, greneng, serta gusen. Komposisi ricikan tersebut menghadirkan pasikutan yang anggun, namun tetap memancarkan ketegasan dan kewibawaan. Filosofi Kalamisani menggambarkan perjalanan manusia sejak masih berada di alam ruh. Pada keadaan… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Bugis Pandawa Luk 5 Pamor Pedaringan Kebak Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Pandawa Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak (Bagian sor-soran ada pamor rojo gundolo) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Bugis (Luar Jawa) Panjang Bilah : 23 cm Warangka : Model Bugis Handle / Gagang : Model Bugis Pendok : Tembaga… selengkapnya
Rp 3.100.000Keris Tilam Sari Pamor Tunggul Wulung Dalam khazanah pusaka Jawa, keris tidak hanya dibaca dari bentuk dan tangguhnya, tetapi dari bahasa simbol yang dikandungnya. Tilam Sari adalah salah satu dhapur yang sarat makna, di mana tilam dimaknai sebagai alas kehidupan, sedangkan sari berarti kembang atau bunga—perlambang keindahan, keharuman, dan inti kebajikan. Ia menggambarkan harapan agar… selengkapnya
Rp 5.000.000Keris Parungsari Pamor Pulo Tirto Warisan Kerajaan Mataram Keris Parungsari: Simbol Keindahan dan Keikhlasan Keris Parungsari adalah pusaka yang sarat akan makna filosofis dan nilai budaya. Parung, yang berarti lereng bukit dan lembah, serta Sari, yang berarti bunga, melambangkan hamparan keindahan alami yang memancarkan kesejukan dan kedamaian. Nama ini menggambarkan sebuah lanskap yang menawan, tempat… selengkapnya
Rp 6.500.000Parungsari Pamor Pedaringan Kebak Meteorit Parungsari Pamor Pedaringan Kebak Meteorit – Parungsari adalah salah satu bentuk dhapur keris berluk tiga belas. Ukuran Panjang bilahnya sedang. Keris ini memakai kembang kacang; ada yang memakai jenggot ada yang tidak, lambe gajahnya dua, sraweyan, sogokan rangkap, pejetan dan greneng. Sekilas mirip dengan dhapur Sengkelat, perbedaan diantara keduanya hanyalah;… selengkapnya
Rp 4.500.000Keris Naga Salira Kinatah Emas Kamarogan Garap Istimewa Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Salira Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak (Kinatah Tembaga Sepuh Lapis Emas) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan (Dipesan Secara Khusus) Panjang Bilah : 38,3 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Galih Nagasari Handle / Gagang : Kayu… selengkapnya
Rp 9.777.000Keris Sempono Luk 9 Pamor Sumur Bandung Mataram Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempono Luk 9 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Kebak Meteorit (terdapat pamor tiban Sumur Bandung dibagian sor soran) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah : 35,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta… selengkapnya
Rp 2.250.000




WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.