Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Keris Sombro Pejetan Sepuh
Rp 1.250.000| Kode | TAG080 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Bethok Sombro, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Tangguh Pajajaran |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Bethok Brojol (Sombro) |
| Pamor | : - |
| Tangguh | : Pajajaran |
| Warangka | : Gayaman Yogyakarta, Kayu Trembalo |
| Deder/Handle | : Banaran, Kayu Trembalo |
| Pendok | : Bleweh, Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijata, Bahan Tembaga |
Keris Sombro Pejetan Sepuh
Keris Sombro
Keris Sombro merupakan salah satu pusaka yang sangat dikenal dalam tradisi perkerisan Jawa. Bentuknya sederhana, bahkan sekilas menyerupai bilah pisau atau senjata kecil. Kesederhanaan inilah yang justru menjadi salah satu karakter yang membuatnya menarik.
Dalam literatur pakem dhapur keris, bentuk yang selama ini populer disebut sebagai Keris Sombro dapat digolongkan ke dalam dhapur Bethok Brojol. Dengan demikian, Sombro lebih tepat dipahami sebagai nama atau sebutan yang berkembang dalam tradisi, sementara secara nomenklatur dhapur, bentuk tersebut termasuk Bethok Brojol. Dalam penggunaan sehari-hari di kalangan pemerhati keris, nama Sombro jauh lebih populer sehingga bentuk ini kemudian lebih dikenal sebagai Keris Sombro.
Dalam tradisi tutur, Keris Sombro dikaitkan dengan sosok Nyai Sombro, seorang empu perempuan yang keberadaannya hingga kini masih menjadi bagian dari cerita lisan. Ia digambarkan sebagai perempuan yang memiliki kemampuan membuat pusaka dan hidup berpindah-pindah. Tradisi tutur juga menyebutkan bahwa Nyai Sombro memiliki keterbatasan pada kakinya sehingga berjalan dengan cara mengesot.
Secara material, bilah yang disebut Keris Sombro menunjukkan unsur yang dikenal dalam teknologi pembuatan keris, seperti besi, baja, dan bahan pamor. Pada beberapa bilah juga dapat ditemukan karakter seperti pijetan serta guratan yang menunjukkan proses penempaan dan pelipatan. Namun, karakter setiap bilah dapat berbeda sehingga tidak tepat menyamaratakan seluruh Keris Sombro hanya berdasarkan satu ciri.
Bentuknya yang sederhana menarik karena memperlihatkan bahwa sebuah pusaka tidak selalu mengutamakan kerumitan bentuk. Dalam tradisi perkerisan, nilai sebuah keris juga dapat dibaca melalui garap, material, proses pembuatan, sejarah, serta konteks budaya yang menyertainya.
Keris Sombro memiliki tempat khusus dalam dunia koleksi tosan aji. Popularitasnya membuat bilah yang diyakini memiliki keaslian dan kualitas baik banyak dicari oleh pemerhati maupun kolektor. Pada saat yang sama, bentuknya yang sederhana juga membuatnya rentan terhadap duplikasi atau pemalsuan.
Karena itu, identifikasi tidak sebaiknya hanya berdasarkan bentuk luar. Kondisi material, karakter tempa, pamor, garap, usia, serta perbandingan dengan bilah pembanding perlu diperhatikan secara menyeluruh. Penilaian mengenai keaslian membutuhkan pengalaman dan rujukan yang memadai.
Dalam tradisi kepercayaan, Keris Sombro sering dikaitkan dengan kelancaran usaha, perdagangan, dan keberhasilan mencari penghidupan. Pemaknaan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan mengenai tuah pusaka dan tidak dapat diposisikan sebagai jaminan keberhasilan secara faktual.
Pada akhirnya, Keris Sombro dapat dibaca sebagai pengingat bahwa keris adalah simbol, sedangkan keberhasilan tetap membutuhkan usaha, kemampuan, ketekunan, dan doa. Pusaka dapat menjadi pengingat untuk menjaga semangat dan keyakinan, tetapi manusia tetap berkewajiban melakukan ikhtiar sebaik mungkin, sementara hasil akhirnya berada di luar kendali manusia.
Kisah Nyai Sombro sendiri menyimpan pesan yang menarik. Terlepas dari sejauh mana kisah tersebut dapat dibuktikan secara historis, sosoknya dalam tradisi tutur digambarkan sebagai perempuan dengan keterbatasan fisik yang tetap berkarya dan menghasilkan pusaka yang kemudian dikenal luas hingga sekarang.
Dari sana terdapat pelajaran sederhana: keterbatasan tidak selalu menjadi alasan untuk berhenti berkarya. Nilai seseorang tidak hanya ditentukan oleh keadaan fisiknya, tetapi juga oleh kemauan untuk terus mencipta, bekerja, dan meninggalkan sesuatu yang bermanfaat bagi generasi berikutnya.
TAG080
Keris Sombro Pejetan Sepuh
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jual Keris Pusaka Carubuk Tangguh Majapahit Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Carubuk Luk 7 Pamor (motif lipatan besi) : Tangkis Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kerajaan Majapahit Panjang Bilah : 29,5 cm Warangka : Gayaman Jogja Kayu Sono Handle / Gagang : Kayu Sono Pendok : Bunton Motif ukiran Kuningan sepuh perak Mendak: kuningan… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Pamor Dwi Warna Tunggak Semi Wengkon Isen Keris Pamor Dwi Warna Tunggak Semi Wengkon Isen – Pamor adalah berkas atau guratan terang pada bilah senjata dari logam yang muncul akibat pencampuran dua atau lebih material logam yang berbeda. Karena pamor adalah proses penempaan yang dibuat oleh tangan Sang Empu bukan dari buatan mesin, membuat… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Jalak Sangu Tumpeng Mataram Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Sangu Tumpeng (JST) Pamor Keris (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh Keris (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 18 Masehi Panjang Bilah Keris : 32 cm Warangka Keris : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Wangi Kuno Handle / Gagang Keris : Kayu… selengkapnya
Rp 3.555.000Keris Sempono Bungkem Asli Sepuh Keris Sempono Bungkem Asli Sepuh memang merupakan keris pusaka yang sangat langka. Dengan ciri khas yang unik yaitu kembang kacang model bungkem menyatu dengan gandik. Tidak hanya sekadar kembang kacang yang menempel saja, melainkan menancap dengan gandiknya. Kebanyakan keris Sempono Bungkem hanya sekadar kembang kacang yang menempel tidak sampai menyatu…. selengkapnya
Rp 6.500.000Patrem Tilam Sari HB II Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Segoro Muncar Nyutra Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram HB II (Hamengkubuwan Ke-2) Panjang Bilah: 22,3 cm (Patrem Original) Warangka : Gayaman Yogyakarta, Kayu Timoho Randan Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Mendak : Kuningan Kode:… selengkapnya
Rp 3.400.000Keris Nogo Rojo Luk 13 Kinatah Kamarogan Keris Nogo Rojo Luk 13 Kinatah Kamarogan salah satu koleksi keris kamardikan terbaik dari ratusan koleksi pusaka keris kamardikan kami. Keris ini berdhapur Nogo Rojo, merupakan dhapur keris luk 13 dengan ciri khas pada gandiknya yang berganan Naga bermahkota Raja. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah… selengkapnya
Rp 6.111.000Keris Kidang Soka Luk 7 Mataram Senopaten Dalam khazanah tosan aji Jawa, Kidang Soka dikenal sebagai dhapur yang sarat simbol tentang kepekaan dan ketangkasan hidup. Nama kidang melambangkan kecerdasan instingtif dan kewaspadaan, sementara soka—bunga kecil berwarna merah—menjadi perlambang ketulusan, kehormatan, dan kejernihan rasa. Dalam wujud luk 7, dhapur ini menghadirkan gambaran langkah hidup yang terukur:… selengkapnya
Rp 3.300.000Sengkelat Luk 13 Dhapur: Sengkelat Pamor: Beras Wutah Tangguh: Mataram Abad 17 Masehi Warangka: Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Hulu/Handle: Yudawinatan Kayu Kemuning Bang Pendok: Blewah Kuningan Mamas Mendak: Bejen Kuningan
Rp 4.133.000Dhapur Regol Karno Tinanding Regol merupakan salah satu dhapur keris lurus yang memiliki bentuk cukup khas dan tergolong jarang dijumpai dalam dunia perkerisan. Keunikannya terutama terlihat pada bagian gandhik yang berjumlah dua, yaitu satu berada di bagian depan dan satu lagi di bagian belakang bilah. Selain itu, bentuk gaja pada dhapur ini juga memiliki karakter… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Sempana Pamor Uler Lulut Tangguh Segaluh TUS Keris Sempana Pamor Uler Lulut Tangguh Segaluh TUS – Keris dari era Segaluh kuno dengan dhapur Sempono ini memiliki pamor Uler Lulut yang tampil begitu indah dan otentik. Boleh dikatakan, keris ini merupakan salah satu pusaka era Segaluh yang cukup istimewa. Sebab, menemukan keris dari masa itu… selengkapnya
Rp 13.000.000












WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.