Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Sengkelat Pusaka Warisan Kerajaan Blambangan
- Keris Corok Pulanggeni Pamor Keleng Hurap Besi Keh
- Keris Sabuk Inten Luk 11 Sepuh
- Keris Megantara Kinatah Emas Panji Wilis
- Keris Brojol Pamor Wengkon Isen Madura Koso
- Keris Kebo Lajer Pamor Mubyar Full Gagah Sepuh Kun
- Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Tritik Tuban Empu Be
- Keris Sempono Pamor Banyu Mili Sepuh
Pusaka Tindih Kudi Kabudhan Kuno
Rp 900.000| Stok | Habis |
| Kategori | Katalog Produk, Kudi, Tangguh Kabudhan |
Pusaka Tindih Kudi Kabudhan Kuno
Pusaka Tindih Kudi Kabudhan Kuno
- Dhapur (jenis bentuk pusaka) : Kudi
- Pamor (motif lipatan besi) : Sanak Meteorit (Besi Nglempung)
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kabudhan (Abad X)
- Panjang Bilah : 18 cm
- Warangka : Kayu Cendana Jawa
- Handle / Gagang : Kayu Cendana Jawa
- Kode : PK167
Dialih rawatkan (dimaharkan) Pusaka Tindih Kudi Kabudhan Kuno sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Tentang Pusaka Tindih Kudi Kabudhan Kuno
KUDI, yang bentuknya agak mirip dengan kujang adalah salah satu jenis senjata tradisional yang khusus terdapat di Pulau Jawa dan Madura. Ragam bentuknya banyak, ada yang menyerupai kujang (senjata tradisional khas bumi parahyangan), tetapi kujang tergolong senjata genggam, sedangkan kudi sebagaian orang menganggap termasuk jenis dhapur tombak dengan tangkai pendek (65-85 cm). Sebagian yang lain, terutama di masyarakat Jawa Tengah bagian Selatan menganggap kudi bukan sebagai tombak, melainkan sebangsa alat pertanian (bendo). Di sisi lain, para kestaria atau pejabat di wilayah Jawa Tengah bagian barat menggunakannya sebagai senjata. Bahkan diyakini kalau lubang-lubang yang ada di senjata Kudi merupakan tanda kepangkatan. Dalam Babad Jawa cerita soal Kudhi sebagai benda pusakapun tak lepas dari sejarah berdirinya Mataram, dimana Ki Ageng Selo sebagai penurun raja-raja Mataram Islam, bermimpi membabad alas (merambah) hanya dengan berbekal sebuah kudhi.
Bentuk kudi menyerupai stilir bangau terbang. Bagian kepala dan pinggang biasanya diberi lubang-lubang. Bentuk warangka kudi tergolong unik, karena masuknya kudi ke dalam warangkanya bukan dari atas melainkan samping bilah. Membuat warangka kudi adalah pekerjaan yang sulit dan merepotkan. Karena itu dalam msyarakat Jawa terdapat pemeo yang mengatakan: “Ora kaya ngrangkani Kudi”, maksudnya: tidak sesulit membuat warangka kudi. Pada zaman dahulu bahkan masih bertahan hingga sekarang, daerah yang paling banyak terdapat kudi adalah Jawa Tengah sebelat barat dan selatan teruama di daerah Banyumas dan Cilacap.

Mengulas Pusaka Tindih
PUSAKA TINDIH (tindhih) adalah sebutan bagi sebilah tosan aji yang dianggap mempunyai tuah yang baik bagi para kolektor tosan aji. Di kalangan para kolektor tosan aji, sering ada anggapan bahwa di antara pusaka koleksinya mungkin ada yang mempunyai energi / tuah buruk. Walau demikian, is merasa sayang untuk membuang (melarung) atau menjualnya. Untuk menetralkan atau menangkal pengaruh buruk dan energi / tuah pusaka yang jelek itu, biasanya para kolektor memiliki pusaka tindih.
Pusaka Tindih ini dianggap mempunyai kekuatan yang dapat meredam segala pengaruh buruk dari pusaka lain. Dengan memiliki satu atau beberapa buah pusaka tindih, sang kolektor akan merasa dirinya lebih aman. Pusak-pusaka yang sering dianggap sebagai pusaka tindih pada umumnya adalah pusaka dengan tangguh tua. Dalam tempat penyimpanan pusaka tindih, umpamanya di lemari pusaka, biasanya pusaka yang dianggap sebagai pusaka tindih ditempatkan di bagian rak yang paling atas.
Tags: arti kata kudi, cara menggunakan keris sombro, ciri keris bethok, jual kudi banyumas, kegunaan keris sombro pejetan, keris kabudhan, kudihyang, kujang, macam pusaka tindih, makna dan filosofi keris tindih, primbon keris pusaka, pusaka kudi bawor, pusaka kudi kabudhan, Pusaka Tindih Kudi Kabudhan Kuno, tombak pusaka tindih
Pusaka Tindih Kudi Kabudhan Kuno
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 6.042 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
DHAPUR BROJOL Dhapur Brojol merupakan salah satu dhapur keris lurus atau leres dengan ricikan yang relatif sederhana. Ricikan utamanya adalah gandik lugas dan pejetan. Kesederhanaan susunan ricikan tersebut menjadi salah satu karakter yang mudah dikenali dari dhapur Brojol. Nama Brojol dalam bahasa Jawa berkaitan dengan pengertian keluar, lolos, atau terlepas dari suatu keadaan. Istilah ini… selengkapnya
Rp 4.000.000Keris Pandawa Cinarito Asli Pajajaran Kali ini kami memaharkan Keris Pandawa Cinarito Asli Pajajaran dengan detail spesifikasi sebagai berikut : Dhapur Keris : Pandawa Cinarita Pamor Keris : Keleng Tangguh Keris : Pajajaran Panjang Bilah : 35,2 cm Kode Produk : KAR593 Keris Dhapur Pandawa Cinarita Pusaka Keris Pandawa Cinarita – Juga sering disebut dengan… selengkapnya
Rp 3.000.000Keris Dholog Tangguh Pajang Keris Dholog Tangguh Pajang merupakan pusaka yang memadukan kesederhanaan bentuk dengan kekuatan karakter budaya dari masa Pajang—sebuah periode penting yang menjadi jembatan antara runtuhnya Demak dan bangkitnya Mataram. Dholog, dengan luk lima yang tegas dan ricikan sederhana, menjadi simbol kesejatian hidup: keteguhan, proses pendewasaan, dan kemampuan bertahan dalam berbagai musim kehidupan…. selengkapnya
Rp 15.000.000Tombak Pusaka Karacan Luk 7 Majapahit Tombak Pusaka Karacan Luk 7 Tangguh Majapahit hadir sebagai perwujudan kehalusan rasa dan keteguhan laku khas masa keemasan Nusantara. Kesan pertama yang terpancar adalah luwes namun wingit—sebuah perpaduan antara keanggunan dan kewibawaan batin. Tangguh Majapahit dapat dirasakan dari tantingannya yang ringan, seolah menyatu dengan gerak tangan, sementara besinya padat… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Sengkelat Luk 13 Mataram Sultan Agung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak (Akhodiyat Meteorit) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 36,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Gandar Iras Kuno Handle / Gagang : Solo, Kayu Kemuning Bang… selengkapnya
Rp 4.130.000Pusaka Keris Empu Koso Pamor Jung Isi Dunyo Madura Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Jung Isi Dunyo Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Madura Sepuh Empu Koso (Abad XV) Panjang Bilah : 36,5 cm Warangka : Gayaman Yogyakarta (Kayu Timoho Kuno) Handle / Gagang : Putri Kinurung… selengkapnya
Rp 2.550.000Tilam Upih Pamor Tundung Mungsuh Tilam Upih Pamor Tundung Mungsuh – Keris ini dhapurnya Tilam Upih. Salah satu dhapur yang sederhana tetapi sangat kuat akan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. konon Kanjeng Sunan Kalijaga pernah menyrankan keris Tilam Upih sebagai pusaka pertama untuk mencapai kehidupan yang aman dan tenteram. begitu juga Dalam Serat Centhini, makna… selengkapnya
Rp 2.555.000Keris Sengkelat Tinatah Emas Panji Wilis Gajah Singa TAG140
Hubungi AdminDhapur Sempana (Luk 11) Dhapur Sempana merupakan salah satu dhapur keris yang sederhana namun sangat populer dalam dunia perkerisan. Bentuknya yang proporsional dan tidak berlebihan menjadikan dhapur ini banyak dijumpai, bahkan digunakan pada sejumlah pusaka penting. Salah satunya adalah Kanjeng Kyai Panukup, pusaka milik Keraton Kasultanan Yogyakarta yang juga berdhapur Sempana. Secara ricikan, Dhapur Sempana… selengkapnya
Rp 5.000.000Keris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Kamarogan Keris Nogo Sosro Luk 13 Kinatah Kamarogan merupakan salah satu koleksi dari sekian pusaka keris kami. Keris ini berdhapur Nogo Sosro, merupakan dhapur keris luk 13 dengan ciri khas pada gandiknya yang berganan Naga. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah pamor Kulit Semangka. Sedangkan dari penilaian… selengkapnya
Rp 2.350.000





WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.