Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Pusaka Keris Nogo Primitif Luk 3 Sepuh Kuno
- Keris Sengkelat Luk 13 Tangguh Demak
- Pusaka Keris Udan Mas Sepuh
- Pusaka Keris Mahesa Lajer Pamor Batu Lapak
- Keris Sengkelat Pamor Pulo Tirto Amangkurat I
- Pedang Suduk Pamor Sanak Mrambut Kuno
- Jual Stand Dudukan Tempat Pajangan Golok Pedang Sa
- Pusaka Keris Jangkung Luk 3 Mataram
Tilam Upih Pamor Wahyu Tumurun
Rp 2.300.000| Kode | TAG111 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Tilam Upih, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Keris Sepuh, Pamor Wahyu Tumurun, Tangguh Pajajaran |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Tilam Upih |
| Pamor | : Wahyu Tumurun |
| Tangguh | : Pajajaran |
| Warangka | : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Iras |
| Hulu/Deder | : Yudawinatan Kayu Kemuning Bang |
| Pendok | : Blewah Bahan Kuningan Mamas |
| Mendak | : Widhengan Bahan Kuningan |
Tilam Upih Pamor Wahyu Tumurun
Tilam Upih Pamor Wahyu Tumurun
Tilam Upih Pamor Wahyu Tumurun – Keris bukan sekadar benda pusaka, melainkan sebuah simbol, sebuah doa yang terukir dalam bilahnya. Dan di antara sekian banyak pamor, Wahyu Tumurun adalah salah satu yang paling dicari, karena dipercaya membawa anugerah, ilham, dan keberuntungan bagi pemiliknya.
Nama Wahyu Tumurun sendiri bermakna “turunnya wahyu”—sebuah simbol harapan agar pemiliknya senantiasa mendapat petunjuk dari Yang Maha Kuasa. Tidak sedikit orang yang meyakini bahwa pamor ini membawa berkah dalam meraih pangkat, jabatan, dan kemapanan. Sebab, secerdas dan sehebat apa pun manusia, tanpa campur tangan Tuhan, segalanya tak akan bermakna.
Maka, filosofi pamor Wahyu Tumurun mengajarkan bahwa segala pencapaian bukanlah semata hasil usaha pribadi, melainkan juga titipan dan amanat yang harus dijaga. Pangkat dan kedudukan seharusnya tidak menjadikan manusia lupa diri, tetapi justru semakin mendekatkannya kepada Tuhan. Sebab, pada akhirnya, wahyu yang sejati bukan hanya tentang keberuntungan duniawi, tetapi juga tentang bagaimana manusia menjaga dirinya agar tetap rendah hati dalam setiap langkah kehidupan.
Keris juga merupakan bagian dari identitas sosial dan budaya dalam masyarakat Jawa. Pada masa Mataram, seorang pemimpin atau pejabat tinggi biasanya memiliki keris khusus yang melambangkan status dan tanggung jawabnya. Keris bukan sekadar senjata, melainkan juga sebuah bentuk ekspresi diri yang mencerminkan karakter serta filosofi hidup pemiliknya. Oleh karena itu, keris Wahyu Tumurun sering kali dianggap sebagai simbol restu dari alam semesta bagi mereka yang berjuang dalam mencapai tujuan hidupnya.
Dalam konteks sejarah, kehadiran keris juga mencerminkan dinamika politik di masa lalu. Banyak pusaka kerajaan yang diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bentuk legitimasi kekuasaan. Keris yang dahulu diberikan kepada seorang adipati atau panglima perang sering kali menjadi saksi bisu dari berbagai peristiwa penting, mulai dari penobatan raja hingga peperangan yang menentukan arah sejarah Nusantara. Tak jarang, keris juga menjadi hadiah diplomasi, dikirimkan ke kerajaan-kerajaan lain sebagai tanda persekutuan atau penghormatan.
Hingga kini, keberadaan keris masih sangat dihormati dan menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dijaga. Para kolektor dan pecinta keris tak hanya melihatnya dari segi fisik, tetapi juga menghargai nilai historis serta filosofi yang terkandung dalam setiap bilahnya. Keindahan pamor dan keunikan dhapur keris bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyimpan makna mendalam yang telah diwariskan sejak ratusan tahun lalu. Dengan demikian, keris seperti Pandhawa Cinarita dari era Amangkurat ini bukan hanya sekadar benda antik, melainkan juga bagian dari perjalanan sejarah dan kebijaksanaan leluhur yang patut dihargai.
TAG111
Tags: keris pajajaran, keris pamor wahyu tumurun, keris tilam upih
Tilam Upih Pamor Wahyu Tumurun
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 1.051 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Brojol Pamor Pedaringan Kebak Rojo Gundolo Keris Brojol Pamor Pedaringan Kebak Rojo Gundolo adalah keris yang dhapurnya cukup banyak dikenal di kalangan perkerisan Nusantara. Keris Brojol adalah salah satu dhapur Keris lurus dengan ukuran panjang bilah normal. Bentuk Keris ini sangat sederhana dengan gandhik polos dan hanya terdapat pejetan saja, sedangkan ricikan lainnya tidak… selengkapnya
Rp 2.111.000Keris Sinom Pamor Wos Wutah Mataram Keris Sinom Pamor Wos Wutah Mataram merupakan keris koleksi kami yang tergolong sepuh dan kuno. Keris ini diperkirakan dibuat pada era Kerajaan Mataram abad ke-17 Masehi. Dhapur keris ini adalah Sinom. Dhapur keris Sinom sendiri melambangkan kepercayaan diri, karakter yang kuat, dan penuh ketegasan, sehingga keris ini cocok dimiliki… selengkapnya
Rp 2.450.000Pulanggeni Pamor Singkir Mataram Amangkurat PULANG GENI merupakan salah satu dapur keris yang populer dan banyak dikenal karena memiliki padan nama dengan pusaka Arjuna. Pulang Geni bermakna Ratus atau Dupa atau juga Kemenyan. Bahwa manusia hidup harus berusaha memiliki nama harum dengan berperilaku yang baik, suka tolong menolong dan mengisi hidupnya dengan hal-hal atau aktifitas… selengkapnya
Rp 3.555.000Pusaka Keris Naga Pasa Kinatah Kamarogan Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Naga Pasa / Naga Tapa Pamor (motif lipatan besi) : Segoro Muncar (Kinatah Kamoragan Kuningan Disepuh Emas) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Panjang Bilah : 37 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Cemara Handle / Gagang : Kayu Sawo Pendok :… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Sabuk Inten Luk 11 Pamor Tirto Tumetes Tangguh Pajang Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Luk 11 Pamor (motif lipatan besi) : Tirto Tumetes Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajang Mataram Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok… selengkapnya
Rp 2.555.000Keris Jangkung Robyong Istimewa Pamor Rojo Gundolo Telaga Membleng Madura Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jangkung Robyong (Dhapur Langka) Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Agal Rojo Gundolo (Terdapat Pamor Telaga Membleng) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Madura Sepuh Abad Ke 16 Masehi Panjang Bilah : 35,5 cm Warangka : Gayaman Surakarta… selengkapnya
Rp 4.333.000









WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.