Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Admin PusakaKeris.com
● online
Admin PusakaKeris.com
● online
Halo, perkenalkan saya Admin PusakaKeris.com
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Buka jam 08.00 s/d jam 23.00
Beranda » Dhapur Sapit Abon » Tombak Sapit Abon Mataram Sultan Agung
click image to preview activate zoom

Tombak Sapit Abon Mataram Sultan Agung

Rp 2.500.000
KodeFR052
Stok Tersedia (1)
Kategori Dhapur Sapit Abon, Katalog Produk, Pamor Beras Wutah, Tangguh Mataram Sultan Agung, Tombak
Jenis : Tombak Lurus
Dhapur Sapit Abon
Pamor Wos Wutah
Tangguh Mataram Sultan Agung
Warangka : Tutup Tombak, Kayu Sono
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Quick Order
Bagikan ke

Tombak Sapit Abon Mataram Sultan Agung

Tombak Sapit Abon Mataram Sultan Agung

Tombak Sapit Abon merupakan salah satu dhapur tombak yang memiliki nama unik dan sarat makna. Dalam bahasa Jawa, sapit berarti menjepit atau mengapit, sedangkan abon berarti serabut-serabut halus atau sesuatu yang telah terurai menjadi bagian-bagian kecil. Dalam dunia perkerisan, nama ini merujuk pada karakter bentuk tertentu pada bilah tombak yang telah dikenal dalam pakem dhapur.

Namun sebagaimana nama-nama dhapur lainnya, Sapit Abon juga dapat dipahami sebagai sebuah perlambang kehidupan.

Kata sapit mengandung makna menjaga, mengendalikan, dan menempatkan sesuatu agar tetap berada pada jalurnya. Dalam kehidupan, manusia tidak cukup hanya memiliki semangat dan kemampuan, tetapi juga memerlukan pengendalian diri. Sebab kekuatan yang tidak diiringi kendali justru dapat menjadi sumber kerusakan.

Sementara itu, abon yang tersusun dari serat-serat kecil dapat dimaknai sebagai lambang dari berbagai persoalan, godaan, maupun urusan kehidupan yang datang silih berganti. Sekilas tampak rumit dan tercerai-berai, tetapi sesungguhnya masih dapat disusun dan dikelola dengan baik apabila dihadapi dengan kebijaksanaan.

Dari perpaduan kedua kata tersebut, Sapit Abon mengajarkan bahwa seseorang hendaknya mampu mengendalikan berbagai persoalan yang datang tanpa kehilangan ketenangan dan kejernihan berpikir. Tidak semua masalah harus diselesaikan dengan kekerasan atau tergesa-gesa. Ada kalanya ketelitian, kesabaran, dan kemampuan memilah persoalan satu demi satu justru menjadi jalan terbaik.

Filosofi ini sangat dekat dengan pandangan hidup masyarakat Jawa yang menjunjung tinggi sikap ngati-ati, tidak mudah bereaksi, serta mampu menimbang segala sesuatu sebelum mengambil keputusan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada berbagai persoalan yang datang bersamaan. Bila semuanya ditanggapi sekaligus, pikiran akan mudah kacau. Namun bila mampu “menyapit” atau mengapit persoalan itu dengan kesabaran dan kebijaksanaan, satu demi satu akan menemukan jalan keluarnya.

Pada akhirnya, Tombak Sapit Abon menjadi simbol tentang pentingnya pengendalian diri, ketelitian, dan kecermatan dalam menjalani kehidupan. Sebab bukan banyaknya persoalan yang menentukan kualitas seseorang, melainkan bagaimana ia menyikapi persoalan tersebut dengan kepala yang tetap dingin dan hati yang tetap jernih.

Karena dalam falsafah Jawa, orang yang bijaksana bukanlah yang tidak pernah menghadapi masalah, melainkan yang mampu mengurai keruwetan tanpa menambah keruwetan baru.

 

FR052

Tombak Sapit Abon Mataram Sultan Agung

Berat 1500 gram
Kondisi Bekas
Dilihat 5 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Mohon maaf, form diskusi dinonaktifkan pada produk ini.
Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

WhatsApp WhatsApp us