Menu

Keris Maheso Lajer Pamor Dwi Warno Sepuh Kuno

KategoriDhapur Kebo Lajer, Keris, Keris Lurus, Keris Sepuh, Pamor Dwi Warno, Tangguh Pajajaran
KodePK138
Di lihat486 kali
DhapurMaheso Lajer / Kebo Lajer
PamorDwi Warno (Ngulit Semongko & Pulo Tirto)
TangguhPajajaran (Abad XIII)
Panjang Bilah32 cm
WarangkaGayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno
Deder/HuluModel Solo (Surakarta) Kayu Kemuning Bang Kuno
PendokBlewah Surakarta Mamas Kuno
Harga Rp 1.800.000
Beli Sekarang

Ulasan Keris Maheso Lajer Pamor Dwi Warno Sepuh Kuno

Keris Maheso Lajer Pamor Dwi Warno Sepuh Kuno

  • Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Maheso Lajer / Kebo Lajer
  • Pamor (motif lipatan besi) : Dwi Warno (Kulit Semangka & Pulo Tirto)
  • Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran (Abad XIII)
  • Panjang Bilah : 32 cm
  • Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno
  • Handle / Gagang : Model Solo (Surakarta) Kayu Kemuning Bang Kuno
  • Pendok : Blewah Surakarta Mamas Kuno
  • Mendak : Tembaga Sepuh Perak Hias Mata Yakut
  • Kode: PK138

Dialih rawatkan (dimaharkan) Keris Maheso Lajer Pamor Dwi Warno Sepuh Kuno sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.

Keris Maheso Lajer Pamor Dwi Warno Sepuh Kuno Keris Maheso Lajer Pamor Dwi Warno Sepuh Kuno Keris Maheso Lajer Pamor Dwi Warno Sepuh Kuno

Ulasan Keris Maheso Lajer Pamor Dwi Warno Sepuh Kuno

Keris dapur Kebo Lajer atau Mahesa Lajer, merupakan keris yang di harapkan untuk si pemiliki keris, agar dapat memiliki watak seperti kerbau jantan suci positif yang giat bekerja dengan jalan kesucian untuk menghidupi keluarga yang dipikulnya.

Terdapat beberapa ricikan pada Keris Kebo/Mahesa Lajer, antara lain: Kembang kacang, Jalen, Lambe gajah (seringkali lebih dari satu, kadang juga tidak ada), Blumbangan.

Adapun tuah maupun do’a yang dititipkan sang mpu dalam sebilah keris dhapur kebo lajer, dipercaya untuk menolak wabah penyakit dan menjadi sosok manusia arif yang disakralkan.

Sebagaimana dalam kepercayaan ummat hindu atau kejawen, kerbau merupakan hewan suci yang erat kaitannya dengan dewa Nandini, (tunggangan Dewa Shiwa). Dimana kerbau Nandini memiliki watak bijak, berani, pemberi dan sangat setia pada bendoronya.

Karena, kepercayaan ini sudah ada sejak jaman lampau, keris Kebo sering di miliki oleh para pengreh praja seperti, lurah, bupati, raja, bahkan golongan resi dll. Mereka percaya keris Dhapur Kebo Lajer bertuah untuk mengamankan dan mensucikan daerah kekuasaanya dari serangan hama tanaman, mengangkat drajat dan wibawa serta menghalau wabah dari berbagai penyakit.

Hal ini terbukti dari adanya Pusaka milik Keraton Yang Berdapur Mahesa Lajer atau Kebo Lajer yaitu, Kanjeng Kiai Ageng Mahesa Nular yang merupakan pusaka persembahan dari Kiai Mandureja kepada Nyai Mas Ageng Danureja I, isteri Sri Sultan Hamengku Buwono IV. Konon, keris tersebut sengaja dihadiahkan sebagai penambah kharisma Kasultanan beserta seluruh keravatnya di mata manca nagari.

Nama KEBO atau MAHESA sendiri, pada masa lampau, banyak dipakai oleh segenap Kesatria yang mana, di pundaknyalah beban tegaknya pilar sebuah Negara. dari fakta tersebut gelar KEBO atau MAHESA adalah satu nama yang cukup di hormati kedudukannya.

Hewan KERBAU atau MAHESA, sebenarnya Cukup dihormati, bahkan hingga saat ini jika kirab suro-an di keraton solo pun Kerbau Kyai Slametlah yang menjadi Cucuk lampahnya atau penjaga ujung tombak.

Beberapa kali ditemukan koleksi pusaka Berdapur Kebo atau Mahesa Lajer warisan milik seorang petinggi negara, ternyata merupakan Pusaka Utama yang diwariskan oleh leluhurnya. Setelah ditelusuri silsilahnya ternyata, sebagian dari mereka masih memiliki Garis keturunan dari darah biru hingga seorang RAJA.

Sebagian pecinta keris lain, mengatakan tuah Kebo Lajer diperuntukkan sebagai menambah atau memperkuat untuk membantu penghidupan petani, menyuburkan tanaman, penambah wibawa bahkan pesugihan. Menolak wabah penyakit ternak sehingga ternak dapat berkembang dengan baik serta memberikan haasil yang berlipat, tentu dengan kehendak sang pencipta.

Tentang Pamor Dwi Warno

PAMOR DWI WARNA, dalam dunia perkerisan merupakan istilah untuk menunjuk keris yang pada satu sisi bilahnya memiliki dua macam motif pamor dominan yang berlainan. Misalnya pada bilah ini terdapat motif Ngulit Semongko (Kulit Semangka) pada bagian sor-soran dan pamor Pulo Tirto di sepertiga bilah hingga ke pucuk.

PAMOR PULO TIRTO, bentuknya hampir mirip dengan pamor wos wutah. Perbedaaannya, pada pamor Pulo Tirto bulatan-bulatan yang ada lebih besar dan agak berjauhan atau lebih renggang tidak menggumpal satu sama lain seperti bentuk gugusan kepulauan dalam sebuah peta. Tuahnya untuk ketentraman hati pemilik, keharmonisan rumah tangga, dan kemudahan dalam mencari rejeki.

PAMOR NGULIT SEMONGKO, dinamakan pamor ngulit semongko (kulit semangka) karena pamornya mirip dengan alur-alur kulit buah semangka. Tuahnya dipercaya memudahkan mencari jalan rejeki dan mudah bergaul pada pada golongan mana saja dan siapa saja.

Rp 1.850.000
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodePK095
Nama BarangPusaka Keris Brojol Pamor Pulo Tirto
Harga Rp 1.850.000
Lihat Detail
Rp 2.555.000
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodePK223
Nama BarangJual Keris Jalak Sinebo Tangguh Tuban Empu Suratman Kuno Langka
Harga Rp 2.555.000
Lihat Detail
Rp 4.555.000
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodePK199
Nama BarangJual Keris Carita Keprabon Mataram Amangkurat
Harga Rp 4.555.000
Lihat Detail
Rp 40.550.000
Order Sekarang » SMS : 082 177 400 100
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
KodeK181
Nama BarangKeris Naga Manglar Kinatah Emas Yasan PB
Harga Rp 40.550.000
Lihat Detail

Semua Kategori