Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Dhapur Sineba Langka Sepuh Kuno....
- Tombak Pusaka Cipir Totog Singosari Keleng....
- Keris Kyai Sabuk Inten Pamor Pulo Tirto Tangguh Pa....
- Keris Semar Pethak Tangguh Tuban Empu Bekel Jati....
- Keris Carito Keprabon Luk 11 Tangguh Pajang TUS Se....
- Keris Tilam Sari PB IX....
- Keris Pamor Tiban Tunggul Wulung Tuban Sepuh....
- Jual Keris Putut Sajen Majapahit Kuno....
Keris Pusaka Bali Sempane Ganje Iras Pamor Buntel Mayit
| Kode | TAG180 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Sempaner, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Buntel Mayit, Tangguh Bali |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Sempane / Sempaner |
| Pamor | : Buntel Mayit |
| Tangguh | : Bali |
| Warangka | : Kekandikan Bali, Bahan Iga Duyung |
| Hulu/Handle | : Bahan Gading dan Kayu |
| Mendak | : Bahan Kuningan Hias Batu Permata |
| Pendok | : Bahan Perak |
Keris Pusaka Bali Sempane Ganje Iras Pamor Buntel Mayit
Keris Pusaka Bali Sempane Ganje Iras Pamor Buntel Mayit
Dalam khazanah keris Nusantara, Keris Pusaka Bali berdhapur Sempane hadir sebagai perlambang harapan yang lahir dari kesadaran. Ia kerap dimaknai sebagai “mimpi yang benar”—cita-cita yang tidak berhenti pada angan, melainkan tumbuh dari niat lurus dan laku yang dijaga. Kesederhanaan bentuknya mencerminkan jalan hidup yang tenang, tidak tergesa, namun pasti, selaras dengan pandangan hidup Bali yang menempatkan keseimbangan sebagai fondasi utama dalam menata diri dan semesta.
Dipadu pamor Buntel Mayit dengan ganje iras (gonjo iras), pusaka ini menyimpan pesan batin tentang kekuatan yang dibungkus dalam keheningan. Pamor Buntel Mayit tidak dimaknai sebagai kematian, melainkan sebagai kemampuan menyimpan daya, menahan ego, dan melindungi diri dari pengaruh yang tidak selaras. Dalam bingkai tangguh Bali, keseluruhan unsur ini menjadikan keris bukan sekadar artefak, tetapi pendamping laku—peneguh niat, penjaga harmoni, dan simbol perjalanan batin menuju dharma yang dijalani dengan kesadaran penuh.
Dhapur Sempane
Dhapur Sempaner—dalam tradisi Bali disebut Sempane—kerap dimaknai sebagai simbol “mimpi yang benar” atau harapan yang menemukan jalannya. Ia bukan mimpi kosong yang lahir dari angan-angan semata, melainkan gambaran cita-cita yang disertai kesadaran, laku, dan ketekunan. Karena itu, pusaka ini sering dipahami sebagai pengingat bahwa setiap harapan harus berpijak pada niat yang lurus dan usaha yang nyata.
Kesederhanaan dhapurnya mencerminkan kejernihan batin: tidak tergesa mengejar hasil, namun setia pada proses. Dalam pemaknaan batin, Sempaner/Sempane mengajarkan bahwa mimpi yang benar akan datang pada mereka yang mampu menjaga keseimbangan antara kehendak pribadi dan keharmonisan semesta. Di sinilah ia selaras dengan nilai rwa bhineda dalam tradisi Bali—kesadaran akan dua sisi kehidupan yang harus diterima dan diselaraskan agar harapan dapat terwujud.
Secara angsar, dhapur ini dipercaya membawa penguatan niat, keteguhan langkah, serta kemudahan dalam mewujudkan tujuan hidup secara bertahap. Ia sering dikaitkan dengan pribadi yang memendam harapan besar namun memilih berjalan dengan tenang, tidak meledak-ledak, dan tidak pula mudah goyah. Sempaner atau Sempane dengan demikian menjadi pusaka perlambang harapan yang dijaga, mimpi yang dirawat dalam kesadaran, hingga pada waktunya menjelma kenyataan.
Pamor Buntel Mayit
Pamor Buntel Mayit secara simbolik menggambarkan sesuatu yang terbungkus, tersembunyi, dan tidak dipamerkan ke luar. Nama ini bukan dimaknai secara harfiah sebagai kematian, melainkan sebagai lambang penyimpanan daya, potensi besar yang diselimuti oleh kesunyian dan pengendalian diri. Seperti sesuatu yang dibungkus rapat, pamor ini mengajarkan bahwa tidak semua kekuatan perlu diperlihatkan; sebagian justru menjadi efektif ketika disimpan dan dijaga.
Dalam tafsir filosofi Jawa, Buntel Mayit sering dihubungkan dengan proses mati sajroning urip—mematikan hawa nafsu, ego, dan keakuan, agar kesadaran yang lebih jernih dapat tumbuh. Ia melambangkan fase peralihan: dari sifat lama yang dilepaskan, menuju kelahiran laku baru yang lebih matang. Karena itu, pamor ini kerap dipahami sebagai simbol keteguhan batin, kemampuan menahan diri, serta kesiapan menghadapi perubahan hidup.
Secara angsar, Pamor Buntel Mayit dipercaya membawa perlindungan tersembunyi, kekuatan batin yang tidak mencolok namun terasa, serta daya untuk menutup diri dari pengaruh buruk. Ia sering diasosiasikan dengan pribadi yang pendiam, tahan uji, tidak mudah terbaca niatnya, namun kuat memegang prinsip. Dalam konteks pusaka, pamor ini bukan untuk pamer wibawa, melainkan untuk menjaga diri dan laku, agar pemiliknya tetap selaras dengan dharma dan tidak terseret oleh gemerlap dunia.
Tangguh Bali
Tangguh Bali merujuk pada pusaka keris yang tumbuh dan berkembang dalam konteks budaya Bali, yang sangat dipengaruhi oleh tradisi Hindu–Jawa Kuno serta kesinambungan warisan Majapahit. Keris tangguh Bali tidak hanya dipandang sebagai senjata atau karya logam, melainkan sebagai sarana spiritual dan simbol keterhubungan antara manusia, leluhur, dan tatanan kosmis. Karena itu, keberadaannya sering menyatu dengan ritus adat, upacara keagamaan, serta laku kehidupan masyarakat Bali.
Secara karakter, keris tangguh Bali dikenal memiliki watak tegas, mantap, dan penuh daya, namun tetap berada dalam bingkai keseimbangan. Filosofi ini sejalan dengan ajaran Tri Hita Karana—keselarasan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. Pusaka Bali tidak dimaksudkan untuk menonjolkan agresi, melainkan sebagai penjaga harmoni dan peneguh dharma dalam kehidupan sehari-hari.
TAG180
Tags: jual keris bali, Keris Bali, Keris Bali Sepuh, Keris Pamor Buntel Mayit
Keris Pusaka Bali Sempane Ganje Iras Pamor Buntel Mayit
| Berat | 2000 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 639 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Naga Raja Luk 13 Kinatah Kamarogan Keris Naga Raja Luk 13 Kinatah Kamarogan adalah sebuah maha karya seni yang luar biasa, mewakili kekayaan budaya dan keterampilan Empu Indonesia. Dengan ukiran dan tempaan yang menakjubkan, bentuk yang mengagumkan, dan makna simbolis yang mendalam, keris ini melampaui sekadar sebuah senjata dan menjadi perwujudan keajaiban seni tempa… selengkapnya
Rp 2.555.000Pusaka Tindih Kudi Kabudhan Kuno Dhapur (jenis bentuk pusaka) : Kudi Pamor (motif lipatan besi) : Sanak Meteorit (Besi Nglempung) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kabudhan (Abad X) Panjang Bilah : 18 cm Warangka : Kayu Cendana Jawa Handle / Gagang : Kayu Cendana Jawa Kode : PK167 Dialih rawatkan (dimaharkan) Pusaka Tindih Kudi Kabudhan Kuno… selengkapnya
Rp 900.000Tombak Pusaka Biring Lanang Pamor Sanak Dhapur Tombak: Biring Lanang Pamor: Sanak Kode: PK064 INFO SELENGKAPNYA Tentang Tombak Pusaka Biring Lanang Pamor Sanak Silahkan Hubungi Kami Melalui Whatsapp/Telp/SMS: 082177400100
Hubungi AdminLANGKA!! Keris Betok Sombro Putut Pandito Semedi Tangguh Jenggala Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Betok Putut Pandita Semedi Pamor (motif lipatan besi) : Beras Wutah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Jenggala (Abad XI) Masuk Kategori Pusaka Tindih Panjang Bilah : 22,7 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Gandar Iras Kuno Handle / Gagang… selengkapnya
Rp 3.999.000Pusaka Keris Sengkelat Pamor Kenongo Ginubah Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Kenongo Ginubah Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : STW Panjang Bilah :35 cm Warangka : Ladrang Ukiran Ular Kayu Sawo Handle / Gagang : Kemuning Kuno Mendak : Kuningan Kode: K151 Dialih rawatkan (dimaharkan) sesuai dengan… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Sabuk Inten Kembang Kacang Bungkem Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sabuk Inten Bungkem Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram (Abad XVII) Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Gayaman Yogyakarta (Kayu Timoho Pelet Kendit) Handle / Gagang : Yogyakarta (Kayu Kemuning) Pendok :… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Tumenggung Pamor Sekar Susun Mataram Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tumenggung Pamor (motif lipatan besi) : Sekar Susun Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad 17 Masehi Warangka : Gayaman Surakarta, Kayu Mangga Hutan Kuno Handle / Gagang : Solo, Kayu Kemuning Bang Pendok: Bunton Surakarta, Perak Mendak : Meniran, Perak Kode: KP502
Rp 3.500.000Senjata Pusaka Kuno Wedung Badik Dhapur / Bentuk : Badik Pamor : Keleng (besi kehijauan) Tangguh : Sepuh Luar Jawa Panjang Bilah : 20,5 panjang total badik : 30 cm warangka dan handle : Kayu jati tua Kode Produk: PK181 INFO SELENGKAPNYA Tentang Senjata Pusaka Kuno Wedung Badik Silahkan Hubungi Kami Melalui Whatsapp/Telp/SMS: 082177400100
Rp 750.000Keris Nogo Siluman Luk 13 Tangguh Kesultanan Cirebon Asli Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Nogo Siluman Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kesultanan Cirebon Panjang Bilah : 35,7 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Trembalo Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok… selengkapnya
Rp 7.777.000




























WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.