Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
Keris Majapahit Pamor Rojo Gundolo
Rp 5.500.000| Kode | MK102 |
| Stok | Tersedia (1) |
| Kategori | Dhapur Brojol, Katalog Produk, Keris Lurus, Pamor Ceprit, Pamor Rojo Gundolo, Tangguh Majapahit |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Brojol |
| Pamor | : Rojo Gundolo |
| Tangguh | : Majapahit |
| Warangka | : Gayaman Yogyakarta, Bahan Kayu Timoho |
| Deder/Handle | : Banaran, Bahan Kayu Kemuning |
| Pendok | : Bunton Bahan Kuningan |
| Mendak | : Parijata, Bahan Kuningan |
Keris Majapahit Pamor Rojo Gundolo
Dhapur Brojol
Dhapur Brojol merupakan salah satu dhapur keris lurus yang paling sederhana sekaligus paling populer dalam dunia perkerisan. Bilahnya lurus dengan ukuran yang proporsional, memiliki gandhik polos, hanya dilengkapi pejetan tanpa ricikan lain sehingga memancarkan kesan bersih, sederhana, namun tetap berwibawa.
Kesederhanaan inilah yang justru menjadi kekuatan utama Dhapur Brojol. Dalam tradisi masyarakat Jawa, keris ini kerap dikaitkan dengan harapan agar segala urusan dapat berjalan lancar, mulai dari proses kelahiran, perjalanan hidup, hingga kelancaran dalam mencari rezeki. Namun sesungguhnya makna Brojol jauh lebih dalam daripada sekadar perlambang kelahiran.
Secara terminologi, kata brojol memang berarti lahir atau keluar. Akan tetapi, filosofi yang terkandung di dalamnya adalah ajakan agar manusia senantiasa kembali kepada fitrah, sebagaimana bayi yang baru dilahirkan dalam keadaan suci dan tanpa noda. Keris ini menjadi pengingat bahwa setiap manusia pada hakikatnya memiliki kecenderungan untuk berbuat baik, mencintai kedamaian, serta menjauhkan diri dari sifat angkara murka.
Selain itu, Dhapur Brojol juga mengajarkan keseimbangan antara ikhtiar dan tawakal. Manusia diwajibkan untuk berusaha sebaik-baiknya dalam meraih cita-cita, namun tetap menyadari bahwa segala hasil berada dalam kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, setiap usaha hendaknya dilakukan secara wajar, tanpa memaksakan diri (ngoyo) ataupun menempuh jalan yang bertentangan dengan norma dan ajaran agama.
Kesederhanaan bentuk Dhapur Brojol menjadi simbol bahwa kehidupan yang lurus, jujur, dan bersahaja sering kali justru menjadi jalan menuju ketenteraman dan keberkahan.
Pamor Rojo Gundolo
Pamor Rojo Gundolo merupakan salah satu pamor tiban, yaitu pamor yang dipercaya terbentuk secara alami selama proses tempa dan bukan hasil rekayasa empu. Polanya menyerupai sosok manusia, hewan, atau makhluk tertentu, sehingga menjadikannya termasuk pamor yang unik dan jarang dijumpai.
Umumnya pamor ini berada pada bagian sor-soran bilah keris maupun tombak, meskipun terkadang juga ditemukan di bagian tengah atau mendekati pucuk bilah. Keberadaannya sering muncul di sela-sela pamor lain, seperti Beras Wutah, Kulit Semangka, dan pamor sejenis.
Dalam tradisi perkerisan, Pamor Rojo Gundolo dipercaya memiliki tuah sebagai sarana perlindungan, terutama untuk menangkal gangguan makhluk halus maupun pengaruh buruk seperti guna-guna. Karena tergolong langka dan banyak diminati, tidak sedikit dijumpai pamor yang sengaja direkayasa melalui teknik etsa, kamalan, ataupun pamor miring agar menyerupai Rojo Gundolo. Namun, di kalangan pecinta keris, pamor hasil rekayasa tersebut umumnya tidak memiliki nilai yang sama dengan pamor tiban.
Literatur lama mengenai pamor, termasuk kitab pamor terbitan tahun 1937, menyebut Rojo Gundolo sebagai “dewanya pamor”. Sosok manusia yang tampak pada bilah dipercaya melambangkan adanya kekuatan spiritual yang menyertai pusaka tersebut. Meski demikian, dalam memahami tuah sebuah pamor, masyarakat perkerisan masa kini lebih menempatkannya sebagai bagian dari nilai budaya, simbolik, dan kearifan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Tangguh Majapahit
Dalam dunia koleksi keris dikenal sebuah ungkapan, “Daripada memiliki banyak keris, lebih baik memiliki sebilah keris Tangguh Majapahit.” Meskipun bersifat guyonan, ungkapan tersebut menggambarkan tingginya penghargaan para kolektor terhadap keris yang berasal dari masa Majapahit.
Tangguh Majapahit sering dipandang sebagai pancer atau acuan perkembangan bentuk keris Nusantara pada masa-masa berikutnya. Tidak mengherankan apabila banyak kolektor menganggap koleksinya belum lengkap sebelum memiliki setidaknya satu keris bertangguh Majapahit.
Secara garap, keris Tangguh Majapahit memiliki karakter yang khas, antara lain:
- Bilah relatif tipis sehingga terasa ringan saat ditimang (tanting enteng).
- Besi padat dan berkualitas baik, dengan permukaan halus serta tidak mudah mengalami keropos.
- Pamor umumnya tidak terlalu kontras (tidak abyor) dan banyak berada pada bagian odo-odo, karena lapisan pamornya relatif sedikit.
- Baja digunakan secukupnya sehingga bilah terasa lentur namun tetap kuat.
- Gonjo cenderung pendek dengan bentuk yang proporsional.
- Gandhik berukuran besar dan tegas, sementara pejetan relatif sempit namun dalam.
- Sogokan tampak gagah, luwes, dan umumnya tidak dipenuhi pamor.
- Kruwingan dibuat cukup dalam sehingga memberikan kesan kokoh pada bilah.
- Pada keris luk, bentuk luk tampak tegas, proporsional, dan tidak melebar.
Keseluruhan karakter tersebut memperlihatkan kematangan teknik tempa para empu Majapahit. Bilahnya memancarkan kesan sederhana namun berkelas, dengan proporsi yang harmonis dan pengerjaan yang sangat presisi. Tidak mengherankan apabila hingga kini Tangguh Majapahit masih menjadi salah satu tangguh yang paling dihormati dan dijadikan tolok ukur dalam dunia perkerisan Nusantara.
MK102
Keris Majapahit Pamor Rojo Gundolo
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 247 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Empu Koso Madura Sepuh Keris Empu Koso Madura Sepuh adalah salah satu keris koleksi kami yang memiliki ciri khas tangguh yang sangat khas. Pampor yang putih memplak, tebal, nggajih (seperti lemak) dan menonjol menjadi salah satu ciri khas yang paling nampak pada keris-keris tangguh Madura Koso. Disebut Madura Koso karena keris ini tangguhnya Madura… selengkapnya
Rp 3.555.000Keris Panji Nom Pamor Segoro Muncar Meteorit PB XIII Garap Istimewa Dhapur Keris (jenis bentuk keris) :Panji Anom Pamor (motif lipatan besi) : Segoro Muncar Gedagan Meteorit 3 Dimensi (pamor seperti kaca mengkilat) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Nom-Noman PB XIII Panjang Bilah : 36,3 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Galeh Nagasari Handle /… selengkapnya
Rp 5.555.000KERIS LANGKA!! Pamor Rajah Tundung Musuh Tuban Sepuh KERIS LANGKA!! Pamor Rajah Tundung Musuh Tuban Sepuh adalah salah satu koleksi keris dari ratusan koleksi kami. Keris ini tergolong sangat langka oleh karena pamornya. Pamor Tundung Musuh yang merupakan pamor rekan dan dipercaya angsarnya baik untuk menundukan lawan, mengalahkan saingan dan mengusir musuh. Tentu itu merupakan… selengkapnya
Rp 4.900.000Pusaka Keris Sempaner Tangguh HB Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sempaner Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak (pamor lembut khas keris hb) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram HB Sepuh (Hamengkubuwono) Panjang Bilah : 33,7 cm Pesi masih panjang Warangka : Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Maheso Lajer Pamor Dwi Warno Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Maheso Lajer / Kebo Lajer Pamor (motif lipatan besi) : Dwi Warno (Kulit Semangka & Pulo Tirto) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran (Abad XIII) Panjang Bilah : 32 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Timoho Kuno Handle / Gagang :… selengkapnya
Rp 1.800.000Pusaka Keris Tilam Upih Pamor Sumur Bandung Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Sumur Bandung & Pedaringan Kebak ( Dwi Warna ) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Abad Ke 17 Masehi Panjang Bilah :34 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Cendana Wangi Kuno Bwaan Bilah Handle /… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Bethok Nogo Siluman Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Bethok Nogo Siluman Pamor (motif lipatan besi) : Ngulit Semangka (Mubyar) Bahan Keris: Iron Bloom Kabudhan Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Singosari (Putran) Panjang Bilah : 29 cm Warangka : Sandhang Walikat Kayu Galih Jati Handle / Gagang : Surakarta (Solo) Mendak: Kuningan Ukir… selengkapnya
Hubungi AdminDhapur Sinom Robyong Sinom Robyong merupakan salah satu dhapur keris yang secara struktur ricikan memiliki banyak kesamaan dengan dhapur Sinom. Pada bilahnya dapat dijumpai sejumlah ricikan, antara lain sekar kacang, jalen, lambe gajah, pejetan, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan, dan greneng. Yang menjadi pembeda utama antara Sinom dan Sinom Robyong terletak pada beberapa ricikan tambahan…. selengkapnya
Rp 4.500.000Tombak Pusaka Korowelang Mataram Sultan Agung Dhapur / Jenis Bentuk Tombak : Korowelang Luk 11 Tangguh / Masa Pembuatan : Mataram SUltan AGung Pamor / Motif lipatan besi : Kulit Semangka (lembut nyutra) Panjang Bilah Tajam : 29,3 cm Panjang Pesi : 14,5 cm Warangka : Kayu Cendana Jawa Landeyan : Kayu Jati 50 cm… selengkapnya
Rp 2.555.000
















WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.