Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Nogo Temanten Luk 7 Kinatah Kamarogan Kamard
- Keris Tilam Upih Pamor Meteorit Mataram Sultan Agu
- Keris Sabuk Inten Majapahit Pamor Banyu Tetes Sepu
- Mendak Keris Kendit Mata Hitam
- Keris Sinom Pamor Wos Wutah Mataram
- Parungsari Pamor Pedaringan Kebak Meteorit
- Keris Sempaner Pamor Kulit Semangka Putih Ndeling
- Keris Naga Siluman Sepuh Kuno Mataram Sultan Agung
Keris Putut Sajen Majapahit
| Kode | TAG059 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Putut Sajen, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Mrambut, Tangguh Majapahit |
| Jenis | : Keris Leres |
| Dhapur | : Putut Sajen |
| Pamor | : Mrambut |
| Tangguh | : Majapahit |
| Warangka | : Sandang Walikat, Kayu Kemuning Bang |
| Deder/Handle | : Stilasi Putut Iras |
| Pendok | : - |
| Mendak | : - |
Keris Putut Sajen Majapahit
Keris Putut Sajen Majapahit
Keris sajen, yang juga dikenal sebagai seking atau keris Majapahit, merupakan kelompok keris sederhana yang diperkirakan berkaitan dengan masa awal perkembangan budaya keris di Nusantara. Ukurannya relatif pendek, sekitar sejengkal tangan, dengan ciri khas ganja iras, yaitu ganja yang menyatu dengan bilah karena ditempa dari satu bahan logam. Pada bagian hulunya biasanya terdapat figur manusia yang dibuat secara sederhana dan penuh simbol.
Kesederhanaan juga terlihat pada bilahnya. Pamor yang sering dijumpai antara lain keleng, sanak, dan mrambut. Pada bentuk yang lebih muda ditemukan pula pamor banyu mili dan singkir.
Dalam tradisi Jawa, keris sajen dikaitkan dengan kegiatan ritual, terutama yang berhubungan dengan kehidupan agraris. Dalam upacara bersih desa, misalnya, keris ini ditempatkan bersama ubo rampe sesaji sebagai simbol perlindungan dan keseimbangan kehidupan. Setelah upacara, dalam tradisi tertentu keris tersebut dipasrahkan kembali kepada bumi dengan cara ditanam di pematang sawah atau ladang.
Jejak hubungan antara keris dan ritual sendiri dikenal sejak masa Jawa Kuno. Prasasti Poh tahun 904 Masehi menyebut istilah keris dalam konteks perlengkapan sesaji. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah keris yang dimaksud sudah memiliki bentuk seperti keris yang kita kenal sekarang.
Dalam literatur Barat, keris jenis ini juga pernah disebut Pichit Majapahit. Bentuk hulunya sangat beragam, mulai dari figur manusia yang membungkuk, duduk bersila, hingga bentuk kepala yang sangat sederhana. Keragaman tersebut menunjukkan adanya perkembangan simbol dan akulturasi budaya dalam perjalanan sejarah masyarakat Jawa.
Salah satu temuan penting adalah keris berhulu puthut yang ditemukan dalam pemugaran awal Candi Borobudur pada 1842. Sosok puthut sendiri berkaitan dengan kehidupan sanggar atau lingkungan pendidikan spiritual. Ia digambarkan sebagai sosok sederhana yang belajar, mengabdi, dan menjalani laku kehidupan.
Karena itu, figur puthut pada keris sajen dapat dipahami sebagai simbol kawula alit: manusia yang rendah hati, tekun belajar, dan bersedia menundukkan diri di hadapan pengetahuan dan kebijaksanaan.
Dalam tradisi para empu juga dikenal cerita mengenai besi kadewatan, termasuk besi Pulosani atau Wuryan, yang dipercaya memiliki sifat khusus dan dikaitkan dengan tuah kajen kineringan, yaitu dihormati, dipercaya, dan memiliki kewibawaan. Bagian ini tentu lebih tepat dipahami sebagai kepercayaan dalam tradisi perkerisan, bukan sebagai fakta ilmiah.
Pada akhirnya, keris sajen menarik bukan hanya karena bentuknya yang sederhana, tetapi karena di dalamnya bertemu berbagai unsur: sejarah, ritual, seni, kepercayaan, dan filosofi kehidupan.
Dan figur manusia pada hulunya seakan menyampaikan pesan sederhana: kekuatan sejati tidak selalu terletak pada kemegahan, tetapi pada kerendahan hati, kesucian laku, dan kejernihan budi.
TAG059
Keris Putut Sajen Majapahit
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 237 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Jual Pusaka Tombak Sigar Jantung Pajajaran Dhapur / Jenis Bentuk Tombak : Sigar Jantung Tangguh / Masa Pembuatan : Pajajaran Pamor / Motif lipatan besi : Mrambut (besi pulen berserat dan basah) Panjang Bilah Tajam : 20,5 cm Panjang Pesi : 8,5 cm Warangka : Kayu jati landeyan kayu jati 50 cm Kode : PK210
Rp 750.000Corok Tilam Sari Pamor Wahyu Tumurun Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak Wahyu Tumurun Akhodiyat Meteor Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Era Mataram Sultan Agung Warangka : Kayu Jati Kuno Handle / Gagang : Kayu Jati Kuno Ukiran Mendak : Perak
Rp 8.111.000Keris Nagasasra Wahyu Tumurun Kinatah Kamarogan Silih Asih Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Nagasasra Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Wahyu Tumurun (pamor membentuk badan ular) Kinatah: Kamarogan Silih Asih (emas dan perak) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Kelas Premium Panjang Bilah : 37,1 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Galeh Nagasari… selengkapnya
Rp 11.111.000Keris Pamor Putri Kinurung Sepuh Keris Pamor Putri Kinurung Sepuh ini memiliki dhapur Tilam Upih lurus dengan warangka gayaman dari bahan kayu trembalo kuno. Pamor ini sifatnya menjaga dan melindungi segala kebaikan dan nilai-nilai luhur. Sehingga keris dengan pamor ini juga diyakini sebagai keris penjaga kebaikan dan menjauhkan dari sambikala atau keburukan dan bencana. Ini… selengkapnya
Rp 1.500.000Pusaka Keris Pamor Mlinjon Akhodiyat Meteor Langka Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Jalak Pamor (motif lipatan besi) : Mlinjon (pamor akhodiyat meteor, pamor tiban alif) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajang Mataram Panjang Bilah : 34 cm Pesi utuh masih panjang original Warangka : Gayaman surakarta kayu trembalo kuno Handle / Gagang :… selengkapnya
Hubungi AdminPusaka Keris Sengkelat Kembang Kacang Bungkem Mataram Kartasura Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sengkelat Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Kartasura / Amangkurat Panjang Bilah : 37,5 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Kuno Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Kuno Pendok :… selengkapnya
Rp 4.130.000Keris Jaran Goyang Madura Sepuh Pamor Jung Isi Dunyo Keris Jaran Goyang Madura Sepuh Pamor Jung Isi Dunyo merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris luk Tujuh. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Jaran Goyang, salah satu dhapur yang banyak dicari dan diburu oleh… selengkapnya
Rp 3.000.000Pusaka Keris Nogo Sosro Luk 13 Pamor Kulit Semangka Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Nagasasra Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Kulit Semangka Damaskus Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Kamardikan Alusan Panjang Bilah : 36 cm Warangka : Gayaman Surakarta Kayu Sawo Handle / Gagang : Kayu Jati Pendok : Bunton Kuningan Jeglok… selengkapnya
Hubungi AdminKeris Korowelang Luk 13 Tangguh Majapahit Sepuh Kuno Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Korowelang Luk 13 Pamor (motif lipatan besi) : Wos Wutah/Beras Wutah (Meteor Akhodiyat) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Majapahit Madya (Abad XIV) Panjang Bilah : 34 cm Warangka : Ladrang Cirebon Kayu Trembalo Nginden Kuno Handle / Gagang : Kayu Cendana… selengkapnya
Hubungi Admin














WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.