Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Keris Tilam Upih Pamor Simbang Wahyu Tumurun Tuban....
- Keris Sengkelat Asli Mataram Abad 17 Sepuh Kuno Tu....
- Keris Putut Kalacakra Pamor Kulit Semangka....
- Keris Jaran Guyang Asli Sepuh....
- Jual Mendak Cincin Keris Model Kendhit Warna Perak....
- Parungsari Amangkurat Ricikan Lengkap....
- Keris Panji Nom Tangguh Hamengkubuwono HB V ISTIME....
- Keris Pamor Tritik Sepuh....
Pusaka Keris Panimbal Pamor Pedaringan Kebak Mataram Sultan Agung
Rp 2.250.000| Kode | PK173 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Panimbal, Katalog Produk, Keris, Keris Luk 9, Keris Sepuh, Pamor Pedaringan Kebak, Tangguh Mataram Sultan Agung, TOSAN AJI 3 |
Pusaka Keris Panimbal Pamor Pedaringan Kebak Mataram Sultan Agung
Pusaka Keris Panimbal Pamor Pedaringan Kebak Mataram Sultan Agung
- Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Panimbal Luk 9
- Pamor (motif lipatan besi) : Pedaringan Kebak
- Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung (Abad XVI)
- Panjang Bilah : 34 cm
- Warangka : Gayaman Surakarta (Kayu Timoho Kuno)
- Handle / Gagang : Surakarta (Kayu Kemuning Bang Kuno)
- Pendok : Blewah Surakarta Mamas Kuno
- Mendak : Perunggu Kuno
- Kode : PK173
Dialih rawatkan (dimaharkan) Pusaka Keris Panimbal Pamor Pedaringan Kebak Mataram Sultan Agung sesuai dengan foto dan deskripsi yang tertera.
Dhapur Pusaka Keris Panimbal Luk 9
PANIMBAL, adalah salah satu bentuk dhapur luk sembilan. Ukuran panjang bilahnya sedang, memakai ada-ada, sehingga pemukaannya nggigir lembu. Ricikan lainnya adalah kembang kacang, lambe gajah, tikel alis, sogokan rangkap, sraweyan dan greneng. Keris dhapur Panimbal tergolong populer. Pada zaman dulu keris dhapur Panimbal banyak dimiliki kalangan abdi dalem karena dipercaya memiliki tuah yang menyebabkan pemiliknya dipercaya oleh atasannya (termasuk raja) untuk melaksanakan berbagai tugas. Menurut Serat Centhini Dhapur Panimbal pertama kali dibabar (diciptakan) oleh 800 empu yang disebut Empu Dhomas, sekitar tahun jawa 1381 pada jaman Raja Brawijaya akhir.
FILOSOFI, Bentuk Panimbal, maksudnya supaya mengetahui cerita yang sudah berpindah kepada orang lain. Panimbal dalam bahasa Indonesia berarti Pemanggil (= kata benda atau nomina, orang yang memanggil). Pada Jaman dahulu adalah suatu kehormatan besar jika seorang Abdi Dalem di-timbali (dipanggil menghadap) Ngarsa Dalem (Raja). Biasanya ada sesuatu yang dianggap sangat penting atau sifatnya urgent (mendadak) sehingga titah atau dhawuh-nya (perintah) harus disampaikan langsung. Hanya orang-orang terdekat atau kepercayaan sang Raja atau istilah sekarang ini adalah “Ring Satu Istana”, yang akan mendapat kehormatan dan kepercayaan itu.
Untuk mendapatkan kepercayaan dari Raja tentu bukanlah sesuatu yang mudah. Mereka yang dianggap setia pada Rajanya serta telah berjasa kepada Kerajaannya lah biasanya yang berhak mendapat kalungguhan (kedudukan). Untuk menjadi kepercayaan Raja, orang tersebut harus “memanggil” semua hal terbaik yang ada pada dirinya. Mereka harus mampu menjadi jiwa petarung. Jiwa petarung bukan kuat secara fisik bagai banteng yang kalap dan tak terkendali. Melainkan sikap yang tegar berani dan pantang mundur dalam segala medan yang dilaluinya. Jiwa petarung adalah wujud seni; sinergi antara kekuatan dan kebijaksanan.
Ada kepercayaan unik di kalangan pecinta keris. Mereka yang mendalami dunia esoteri tosan aji percaya bahwa keris panimbal merupakan salah satu magnet pemanggil keris-keris lain yang ingin atau belum dimilki, juga sebagai sarana pemanggil rejeki yang seret/mampet.

Tags: Jual Keris Panimbal, Jual Keris Panimbal Kuno, Jual Keris Panimbal Luk 9, Jual Keris Panimbal Sepuh, keris era mataram, keris mataram kuno, pusaka keraton jogja yang paling ampuh, Pusaka Keris Panimbal Pamor Pedaringan Kebak Mataram Sultan Agung, pusaka sultan agung hanyokrokusumo, sejarah tombak kyai kurani, tombak pusaka jawa, tombak pusaka keraton mataram, tombak pusaka mataram
Pusaka Keris Panimbal Pamor Pedaringan Kebak Mataram Sultan Agung
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Bekas |
| Dilihat | 3.602 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
KERIS TERMAHAL!! Kyai Nogo Sosro Asli KERIS TERMAHAL!! Kyai Nogo Sosro Asli – Setiap sebilah keris memang memiliki nilai historis, filosofis dan estetis yang tinggi. Juga dari mulai dapur, pamor, tangguh hingga pasikutan sebilah keris menjadi sebuah penilaian tersendiri. Dari mulai keris kuno, nom-noman hingga keris baru semua memiliki tempat masing-masing dalam menjadi sebuah ageman… selengkapnya
TERMAHARTilam Upih Tirto Tumetes Pajajaran Dhapur: Tilam Upih Pamor: Tirto Tumetes Tangguh: Pajajaran Warangka: Gayaman Yogyakarta Kayu Timoho Pelet Sampir Hulu/Handle: Kayu Kemuning Bang Pendok: Blewah Kuningan Mamas Mendak: Bejen Kuningan
Rp 1.500.000Keris Tilam Sari Pamor Jung Isi Dunyo Mataram Sultan Agung Keris Tilam Sari Pamor Jung Isi Dunyo Mataram Sultan Agung merupakan salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini termasuk dalam golongan jenis keris lurus. Jika dilihat dari bentuk dan ricikannya, keris ini berdhapur Tilam Sari. Untuk pamor yang tergurat di sekujur bilahnya adalah… selengkapnya
Rp 2.000.000Keris Bali Makara Kinatah Sinarasah Keris Bali Makara Kinatah Sinarasah ini merupakan keris tangguh Bali kontemporer yang cukup indah. Motif ganan berupa makara dan sinarasah di bilah keris ini menjadi daya tarik yang sangat kuat. Keris kamardikan yang satu ini meniru Gaya Bali kontemporer dengan bentuk bilah yang agak besar dan lebar. Warangkanya terbuat dari… selengkapnya
Rp 3.000.000Pusaka Keris Udan Mas Asli Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Sinom Pamor (motif lipatan besi) : Udan Mas ( pola bulatan pamor 2-1-2 istimewa ) Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram Sultan Agung Panjang Bilah : 32,5 cm Pesi masih utuh panjang original tidak sambungan Warangka : Kayu Trembalo Nginden Model Surakarta Handle… selengkapnya
TERMAHARPusaka Keris Tilam Upih Pamor Wiji Timun HB Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Upih Pamor (motif lipatan besi) : Wiji Timun/Biji Mentimun Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : HB Sepuh ( Hamengkubuwono awal, Tangguh Yogyakarta ) Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Gayaman Jogja kayu timoho Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang… selengkapnya
Rp 9.000.000








WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.