Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami
● online 6282177400100
● online
- Panimbal Luk 9 Gonjo Wilut Majapahit
- Keris Tilam Upih Pamor Pedaringan Kebak Sepuh
- Pusaka Keris Kuno Kyai Brojol Tuban Majapahit
- Pusaka Keris Jalak Sangu Tumpeng Sepuh Mataram Sul
- Pusaka Keris Sabuk Inten Pamor Wos Wutah
- Pusaka Kudi Kabudhan Kuno Sepuh Tua Temuan
- Keris Sabuk Inten Pamor Gajah Gelar Sepuh
- Tombak Pusaka Baru Kuping Pamor Mrambut
Keris Sepang Pamor Wengkon Unik
Rp 2.000.000| Kode | KAR859 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Dhapur Sepang, Katalog Produk, Keris, Keris Lurus, Pamor Wengkon, Tangguh Kamardikan |
| Jenis | : Keris Lurus |
| Dhapur | : Sepang |
| Pamor | : Wengkon |
| Tangguh | : Kamardikan |
| Abad / Tahun | : XXI |
| Panjang Bilah | : 31,7 cm |
| Warangka | : Gayaman Yogyakarta |
| Bahan Warangka | : Kayu Timoho Pelet Sampir |
| Pendok | : Bunton bahan kuningan |
| Mendak | : Untu Walang kuningan |
Keris Sepang Pamor Wengkon Unik
Keris Sepang Pamor Wengkon Unik
Keris Sepang Pamor Wengkon Unik – Sejak zaman dahulu, Keris dengan dhapur Sepang telah diberkahi dengan tuah yang melingkupi kesejahteraan, cinta-kasih, kebahagiaan, dan kemampuannya dalam membina keharmonisan rumah tangga. Lebih dari sekadar senjata, keris ini menjadi lambang kebijaksanaan dan kekuatan spiritual bagi pemiliknya. Bahkan, beberapa meyakini bahwa keris dhapur Sepang memiliki kemampuan untuk mendukung pasangan suami-istri agar cepat dikaruniai momongan, dan menjadi perhatian khusus bagi mereka yang memiliki “kepentingan” berpoligami.
Bentuk gandik yang hampir simetris, baik di sisi kanan maupun kiri, mewakili kesetaraan gender. Ini menjadi simbol kuat tentang kodrat Adam dan Hawa untuk saling memberi dan menerima dalam suatu hubungan pernikahan. Seperti halnya dalam sebuah pasangan, kesetaraan ini menjadi dasar bagi sepasang suami istri untuk saling mencintai dan dicintai, saling menguatkan di saat-saat sulit, menjaga kehormatan dan martabat satu sama lain, serta saling menutupi kelemahan atau kekurangan.
Ganja yang mewakili femininitas dianggap sebagai pasangan pesi yang merupakan simbol maskulinitas. Dua bagian yang terpisah bergabung menjadi satu dalam bilah keris, menciptakan simbol kesuburan dan kesatuan. Ini melambangkan bahwa dalam pernikahan, dua individu yang berbeda dapat bersatu menjadi satu entitas yang penuh makna dan subur.
Pernikahan, sebagai kehendak Tuhan YME bagi manusia, adalah peristiwa yang diatur oleh-Nya. Seorang laki-laki meninggalkan ayah dan ibunya untuk bersatu dengan pasangan hidupnya, menciptakan ikatan dwi tunggal yang tak terpisahkan. Keris Dhapur Sepang mengajarkan bahwa hubungan pernikahan yang penuh cinta dan keputusan untuk bersama telah ditakdirkan oleh Sang Pencipta. Hidup bersama dalam ikatan pernikahan adalah takdir yang tak dapat dipisahkan oleh kekuatan lain, kecuali oleh kematian sebagai bagian dari kehendak Sang Pencipta yang harus dijalani.
Pamor Wengkon
Keris ini berpamor Wengkon, sebuah pola garis yang membujur di sepanjang tepi kanan dan kiri bilahnya. Lebih dari sekadar senjata, pamor ini mengandung makna filosofis mendalam yang mengajarkan kebijaksanaan dalam menjaga, mengontrol, dan mengendalikan diri. Keris dengan pamor Wengkon mengandung pesan kuat bahwa dalam kehidupan, seseorang tidak boleh mudah hanyut dan terseret arus kesesatan dunia yang dapat membawa kesengsaraan.
Filosofi ini mencerminkan pemahaman yang dalam terhadap hidup, sesuai dengan ajaran filsafat Jawa yang diutarakan oleh Raden Mas Panji Sosrokartono, “langgeng tanpa susah tanpa seneng, anteng manteng, sugeng jeneng.” Pesan ini menyiratkan bahwa dalam menghadapi lika-liku hidup, seseorang diharapkan tetap tenang, baik dalam kebahagiaan maupun kesedihan. Menerapkan prinsip diam sungguh-sungguh adalah kunci untuk menjalani hidup dengan selamat sentosa.
Pamor Wengkon pada Keris bukan hanya sebuah hiasan, melainkan simbol dari ketenangan dan kebijaksanaan yang mengakar dalam tradisi Jawa. Dengan memahami filosofi pamor ini, pemilik Keris diingatkan untuk tetap kokoh di tengah godaan dan cobaan kehidupan, sehingga dapat meraih kedamaian dan keberhasilan tanpa harus terjebak dalam pusaran kesesatan dunia.
Keris Sepang Pamor Wengkon Unik
| Berat | 1500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.722 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Keris Karno Tinanding Pudhak Sategal Luk 3 Kinatah Kamarogan Keris Karno Tinanding Pudhak Sategal Luk 3 Kinatah Kamarogan adalah salah satu dari ratusan koleksi pusaka keris kami. Keris ini berdhapur Karno Tinanding atau Karno Tanding, merupakan dhapur keris luk 3 dengan ricikan pudhak sategal, kembang kacang rangkap, jalen rangkap, janggut rangkap, sogokan rangkap, dua pejetan dan greneng…. selengkapnya
Rp 8.000.000Keris Bali Makara Kinatah Sinarasah Keris Bali Makara Kinatah Sinarasah ini merupakan keris tangguh Bali kontemporer yang cukup indah. Motif ganan berupa makara dan sinarasah di bilah keris ini menjadi daya tarik yang sangat kuat. Keris kamardikan yang satu ini meniru Gaya Bali kontemporer dengan bentuk bilah yang agak besar dan lebar. Warangkanya terbuat dari… selengkapnya
Rp 3.000.000Keris Kuno Istimewa Sabuk Inten Luk 11 Tangguh Pajang Mataram Dhapur Keris (Jenis Bentuk Keris) : Sabuk Inten Luk 11 Pamor (Motif Lipatan Besi) : Beras Wutah / Wos Wutah Tangguh (Perkiraan Masa Pembuatan) : Pajang Mataram Panjang Bilah : 35 cm Warangka : Ladrang Surakarta Kayu Trembalo Pisang Kuno Handle / Gagang : Kayu… selengkapnya
Rp 8.555.000Keris Brojol Pamor Wengkon Isen Madura Koso Keris Brojol Pamor Wengkon Isen Madura Koso memang sangat indah dan estetik. Terlihat dari pamornya yang memiliki pola tepen atau garis tepi yang membujur dari pangkal hingga ujung bilah. Yang lebih menarik lagi pamor pada dua sisi bilah terlihat mempunyai perbedaan yang sama estetiknya. Yang satu sisi pamor… selengkapnya
Rp 3.555.000Kudi Kabudhan Kuno Abad 10 Masehi Temuan Sungai Brantas Dhapur / Bentuk : Arit / Kudi Petruk Pamor : Sanak Metorit/ Besi Padat Nglempung Tangguh : Kabudhan / Mataram Hindu Budha Panjang Bilah : 22 cm Warangka : Kayu Jati Handle : Kayu Jati Kode : PK412 Senjata primitif nusantara karya adilihung asli unik untuk… selengkapnya
Rp 1.100.000Patrem Tilam Sari HB II Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Tilam Sari Pamor (motif lipatan besi) : Segoro Muncar Nyutra Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Mataram HB II (Hamengkubuwan Ke-2) Panjang Bilah: 22,3 cm (Patrem Original) Warangka : Gayaman Yogyakarta, Kayu Timoho Randan Handle / Gagang : Kayu Kemuning Bang Mendak : Kuningan Kode:… selengkapnya
Rp 3.400.000Sengkelat Mataram Amangkurat Keris Sengkelat diyakini pertama kali dibuat oleh Mpu Supo Mandrangi, seorang empu legendaris dari zaman Majapahit. Namun, pada era Mataram Islam, keris ini berkembang lebih lanjut dengan sentuhan khas Kesultanan Mataram, terutama di bawah kepemimpinan Amangkurat I. Keris Sengkelat dikenal memiliki luk 13 (lekukan pada bilahnya), yang melambangkan kebijaksanaan dan kekuatan seorang… selengkapnya
Rp 5.500.000Keris Tindih Bethok Gumbeng Pamor Rojogundolo Pajajaran Sepuh Dhapur Keris (jenis bentuk keris) : Bethok Gumbeng Pamor (motif lipatan besi) : Rojogundolo Buto / Rajamala Tangguh (perkiraan masa pembuatan) : Pajajaran Awal Panjang Bilah : 37 cm Warangka : Sandhang Walikat Kayu Mahoni Alas Handle / Gagang : Kayu Sawo Alas Mendak : Kuningan Sepuh… selengkapnya
Rp 3.333.000Pusaka Tombak Banyak Angrem Mangkubumen Pusaka Tombak Banyak Angrem Mangkubumen adalah salah satu tombak yang cukup popular di kalangan perkerisan. Tombak Pusaka Banyak Angrem adalah tombak yang punya nilai seni dan mistis yang tinggi. Bentuknya yang berbeda dengan mata tombak pada umumnya, yaitu menyerupai bentuk angsa yang sedang mengerami telor, oleh karenanya disebut banyak angrem…. selengkapnya
Hubungi Admin





WhatsApp us
Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.